Category Archives: Lain Lain

PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya Harus Bertanggung Jawab Atas Ambruknya Proyek Hambalang

Kementerian Pekerjaan Umum meminta PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya bertanggung jawab atas amblesnya tanah di Bukit Hambalang. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Budi Yuwono mengatakan tim sudah turun ke lapangan mencari data dan menganalisis penyebab amblesnya tanah di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor. “Seharusnya kontraktor utama bertanggung jawab. Meski proyek telah disubkontrakkan, (mereka) tidak bisa lepas tangan,” katanya saat ditemui di kantornya kemarin.

Kontraktor utama yang dia maksud adalah PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya. Adapun pemilik proyek adalah Kementerian Pemuda dan Olahraga. Budi mengatakan Kementerian tidak memiliki data subkontraktor di proyek Hambalang. Setidaknya ada dua bangunan dalam proyek pusat olahraga di Bukit Hambalang senilai Rp 1,2 triliun tersebut yang ambruk belum lama ini. Kedua bangunan yang berada di zona bawah itu adalah bangunan pembangkit listrik dan lapangan indoor. Bangunan tersebut ambruk karena tanahnya ambles sedalam 2-5 meter akibat guyuran hujan.

Budi menyatakan Kementerian tidak dilibatkan dalam proses perencanaan proyek Hambalang. Meski tidak ada kewajiban meminta saran dari Kementerian, kata dia, seharusnya Kementerian dilibatkan untuk proyek-proyek yang memerlukan penanganan khusus. Ihwal hasil analisis tim, Budi berharap dapat dituntaskan pada Juni mendatang. “Kami sedang mengkaji kesalahan teknisnya,” ujarnya.

Dedy Permadi, salah satu anggota tim, mengatakan tanah yang ambles di Hambalang terjadi di tiga lokasi, yakni power house (rumah pembangkit listrik), lapangan indoor untuk lapangan teknis, dan bagian jalan. Ketika ambles, menurut dia, pembangunan power house sudah mencapai 80 persen, sedangkan pembangunan lapangan indoor baru berupa fondasi dan tiang.

Dedy mengatakan, dari hasil analisis, akan diketahui kelayakan kondisi tanah dan layak-tidaknya pembangunan dilanjutkan. “Kalau hasil penelitian sudah didapat, kami bisa merekomendasikan titik-titik pembangunan yang bisa disesuaikan dengan aktivitasnya.” Adapun PT Wijaya Karya belum menyatakan bertanggung jawab atas amblesnya dua gedung itu. Alasannya, kata Corporate Secretary Wijaya Karya, Natal Argawan, “Kami belum mendapat laporan.”

Meski begitu, Natal menegaskan, dalam kontrak sudah ditetapkan hak dan kewajiban kontraktor proyek. “Jika gedung roboh karena konstruksi, kontraktor akan bertanggung jawab. Tapi, kalau karena tanah atau alam, itu bukan menjadi kewajiban kontraktor.” Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan menolak berkomentar. Dia menyarankan agar soal itu ditanyakan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga yang rencananya berkunjung ke Hambalang pada Rabu ini.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (nonaktif), Wafid Muharam, mengungkapkan, ide perluasan proyek Hambalang berasal dari Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Menurut dia, ide tersebut muncul setelah sertifikat Hambalang rampung pada 2010. “Nah, berkembanglah ide (Hambalang) bukan hanya untuk sekolah, tapi juga untuk diklat (pendidikan dan pelatihan). Idenya Pak Menteri. Jadi istilahnya, ya, nilai tambah Bukit Hambalang bukan hanya sekolah,” ujar Wafid melalui koleganya, Selasa 29 Mei 2012.

Wafid juga menjelaskan, setelah itu proyek Hambalang menjadi proyek multiyears. Anggaran 2010 yang semula Rp 200 miliar meningkat menjadi Rp 1,2 triliun. “Karena multiyears, pembahasan itu sebelum Anggaran Perubahan dan sudah disetujui Kementerian Keuangan,” ujarnya. Anggota Komisi Olahraga, Dedi Gumelar, menyatakan baru mengetahui proyek Hambalang merupakan proyek tahun jamak saat pembahasan Rancangan Anggaran 2012 pada Maret 2011. Saat itu Kementerian mengajukan tambahan anggaran Rp 500 miliar.

Ketika itu, Dedi mengatakan, Menteri Andi menyebutkan bahwa tambahan anggaran harus disetujui karena proyek Hambalang masuk dalam proyek tahun jamak. “Saat itulah kami kaget, kok, tiba-tiba ada pembahasan proyek tahun jamak,” ujar Dedi. Adapun Menteri Andi mengatakan hanya melanjutkan kebijakan pendahulunya, Adhyaksa Dault. Saat diangkat menjadi menteri, menurut dia, di Hambalang sudah ada bangunan asrama, masjid, jalan beraspal, lapangan sepak bola, dan pagar keliling.

