Dua Pemuda Membobol Kartu Kredit Tertangkap Ketika Sedang Memancing


Kasus pencurian data pemilik kartu kredit lalu memanfaatkannya untuk berbelanja lewat internet kembali terjadi. Pelaku kejahatan lewat dunia maya itu adalah F dan LJ, yang berusia 30 tahun dan tidak saling kenal.

F berbelanja memakai kartu kredit milik orang lain yang diterbitkan bank terkemuka di Indonesia. Adapun LJ membobol data kartu kredit yang diterbitkan bank di Amerika Serikat. Kasus itu terungkap setelah para korban di Jakarta dan di luar negeri melapor kepada polisi.

Kepala Satuan Cyber Media Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Tommy Winston Watuliu, Senin (14/6), mengakui menangkap dua tersangka pencurian itu sekitar sebulan lalu, tetapi perkara itu baru dibuka kemarin.

”Tak mudah mencari barang bukti, apalagi korban LJ adalah warga negara asing yang tinggal di luar Indonesia. Perlu klarifikasi saksama,” kata Tommy.

LJ, mantan mahasiswa bidang informasi dan teknologi perguruan tinggi swasta, mencuri data korban lewat portal Google. Dia beraksi sejak tahun 2001 dan berbelanja berbagai barang, seperti laptop, senilai total Rp 2 miliar.

F baru beraksi selama setahun. Dia berbelanja jam mewah merek Rolex, Cartier, dan membeli tiket Air Asia berikut menginap di hotel di Bali untuk berlibur bersama temannya. Total dia berbelanja hingga Rp 500 juta.

Polisi menangkap F di Bandara Soekarno-Hatta saat akan ke Bali, sedangkan LJ ditangkap ketika sedang memancing di sebuah tempat di Jakarta Timur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s