Jangan Punya Anak Apabila Tidak Mampu Memelihara dan Membiayai Pendidikan

Menanggapi fenomena sosial itu, psikolog sosial Universitas Indonesia, Elita Narhetali meminta kepada para pasangan atau orangtua untuk tidak mempunyai anak jika tak sanggup memelihara dan mendidik anak.

“Kalau tak sanggup mempunyai anak, jangan punya anak. Untuk mempunyai anak itu, para orangtua harus berkomitmen tinggi. Jangan sudah lahir terus ga mampu lalu anaknya diberikan ke orang lain,” tandasnya.

Dikatakan Elita, sebagai langkah pencegahan agar peristiwa itu tidak terulang lagi maka Pemerintah harus membuat payung hukumnya. Payung hukum tersebut melindungi anak dan dapat menghukum orangtua yang tidak memelihar dan mendidik anaknya dengan baik.

“Contohnya pasangan diberikan penyuluhan menjadi orangtua sebelum pernikahan atau sesudah pernikahan. Kemudian harus dibuatkan perjanjian akan merawat anak dengan baik. Bila gagal maka dapat diberikan sanksi,” imbuhnya.

Menurut Erlita, memelihara dan mendidik anak merupakan tanggungjawab orangtua sepenuhnya. Karena itu bila ada anak yang melakukan tindakan negatif hal itu merupakan kesalahan orangtuanya.

“Mengasuh anak itu tidak hanya dengan materi, tapi juga dengan kasih sayang. Anak itu umumnya dijadikan pelampiasan hawa nafsu orangtuanya,” tuturnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s