Habib Rizieq Syihab Siap Tanggung Jawab Dunia Akhirat Tapi Selama Masih Didunia Memohon Untuk Dibela Pengikutnya

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) Rizieq Syihab mengancam akan membubarkan paksa jika konser Lady Gaga tetap digelar. “Siap datang ke Senayan?” tanya Rizieq kepada ribuan kader FPI di Lapangan Balai Kota Depok, Minggu 27 Mei 2012, dini hari.

Pertanyaan Rizieq langsung dijawab serentak oleh para kader. “Siap, Allahu Akbar,” teriak kader. Mendengar tanggapan antusias dari kadernya, Rizieq pun semakin membuat suasana panas. “Saya bertanggung jawab dunia akhirat,” kata Rizieq.

Rizieq mengatakan kedatangan Lady Gaga di Indonesia wajib ditolak. Sebabnya, wanita yang bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta itu menurut Rizieq merupakan jelmaan dari ”setan”. “Lady Gaga tidak pantas menginjakan kaki di Indonesia,” katanya.

Pegiat gerakan sosial islam ini menegaskan, seandainya konser tersebut tetap digelar, maka FPI akan bertindak sendiri. Pemberian izin atas konser Gaga akan mengesankan pemerintah dan aparat tidak perduli terhadap nasib bangsa yang mayoritas muslim ini. “Kalau diizinkan, yah biarkan saja masyarakat yang bertindak, termasuk FPI,” katanya.

Ia mengaku bersedia masuk penjara dari pada menerima kedatangan wanita yang dianggapnya sebagai ”iblis” itu. Rizieq mengajak para kadernya untuk berjuang bersamanya sampai titik darah penghabisan. “Saya siap masuk penjara. Kalian siap membela Habib dan masuk penjara bersama?” seru Habib yang langsung diiyakan para kadernya.

Rizieq mengaku tidak takut bila dirinya pun akan dibilang provokator. “Kalau ada yang bilang saya provokator, ya saya provokator. Mau apa? Kalau mau tangkap ayo tangkap sekarang,” katanya di hadapan para kader FPI.

Di Depok, Rizieq menghadiri tabligh akbar Isra Mi”raj Nabi Muhammad Saw. Acara itu juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad, dan ribuan kader FPI dari Depok dan luar Depok. Acara ini berlangsung sampai pukul 00.30 WIB, Minggu 26 Mei 2012.

Konser Lady Gaga yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada 3 Juni 2012 mendatang belum mengantongi izin Mabes Polri. Penolakan izin juga telah dikirim oleh Polda Metro Jaya ke Mabes Polri dengan alasan berpotensi konflik. Padahal, puluhan ribuan tiket Konser Lady Gaga yang bertajuk The Born This Way Ball ini ludes terjual. Tiketnya dibanderol dari harga Rp 465 ribu hingga Rp 2,250 juta.

Ramai Ramai Bersenggama Dengan Perempuan Cantik Di Gunung Salak

Sejumlah pendaki dan tim SAR yang ikut dalam pencarian pesawat Sukhoi di Gunung Salak mempunyai pengalaman cerita magis. Mulai dari melanggar larangan memetik bunga hingga mimpi bersenggama dengan perempuan cantik.

Seorang yang tergabung dalam sebuah regu pada tim yang pertama kali diterjunkan ke Gunung Salak menceritakan pengalamannya saat berada pada ketinggian 1.700 kaki, pos terakhir tak jauh dari titik koordinat pesawat jatuh, Sabtu dini hari, 12 Mei. Ia dan sekitar sembilan anggota regu lainnya bermimpi aneh saat sedang tertidur.

“Kami mimpi basah secara bersamaan,” kata dia.

Anehnya, dia melanjutkan, mimpi seluruh anggota regu cukup identik. Awalnya mereka bermimpi disambut seorang wanita cantik pada sebuah rumah di puncak gunung tersebut. “Perempuan itu menyuguhi kami air minum,” kata dia bercerita.

Tak lama berselang, mereka langsung diminta untuk istirahat. Tetapi di dalam rumah ternyata ada banyak perempuan yang tak kalah cantiknya dengan yang menyambutnya tadi. Setelah itu, para perempuan itu mencumbu mereka selayaknya suami istri.

Namun ia mengaku tak heran dengan peristiwa tersebut karena Gunung Salak terkenal dengan kisah magisnya. “Yah, kami memaklumi saja.”

Cerita lain dari seorang pendaki yang pernah menjelajahi Gunung Salak. Kini ia bergabung dengan tim SAR sebagai sukarelawan pencari korban Sukhoi. Menjelang pendakian, ia banyak berkonsultasi dengan masyarakat yang berada di sekitar gunung tersebut. “Banyak pantangannya,” ujarnya.

