Mayat Ditemukan Di Kolong Jalan TB Simatupang dan Tengkorak Tanpa Badan Di Depok


Warga di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (29/11), dikejutkan adanya mayat laki-laki dengan pisau menancap di perutnya yang ditemukan di bawah jalan layang TB Simatupang.

”Dari kondisi mayat, diduga ini adalah korban pembunuhan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Budi Irawan, Senin.

Mayat laki-laki itu ditemukan warga setempat dalam keadaan tertutup koran pada Senin pagi. Seusai melakukan olah kejadian perkara, polisi segera membawanya ke Rumah Sakit Fatmawati sekitar pukul 10.00. Polisi menemukan KTP korban yang kemudian diketahui bernama Edwin, asal Padang, Sumatera Barat.

Dari hasil penyelidikan sementara, Edwin berusia sekitar 40 tahun dan beralamat di Maruyung, Pondok Labu. Dari keterangan beberapa saksi, korban kemungkinan adalah pedagang di Pasar Mede, Fatmawati. Korban juga diketahui pernah tinggal mengontrak di sekitar lokasi kematiannya sebelum pindah ke Maruyung.

Budi menambahkan, polisi belum bisa memastikan dugaan apa pun tentang kejadian ini. ”Semua masih dalam penyelidikan,” katanya.

Tengkorak

Seorang pencari rumput bernama Jamin (59) menemukan tengkorak kepala manusia tanpa rahang di Jalan Tumaritis RT 3 RW 4, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Melihat kondisi tengkorak itu, polisi menilai, terdapat sejumlah kejanggalan. Di bagian kanan tengkorak kepala manusia itu retak, sementara gigi yang ada di tengkorak tinggal satu. Polisi menduga, tengkorak kepala manusia itu korban mutilasi.

”Tengkorak kepala manusia ini tidak wajar. Jika wajar, ke mana bagian kepala pemilik tubuh itu? Lalu, mengapa harus dibungkus plastik berlapis, mengapa ada di lahan kosong?” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Cimanggis Ajun Komisaris Narta.

Jamin menemukan tengkorak di lahan kosong itu pada Senin pukul 10.00. Ketika menyabit rumput di lahan itu, ia menemukan bungkus plastik warna biru tergeletak. Jamin kaget, di dalam bungkusan itu terdapat tengkorak manusia tidak lengkap berbau anyir dan ada belatungnya.

Narta menduga, tengkorak tersebut dibuang orang dari badan jalan. Untuk menguak misteri tengkorak itu, petugas identifikasi Polres Metro Depok membawa tengkorak tersebut ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Selanjutnya, ahli forensik yang akan memastikan jenis kelamin ataupun usia tengkorak tersebut. ”Kami sedang membuat laporan penemuan ini ke Polda Metro Jaya. Barangkali penemuan tengkorak ini ada hubungannya dengan kasus mutilasi di tempat lain,” tutur Narta.

Untuk sementara, petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Cimanggis baru meminta keterangan Jamin.

Lokasi penemuan tengkorak tersebut sepi dari aktivitas warga. Lahan kosong itu dibiarkan tidak terawat. Kondisi lahan tersebut ditumbuhi rumput, ilalang, ubi, dan pisang. Saat berada di tengah lahan kosong itu, aktivitas warga di permukiman ataupun di jalan juga tidak terlalu terlihat.

Slamet (48), warga Kecamatan Cimanggis, mengaku belum mendengar penemuan tengkorak kepala manusia di wilayahnya. Wilayah Cimanggis, katanya, merupakan wilayah padat penduduk. Lahan kosong yang ada berada di sekitar perumahan warga yang mudah terpantau. Kalaupun ada dugaan korban mutilasi, dia yakin kejadiannya berada di luar wilayah Depok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s