Harga Patokan Gula Putih Naik Rp. 1000


Tahun ini harga patokan petani atau HPP untuk gula kristal putih ditetapkan Rp 6.350 per kilogram atau naik Rp 1.000 dibandingkan dengan tahun lalu. Kalangan petani tebu mengharapkan agar HPP ini dilaksanakan secara konsisten, terutama saat harga gula di pasaran jatuh.

Ketetapan tentang HPP ini dinyatakan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20/M- DAG/PER/5/2010 tertanggal 10 Mei 2010 tentang Penetapan Harga Patokan Petani Gula Kristal Putih.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Jakarta, Selasa (11/5), menjelaskan, setiap menjelang musim giling tebu, yang biasanya bulan Mei, Menteri Perdagangan menetapkan HPP gula. ”Kementerian Pertanian menetapkan musim giling tebu mulai 25 Mei 2010,” ujarnya.

Penetapan HPP gula kristal putih ini merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi di Kantor Menko Perekonomian, Jumat pekan lalu, yang dihadiri instansi teknis terkait.

Penetapan HPP mengacu pada perhitungan biaya pokok produksi (BPP) hasil Tim Survei Dewan Gula Indonesia (DGI) awal 2010 serta penyesuaian atas bagi hasil giling tebu, besaran rendemen, dan tetes tebu.

Pemerintah menetapkan penyesuaian bagi hasil giling tebu petani menjadi rata-rata 68 persen untuk petani tebu dan 32 persen untuk PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Sebelumnya, 66 persen untuk petani tebu dan 34 persen untuk PTPN.

Adapun untuk rendemen gula petani menjadi 7,4 persen yang sebelumnya 7,18 persen dan tetes tebu menjadi 3 kilogram yang sebelumnya 2,5 kilogram.

Dari hasil penyesuaian itu, perhitungan akhir BPP menjadi Rp 5.765 per kilogram. Kemudian, ditambah dengan keuntungan untuk petani 10 persen dari BPP dan pembulatan harga, HPP tahun 2010 adalah Rp 6.350 per kilogram.

”Tujuan utama penetapan HPP gula kristal putih tahun 2010 untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan petani dalam upaya peningkatan produksi tebu dan produktivitas lahan menuju swasembada gula di dalam negeri,” ujar Mari.

Belum sesuai harapan

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Abdul Wachid, penetapan HPP gula 2010 belum sesuai dengan harapan petani. Alasannya, BPP gula sesuai dengan perhitungan tim independen dan usulan DGI Rp 6.250, bukan Rp 5.675 per kilogram.

”Ditambah margin keuntungan petani 10 persen, HPP seharusnya lebih tinggi dari Rp 6.350 per kilogram,,” katanya.

Menurut Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Ahmad Manggabarani, penetapan HPP relatif tidak ada artinya jika harga gula saat lelang ataupun gula di pasaran tinggi.

”HPP baru sangat bermakna apabila harga gula rendah dan tidak menguntungkan petani,” ujar Ahmad.

Hal yang sama diakui Wachid. Dia mengatakan, HPP memang hanya harga penyangga. ”Harga sebenarnya ditentukan saat lelang. Namun, dalam kondisi harga gula internasional cenderung menurun, rendahnya HPP dikhawatirkan tidak mampu memberikan perlindungan kepada petani dan industri gula dalam negeri,” lanjutnya.

Ketua APTRI Wilayah PTPN XI Arum Sabil meminta pemangku kepentingan pergulaan konsisten dengan kebijakan HPP gula.

Saat ini, kata Arum, harga gula di pasar dunia menurun. Bahkan, harganya menyentuh 500 dollar AS per ton atau harga gula landed cost kurang dari Rp 6.000 per kilogram. Padahal, pengaruh harga gula dunia sangat kuat terhadap harga gula dalam negeri sehingga dikhawatirkan harga gula dalam negeri turun hingga di bawah HPP.

”Bila HPP tak diterapkan konsisten, harga gula dalam negeri bisa jatuh,” ujarnya.

Menurut Arum, mengacu pada Surat Keputusan Menteri Perdagangan No 527/2004, importir terdaftar wajib menyangga gula petani. Importir terdaftar adalah pabrik gula yang 70 persen bahan bakunya dari tebu rakyat, yaitu PTPN IX, X, XI, dan PT Rajawali Nusantara Indonesia.

About these ads

One response to “Harga Patokan Gula Putih Naik Rp. 1000

  1. Saya termasuk dr petani tebu bahwa pd sampai saat ini bagi hasil gula msh 66persen utk petani 34persen untk PG harga gula dibeli oleh broker kurang dr Rp.8000/kg. Dan tetes msh 2,5kg. Gimana kenyataannya?? Thks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s