Ia mengaku pernah menghiraukan pantangan penduduk untuk tidak mengambil bunga anggrek saat mendaki beberapa bulan lalu ke Gunung Salak. Maklum, kata dia, di sana banyak anggrek berbagai jenis yang cukup indah.

Tapi apa yang terjadi. Timnya tersesat saat ingin pulang. Sepanjang hari mereka hanya berputar di puncak Salak secara berulang sampai malam hari.

Anggrek itu pun di simpan di salah satu tempat, timnya kemudian salat Isya. Setelah salat timnya kembali melanjutkan perjalanan pulang. “Ternyata jalan pulang hanya ditutupi ranting padahal kami sudah beberapa kali lewat di depan ranting itu,” ujarnya seraya menggeleng kepala.

Ia juga mengaku bertemu seorang nenek-nenek berusia sekitar 80 tahun di puncak gunung tersebut. Perempuan tua yang sudah bungkuk itu berjalan sendirian di sebuah padang dengan hanya memakai pakaian tipis.

“Kami tanya mau ke mana Nek, dia bilang hanya jalan-jalan,” kata dia menirukan pernyataan nenek tersebut.

Saat ditanyai di mana tempat tinggalnya, wanita tua itu hanya menjawab, “Di sini Nak.” Nenek itu menolak diantar ke kaki gunung. Pendaki ini melanjutkan, perempuan tua itu lalu bilang, “Saya senang di sini karena ramai bila malam, mereka sering kasih saya makan,” tanpa menyebutkan siapa mereka yang dimaksud.

Yang mengherankan lagi, kata pendaki itu, si nenek berbahasa Jawa kental, padahal mayoritas masyarakat di kaki gunung berbahasa Sunda. “Kami pun meninggalkan nenek itu sendirian,” ujarnya.

Preman Berjubah Penguasa De Facto Republik Indonesia

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai, maraknya pembubaran kegiatan keagamaan oleh ormas tertentu dengan dukungan aparat kepolisian akhir-akhir ini membuktikan bahwa pemerintah melalaikan kewajiban melindungi hak dasar warga dalam beribadah dan berpendapat. “Kebebasan dalam menjalankan ibadah dan berpendapat sudah tertuang dalam konstitusi negara sehingga pemerintah punya kewajiban melindunginya,” kata anggota Subkomisi Mediasi Komnas HAM, Ridha Saleh, saat dihubungi Minggu 6 Mei 2012.

Ridha menilai pembiaran aksi pelarangan ibadah dengan tindak kekerasan termasuk inkonstitusional karena kebebasan itu telah diatur dengan undang-undang. “Pemerintah tidak memiliki kewenangan dalam melarang individu atau kelompok orang dalam menjalankan ibadah,” katanya.

Seperti diberitakan, dalam waktu berdekatan ada sejumlah kegiatan yang dibubarkan paksa oleh ormas tertentu bersama polisi. Jumat malam pekan lalu, bedah buku Love, Liberty, and Allah karya Irshad Manji, yang diselenggarakan oleh Komunitas Salihara, dibubarkan oleh massa beratribut Front Pembela Islam, Front Komunikasi Anak Betawi, dan Forum Betawi Rempug. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto berdalih, acara diskusi dibubarkan karena tidak ada pemberitahuan kepada kepolisian.

Kemarin massa juga menyerbu Gereja Huria Kristen Batak Protestan Filadelfia Bekasi dan membubarkan jemaat yang sedang beribadah. Bahkan, sejak tiga tahun lalu, jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin tidak pernah bisa beribadah tenang karena terus-menerus diserbu massa.

Tokoh hak asasi manusia Salahuddin Wahid meminta polisi mengevaluasi diri atas sikap mereka membubarkan diskusi Komunitas Salihara, juga dalam kekerasan-kekerasan yang terjadi sebelumnya. “Yang pertama adalah alasan kenapa mereka membubarkan diskusi tersebut dan kenapa mereka lunak terhadap salah satu ormas,” katanya saat dihubungi, Sabtu lalu.

Putri mantan presiden Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, menilai negara telah kalah menghadapi desakan “preman berjubah”. “Negara jangan tunduk kepada ormas. Negara tidak boleh kalah oleh preman berjubah. Boleh tidak setuju. Tapi, begitu menggunakan kekerasan, mereka harus ditindak,” katanya.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (Kontras) menilai maraknya kekerasan dan penyerangan terhadap jemaat gereja disebabkan oleh kelemahan polisi. “Titik lemah peristiwa ini adalah polisi,” kata Koordinator Eksekutif Kontras Haris Azhar.

