Pemeriksaan di Bandara Supadio Diperketat Karena Kasus Narkoba


Petugas Hanggar Bea dan Cukai Bandar Udara Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, memperketat pemeriksaan di terminal kedatangan internasional. Pengetatan pemeriksaan ini terutama dilakukan terhadap penumpang asal Kuching, Negara Bagian Serawak, Malaysia.

Kepala Hanggar Bea dan Cukai Bandar Udara (Bandara) Supadio Duzsky di Pontianak, Kalbar, Kamis (6/5), mengatakan, peningkatan pemeriksaan dilakukan pasca-penggagalan penyelundupan sabu melalui Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Minggu dan Senin lalu.

”Sebelum penggagalan penyelundupan sabu melalui Entikong, petugas yang rutin melakukan pemeriksaan hanya tujuh orang. Kini kami tambah dengan jumlah bervariasi, disesuaikan dengan jumlah penumpang,” katanya.

Sebagaimana diberitakan, Minggu dan Senin lalu Bea dan Cukai Entikong menggagalkan upaya penyelundupan 8,116 kilogram sabu dari Kuching ke Kalbar. Sabu tersebut dibawa perempuan berinisial AE (36) dan LP (20). Meskipun masuk Entikong pada hari berbeda, keduanya menggunakan bus Bintang Jaya dari jurusan yang sama, yakni Kuching-Pontianak.

Kedua tersangka penyalahgunaan narkotika itu kini ditahan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat. Menurut pengakuan tersangka, sabu yang diselundupkan melalui Entikong itu akan dipasok ke Jakarta dengan menggunakan kapal laut.

Dibawa ke ruang kerja

Berdasarkan hasil pemantauan Kompas, penumpang yang dicurigai petugas langsung dibawa ke ruang kerja Bea dan Cukai. Pemeriksaan badan dilakukan di ruang kerja tersebut. Kemarin petugas memeriksa sekitar delapan penumpang.

”Kami tidak ingin kecolongan. Ke depan, kami akan tetap mengetatkan pemeriksaan agar tidak ada satu barang ilegal pun yang bisa diselundupkan,” kata Duzsky menambahkan.

Direktur Reserse Narkotika Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Komisaris Besar Revianto mengatakan, pihaknya masih mendalami pengakuan LP yang menyatakan bahwa sudah lebih dari satu kali menyelundupkan sabu melalui Entikong.

”Kami sudah berkoordinasi dengan Bea dan Cukai Entikong untuk mengecek apakah LP pernah masuk melalui Entikong sebelumnya,” kata Revianto.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s