Sementara itu, anggota Komisi Agama, Mahrus Munir, meminta waktu untuk mengambil keputusan terkait dengan maraknya kekerasan berlatar belakang agama. “Kami belum tahu detail perkara ini. Setelah reses, jelas kami akan lihat dan pikirkan kasus ini,” katanya,
Pembatasan kebebasan beragama, menurut Mahrus, tidak boleh lagi terjadi di antara masyarakat karena sudah ada dasar hukum yang mengaturnya. Komisi Agama juga terus mendorong semua pihak, khususnya golongan mayoritas, untuk tetap menghormati hak dan keputusan hukum yang sudah ditetapkan.

Acara Kebut Kebutan Geng Motor Harley-Davidson Memakan 3 Korban Di Yogyakarta

Konvoi Jogja Bike Rendezvous, ajang kumpul-kumpul ratusan geng motor Harley-Davidson, yang dipusatkan di area Jogja Expo Center, menelan korban jiwa seorang warga setempat. Dua warga lain juga luka parah tertabrak kuda besi mahal buatan Amerika Serikat itu.

Petrus Kusumo (50) sedang membonceng Parlan Hadi Pranoto (75), warga Depok II Panjatan pada Kamis siang (26/4), di Jalan Sogan, Wates, saat rombongan geng motor mewah itu melaju dalam kecepatan tinggi.

Yamaha Mio AB 2637 QC yang dikemudikan Kusumo dengan pengikut Pranoto melaju dari arah timur. Ketika hendak belok kanan, bersenggolan dengan Harley-Davidson berregistrasi polisi B 3000 DZ, yang dikendarai HH (44), warga Bandung, hingga jatuh.

Sudahlah jatuh, mereka masih ditabrak Harley-Davidson B 6060 SES yang dikendarai DD, warga Cimahi, Jawa Barat. Harap diketahui, bobot Harley-Davidson tipe terbesar full dressed bisa mencapai sekitar 350 kilogram! Belum lagi ditambah bobot pengendaranya.

Pranoto tewas seketika di tempat ditabrak Harley-Davidson itu. Sedangkan Kusumo, luka parah dan dibawa ke RSUD Wates. Karena lukanya parah, dia dirujuk ke RS Bethesda Yogyakarta.

Bukan cuma itu, sekitar 17.00 WIB pada Jumat (27/4), Ervina di jok sepeda motor Honda Supra Fit AB 3109 Bl tertabrak Harley B 3845 KAN. Harley-Davidson itu dikendarai AS yang berboncengan dengan EE, istrinya, warga Cikarang Bekasi.

Akibat kejadian ini Ervina patah kakinya ditabrak Harley-Davidson berregistrasi B 3845 KAN itu.

Saat itu Ervina dari arah barat belok ke kanan di pertigaan Demen. Korban yang sudah menghidupkan lampu sein, ini ditabrak Harley-Davidson berkecepatan tinggi dari belakang.

“Kami masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan, sehingga nama-nama para geng motor kami inisialkan,” kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Kulon Progo, Inpektur Dua Didik Purwanto, Sabtu. Rupanya polisi ingin mengedepankan azaz praduga tak bersalah dalam kasus mematikan orang ini yang melibatkan geng motor mewah ini.

Purwanto mengatakan, saat ini tiga Harley-Davidson penabrak dan dua kendaraan milik korban ditahan di Polres Kulon Progo. Kelima kendaraan ini masih dijadikan sebagai barang bukti.

Ia mengatakan, para geng motor itu mengendarai HD dengan kecepatan tinggi. Walau tidak ada hukum formal tertulisnya, namun seolah ada konsensus bahwa untuk kendaraan seperti dengan kapasitas mesin besar ini mereka boleh melaju kencang di jalan.

“Hingga 120 kilometer per jam diperbolehkan untuk jalan arteri,” kata perwira pertama polisi itu.

Wanita Paruh Baya Bunuh Diri Dengan Loncat Dari Flyover Semanggi dan Kemudian Di Tabrak Bus Transjakarta Tapi Masih Hidup

Seorang wanita terjatuh dari flyover Semanggi, Jakarta Selatan. Saat ini petugas masih melakukan mengevakuasi wanita tersebut. “Masih kita evakuasi, jadi belum tahu tewas atau tidak,” kata Briptu Harlen, petugas Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Jumat (27/4/2012). Harlen mengatakan belum bisa memastikan apakah wanita ini bunuh diri atau memang benar-benar terjatuh. “Kita belum tahu pasti karena petugas masih di lokasi,” imbuhnya. Sementara itu, Ardi, salah seorang pengguna jalan mengatakan lokasi jatuhnya wanita ini di sekitar kolong Semanggi mengarah ke Jalan MH Thamrin. “Tepatnya persis di dekat jalur bus TransJ,” lanjutnya. Akibat kecelakaan ini lalu lintas dari Semanggi arah Jalan Thamrin mengalami kemacetan. Banyak pengendara yang melambatkan kendaraannya untuk melihat perisiwa ini.

Seorang wanita paruh baya jatuh di jembatan Semanggi, Jakarta. Kondisinya kritis dan langsung dibawa ke RSCM untuk mendapat perawatan lebih lanjut.Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (27/4/2012), wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut dibawa menggunakan ambulans RS Gatot Subroto. “Dibawa ke RSCM, kondisinya kritis,” kata Briptu B Saragih, petugas polisi yang bertugas di lokasi. Kondisi wanita berbaju batik cokelat tersebut berlumuran darah di bagian kepala. Polisi memperkirakan, usianya 50-60 tahun.

Wanita yang meloncat dari flyover Semanggi, Jakarta Selatan, membuat lalu lintas di kawasan itu macet panjang. Antrean lalu lintas terjadi sejak Bundaran Senayan yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi kecelakaan. “Lalu lintas dari Semanggi arah Thamrin macet parah,” kata Ardi, seorang pengguna jalan, yang melintas di sekitar lokasi itu, Jumat (27/4/2012). Ardi mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.50 WIB. Saat peristiwa terjadi, Ardi melintas di ruas jalan yang berlawanan. “Tadi lihat ada petugas polisi lari-lari ke lokasi jatuhnya wanita itu,” terangnya. Wanita yang belum diketahui identitasnya ini masih hidup meski meloncat dari flyover yang cukup tinggi. Wanita ini sudah dibawa dengan ambulans ke RSCM.

Perempuan paruh baya berusia sekitar 50-an tahun diketahui lompat dari fly over Semanggi, bukan jatuh seperti ditulis sebelumnya. Perempuan itu, sebelum jatuh menimpa aspal sempat menimpa bus TransJ. “Jadi dia lompat kemudian menimpa TransJ yang melintas dan mental ke tanah,” jelas seorang petugas lalu lintas Briptu Takim saat ditemui di lokasi, Jumat (27/4/2012). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Sang ibu yang memakai batik coklat, celana panjang hitam, dan sepatu biru itu masih menghembuskan nafas. Pihak kepolisian sudah memanggil ambulans. Sang ibu yang sudah berambut putih itu membawa sebuah tas berwarna coklat. Ada setoran sebuah bank di tasnya atas nama Mat Sani Isani. Lokasi perempuan yang belum diketahui namanya itu sempat ramai dikerumuni pengendara. Mereka menyempatkan diri melihat tubuh perempuan itu. Akibatnya arah lalu lintas di sekitar Wisma Mulia menuju bundara HI terpantau padat karena kerumunan itu.

Polisi masih mengecek kondisi wanita yang jatuh di flyover Semanggi. Wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut masih hidup. “Laporan anak buah saya yang ke TKP katanya belum meninggal. Tapi nanti saya cek dulu mau ke TKP,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Widarto saat dihubungi detikcom, Jumat (27/4/2012). Sebelumnya seorang wanita diketahui terjatuh dari flyover Semanggi. Petugas masih melakukan evakuasi terhadap wanita tersebut. Masih belum bisa dipastikan juga apakah wanita ini bunuh diri atau memang benar-benar terjatuh. Sementara itu, Ardi, salah seorang pengguna jalan mengatakan lokasi jatuhnya wanita ini di sekitar kolong Semanggi mengarah ke Jalan MH Thamrin. Akibat kecelakaan ini lalu lintas dari Semanggi arah Jalan Thamrin mengalami kemacetan. Banyak pengendara yang melambatkan kendaraannya untuk melihat perisiwa ini.

SPBU Palmerah Meledak 1 Orang Tewas

PT Pertamina (Persero) menghentikan operasi dan siap memberikan sanksi kepada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.12205 yang terletak di Jalan Palmerah Barat yang merupakan SPBU swasta. Hal ini terkait insiden ledakan tangki yang menyebabkan korban jiwa tersebut.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya Yuktyanta meminta agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab musibah tersebut.

Selain itu, Pertamina telah meminta SPBU 34.12205 yang terletak di Jalan Palmerah Barat, Grogol Barat, Jakarta Barat agar menghentikan operasinya.

“Kepada pengusaha SPBU terkait, Pertamina akan mengenakan sanksi sesuai dengan ketentuan,” kata Hanung dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/4/2012)

Hanung menuturkan, pihaknya sangat menyesalkan kejadian tersebut. Kedepannya kejadian semacam ini diharapkan tak terulang kembali.

“Kami akan meningkatkan sosialisasi lebih intensif kepada seluruh pengelola dan pekerja di SPBU untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap aspek operasionalnya,” katanya.

Insiden ledakan di SPBU 34.12205 terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Ledakan itu terjadi diduga ada proses pengelasan di dekat tangki penyimpanan BBM, yang mengakibatkan korban jiwa satu orang.

Mangkuk Batu Raksasa Setinggi 15 Meter Ditemukan Di Sambas Kalimantan Barat Oleh Tim Ekspedisi Khatulistiwa

Tim Ekspedisi Khatulistiwa menemukan batu mangkok raksasa di Sambas, Kalimantan Barat. Batu itu bentuknya seperti mangkok, bahtera atau kapal yang tingginya belasan meter. Batu itu diduga hasil pengendapan ribuan tahun lalu.

Penemuan batu yang mirip dengan mangkok ini tepatnya berada di Pasir Pelae koordinat 49N 0348439-0227994, di sekitar Tanjung Datu, Desa Temajok, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (25/4/2012).

“Panjang kurang lebih 30 meter dan tinggi 15 meter,” demikian disampaikan Perwira Penerangan Sub Koordinator Wilayah 1-Sambas Mayor Arh MN Komarudin dalam siaran pers yang diterima Rabu (25/4/2012).

Batu itu ditemukan Tim Ekspedisi pada Selasa, 17 April lalu. Pada keesokan harinya, Tim Ekspedisi Sub Korwil yang dipimpin Lettu Inf Cosmos dan Sertu Setya beserta Tim Geologi dan Potensi Bencana dan mahasiswa UGM juga menemukan pohon-pohon yang hampir punah akibat penebangan liar pada akhir tahun 90-an.

“Bekas potongan pohon masih tampak terlihat jelas berada di Bukit Tanjung Datu dengan diameter pohon rata-rata 75 cm, selain itu banyak juga pohon yang roboh akibat dari ekosistem yang ada di hutan sebagai contoh pohon-ponon yang dililit oleh Liana (tanaman rambat, red),” jelas Komarudin.

Tim Ekspedisi juga sempat mengunjungi Goa Walet yang tidak jauh dari Batu Mangkok itu. Goa ini adalah ruangan-ruangan yang terbentuk oleh tumpukan batu pasir goa ini sebagai tempat habitat walet. Posisi goa ini berada pada elevasi sekitar 420 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang berada di sisi barat dari Tanjung Datu.

Warga Desa Temajok menyambut positif atas penemuan ini. Mereka berharap dengan penemuan ini, potensi pariwisata alam bisa menggerakkan denyut kehidupan desa ini.

“Masyarakat Desa Temajok mengharapkan dengan adanya penelitian dari Tim Ekspedisi Khatulistiwa keberadaan hutan serta ekosistem yang ada di Desa Temajok dapat terjaga dengan baik dan dapat dijadikan sarana pariwisata alam yang indah. Masyarakat sangat berharap keberadaan hutan dan kekayaan di dalamnya dapat dinikmati sampai dengan anak dan cucu mereka,” demikian dikatakan tokoh masyarakat Desa Temajok, Hata.

Tim Ekspedisi Khatulistiwa ini dilepas oleh KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo pada Minggu, 1 April 2012 lalu. Tim ini bertujuan melakukan penelitian di bidang geologi dan bencana, flora fauna, kehutanan, dan sosial budaya di Pulau Kalimantan.

Tim ini terdiri dari 650 personel yang sudah dilatih di Pusdikpassus, Situ Lembang, Bandung Barat sejak 20 Maret 2012 lalu. Dan 650 personel lainnya bergabung di Kalimantan.

Tim Ekspedisi ini dibagi dalam 3 tim besar, meliputi Tim Penjelajah, Tim Peneliti, dan Tim Komunikasi Sosial. Tim Peneliti dibagi lagi menjadi empat unit, yakni Unit Kehutanan, Unit Flora dan Fauna, Unit Geologi dan Potensi Bencana Alam, serta Unit Sosial Budaya.

Sebelumnya, Tim Ekspedisi Subkorwil V-Nunukan, Kaltim sudah menemukan ular spesies baru dan batu bara berkalori tinggi.

Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Tambora Di Subawa Nusa Tenggara Barat

Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo meninggal dunia saat tengah mendaki Gunung Tambora di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Widjajono dikabarkan sesak napas saat tengah mendaki gunung tersebut. Sebenarnya seperti apa karakter gunung api ini? Diketahui bahwa gunung Tambora yang merupakan gunung api ini dikenal dengan kawah magmanya yang luas. Gunung Tambora terletak di dua kabupaten, yakni Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.

Gunung yang memiliki ketinggian 2.850 meter termasuk sebagai gunung yang sering digunakan sebagai lokasi pendakian oleh para turis. Gunung ini juga sering menjadi lokasi penelitian para arkeolog dan ahli biologi. Gunung Tambora pernah masuk dalam salah satu gunung tertinggi di Indonesia. Tidaklah mudah untuk bisa mendaki gunung ini. Ada sejumlah rute berliku yang harus dilalui oleh para pendaki. Tentunya kita harus dalam kondisi fisik yang fit jika ingin mendaki gunung ini dengan selamat.

Gunung ini dikenal dengan pemandangan kawahnya yang indah dan hamparan padang pasir. Kita harus ekstra hati-hati saat mendaki gunung ini agar tidak tergelincir. Di puncak Tambora, terdapat sebuah pulau bernama Satonda yang berada barat di sebelah barat laut gunung. Di sekitar pulau terdapat sebuah danau yang tadinya adalah kawah gunung, namun karena terisi air sehingga menjadi danau. Namun demikian, gunung yang berjenis stratovolcano aktif ini masuk dalam kategori gunung yang harus diwaspadai. Sebabnya, di dalam kawah gunung Tambora terdapat dapur magma yang sangat besar.

Seperti dikutip dari situs Wikipedia, pada tahun 1815, Gunung Tambora meletus dengan dahsyat hingga menewaskan 71 ribu orang. Saat itu, letusan gunung ini terdengar hingga ke pulau Sumatra yang berjarak lebih dari 2.000 km. Bahkan abu vulkaniknya jatuh hingga ke wilayah Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan juga Maluku. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo meninggal dunia dalam pendakiannya ke Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat.

Berikut rangkaian perjalanan Wamen ESDM seperti diinformasikan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi yang diteruskan oleh anggota DPR Nurul Arifin;

1. Berangkat dari Jakarta-Denpasar-Bima hari Jumat (20/4/12), langsung menuju Gunung Tambora Kabupaten Dompu. Pejabat Pemda/FKPD Kabupaten Dompu tidak mendapat kabar.

2. Rombongan Wamen ESDM dan Kru TV One berangkat melalui Jalur Doropeti, Pos 1, 2 dan di Pos 3 bermalam.

3. Hari Sabtu (21/4/2012) subuh rombongan berangkat dari Pos 3 ke puncak sekitar 1.000 Meter dengan medan pasir, batu krikil dan minim pohon.

4. Di tengah perjalanan kondisi Wamen lemah dan tidak melanjutkan perjalanan, kemudian dibawa turun ke Pos 3 mendapat perawatan medis bantuan pernafasan.

5. Perjalanan dari Pos 3, 2 dan antara Pos 2 dan 1 meninggal dunia di perjalanan. Waktu tempuh dari Pos 3 ke 1 mencapai 6 jam dengan R4 4W. Dari Pos 1 ke Kota Dompu ditempuh 5 jam dan ke Bima 1 jam.

6. Sore ini jam 17.00 Wita jenazah Wamen ESDM dievakuasi dengan Helikopter Travira menuju Bali Denpasar.

Jenazah Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo telah tiba di RSUP Sanglah Denpasar. Usai dimandikan, jenazah dibawa ke Jakarta. “Jenazah akan dimandikan, dibersihkan kemudian dikafani dan dimasukkan peti mati di RSUP Sanglah,” kata Komandan Lapangan Udara Ngurah Rai Letkol Penerbang Jumarto, Sabtu (21/4/2012). Jenazah Widjajono saat ini sudah tiba di RSUP Sanglah, Denpasar, pukul 19.20 wita, Jl Pulau Nias, Denpasar. Jumarto mengatakan, jenazah diangkut dengan helikopter PT Newmont dari Bima dan mendarat di Bandara Ngurah Rai, pukul 18.17 wita. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Sanglah. Usai proses pembersihan, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta pukul 20.30 wita. “Jenazah akan diangkut dengan pesawat Hercules dan mendarat di Bandara Halim Perdana Kusumah,” kata Jumarto.

Pemprov NTB menyebut meninggalnya Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo karena penyakit jantung. Namun istri Widjajono, Ninasapti membantah suaminya memiliki riwayat sakit jantung. “Tidak ada riwayat apa-apa, tidak ada sakit jantung,” ujar Ninasapti di di rumah duka, Jalan Ciragil II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (21/4/2012). Menurut Ninasapti, suaminya meninggal karena kurangnya pasokan udara saat mendaki Gunung Tambora. ” Murni karena udara di atas gunung tipis,” terangnya.

Sebelumnya, Pemprov NTB mendapat informasi meninggalnya Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo saat mendaki Gunung Tambora karena serangan jantung dan kelelahan. Wamen meninggal saat hendak turun dari Pos III menuju Pos II. “Dalam rombongan Pak Wamen, ikut Sekretaris Daerah NTB, Muhammad Nur. Laporan resmi yang diterima pemerintah provinsi, Pak Wamen mendapat serangan jantung pukul 10.00 Wita tadi pagi di Pos III,” kata Lalu Muhammad Faozal, juru bicara Pemprov NTB pada detikcom.

Faozal mengatakan, pihaknya hanya mendapat laporan sementara. Sebab kepastian penyebab meninggalnya Wamen ESDM harus menunggu konfirmasi dari dokter. Sementara saat pendakian, tidak ada dokter yang ikut serta. Saat ini kata Faozal, jenazah Wamen ESDM sudah berada di Pos I di Doropeti, yang merupakan pintu masuk pendakian kawasan Gunung Tambora, Kabupaten Dompu. Kawasan ini sudah dekat dengan jalan raya. “Pemerintah Provinsi NTB memastikan mengerahkan semua hal yang diperlukan untuk kepentingan evakuasi,” kata Faozal.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo meninggal saat mendaki Gubung Tambora. Widjajono meninggal di atas tandu saat mengalami sesak nafas dan kelelahan saat hendak dibawa ke rumah sakit. “Tapi beliau sudah meninggal di tandu dalam perjalanan turun dari gunung,” ujar istri Widjajono, Ninasapti di rumah duka, Jalan Ciragil II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (21/4/2012).

Menurut Ninasapti, saat suaminya menalami sesak nafas, anggota tim yang ikut mendaki Gunung Tambora bersamanya hendak membawanya ke rumah sakit Sanglah, Denpansar, Bali. Namun, Widjajono meninggal di atas tandu. “Melihat kondisi beliau yang sedang kritis rencananya mau dibawa ke rumah sakit,” kata Ninasapti. Seperti diketahui, Widjajono Partowidagdo meninggal dunia di Gunung Tambora. Demikian disampaikan oleh Dirjen Energi Baru dan Terbarukan dan Konservasi Energi Kardaya Warnika. “Informasi dari sana melalui tim yang mengevakuasi termasuk dokter, Pak Wamen dikatakan sudah meninggal dunia. Beliau telah menghembuskan nafas terakhir dan dievakuasi melalui heli dan dibawa ke lapangan terbang kecil di situ, ke daerah evakuasi Newmont,” tuturnya.

Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo meninggal dunia di Gunung Tambora. Saat ini jenazah sedang dievakuasi oleh Helikopter milik Newmont ke daerah evakuasi di kaki gunung Tambora. Demikian disampaikan oleh Dirjen Energi Baru dan Terbarukan dan Konservasi Energi Kardaya Warnika kepada detikFinance, Sabtu (21/4/2012). “Informasi dari sana melalui tim yang mengevakuasi termasuk dokter, Pak Wamen dikatakan sudah meninggal dunia. Beliau telah menghembuskan nafas terakhir dan dievakuasi melalui heli dan dibawa ke lapangan terbang kecil di situ, ke daerah evakuasi Newmont,” tuturnya.

Dari tempat evakuasi, rencananya jenazah Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) ini akan dibawa ke Jakarta dengan pesawat terbang. Widjajono sebelumnya dikabarkan lemas dan kritis saat pendakian di Gunung Tambora Nusa Tenggara Barat. Widjajono memang dikenal suka berpetualang mendaki gunung. Dirinya sendiri semasa kuliah dikenal suka mendaki gunung dan ikut dalam organisasi pecinta alam di Institut Teknologi Bandung (ITB). Sebelum memutuskan mendaki Gunung Tambora, Widjajono sempat mengajak wartawan detikcom untuk ikut dalam pendakian. Dalam pesan singkatnya Widjajono mengatakan: “Pada 19 April Famele Trakkers For Lupus mau ke Tambora. Diah Bisono ikut. Mau ikut? Nanti saya email Photo2 Klabat. Salam, Widjajono,” tulis Widjajono dalam pesan singkatnya.

Shita Gadis Umur 28 Tahun Tewas Setelah Menghapus 3 Tato

Seorang perempuan bernama Shinta Dewi (28), warga Kampung Perbalan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/4/2012) tewas saat berupaya menghapus tato di tubuhnya.

Ia menghapus di salah satu lokasi jasa penghapusan tato di wilayah Kabupaten Banyumas. Polisi telah menetapkan ER (49), pemilik jasa penghapusan tato sebagai tersangka.

Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor Banyumas, Ajun Komisaris Joko Witarso, Kamis (19/4/2012), mengatakan, lokasi usaha jasa penghapus tato tersebut berada di Desa Kejawar, Kabupaten Banyumas.

Menurut Joko, Shinta tewas saat berusaha menghapus tiga tato di tubuhnya, Rabu lalu. “Saat tersangka menghapus tato pada bagian punggung korban, perempuan itu mengeluh pusing dan mengeluarkan lendir dari lubang hidungnya,” ujarnya.

Peristiwa ini, kata Joko, diduga akibat penyuntikan 10 botol kecil obat bius ke tubuh korban. Saat korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas, Rabu sore, nyawanya tetap tidak tertolong.

Keterangan tersangka kepada polisi, ia telah membuka praktik jasa penghapusan tato selama 10 tahun dan memiliki sertifikat. Selama 10 tahun tersebut, usahanya berjalan lancar, hingga kejadian naas kemarin.