130 Saluran Irigasi Di Jawa Barat Rusak Parah


Sekitar 130 irigasi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengalami rusak berat, sementara 200 lainnya dalam kondisi rusak sedang dan 100an rusak ringan, akibat terjadinya gempa dan longsor di sejumlah wilayah di daerah itu.

Oleh karenanya, setidaknya 78 daerah irigasi di KBB telah mendapatkan pemeliharaan dengan ditambah jalur sekunder dan tersier dari saluran irigasi utama, kata Kepala Seksi Pembangunan DBMP (Dinas Bina Marga dan Pengairan) KBB, Pardin saat dihubungi wartawan, Sabtu.

Tak hanya itu, menurutnya, pemeliharaan daerah irigasi di KBB masih terkendala oleh kurangnya jumlah petugas pemeliharaan irigasi (PPI). Pasalnya, sebanyak 452 daerah irigasi (DI) di KBB hanya dipelihara oleh enam belas petugas sehingga untuk pemeliharaan sisanya dilakukan oleh petugas Mitra Cai.

“Kekurangan PPI sejauh ini tertolong oleh keberadaan Mitra Cai atau Perkumpulan Petani Pengelola Air (P3A). Harus kita akui jika petugas pemelihara irigasi pun masih kurang. Idealnya, satu petugas mengawasi dua kilometer saluran irigasi dan peralatan kalibrasinya. Kita sih inginnya kondisi demikian tidak berlangsung lama,” katanya.

Ditegaskannya, kurang maksimalnya pemeliharaan dan pengawasan, menurut dia, sering berdampak pada pencurian peralatan irigasi. Pemberdayaan P3A diharapkan dapat membantu pemeliharaan dan pengawasan daerah irigasi.

Menurutnya, beberapa jenis irigasi yang ada di KBB terdiri atas irigasi pedesaan (438 irigasi), teknis (7), semiteknis (5), dan sederhana (2). Total panjang saluran irigasi lebih dari seratus kilometer, hingga membutuhkan sekitar lima puluh PPI.Luas areal sawah potensial di KBB, sambungnya, mencapai 37.570 hektare. Sementara areal sawah fungsional 32.523 hektare, dan areal yang belum dikembangkan 4.783 hektare. Pada 2010 ini, ada 85 daerah irigasi yang diperbaiki. Anggaran yang disediakan oleh Pemkab Bandung Barat untuk perbaikan itu mencapai Rp 5,74 miliar. Selain itu, ada juga dana bantuan Rp 926 juta dari DAK 2010.

“Beberapa peralatan, seperti alat putaran pintu sering dicuri orang karena kurangnya pengawasan ini,” kata Pardin.Sementara itu, Kepala DBMP KBB Giat Sugiawan mengatakan, akan melakukan upaya pemeliharaan dan bahkan pembangunan irigasi baru. Untuk saat ini, daerah irigasi yang ada seluas 46.281 hektare diharapkan bisa optimal dalam menyalurkan kebutuhan air bagi lahan sawah seluas 37.911 hektare.

“Sebanyak 452 daerah irigasi akan dioptimalkan untuk mendukung swasembada pangan. Keinginan untuk swasembada beras ini dicetuskan Bupati Bandung Barat dan diharapkan terjadi pada tahun 2014. Dan tahun ini direncanakan akan mengembangkan dua belas potensi daerah irigasi di wilayah selatan KBB,” ujarnya.Wakil Ketua Komisi C DPRD KBB Taopikurohman mengatakan, jika pihaknya belum menerima laporan mengenai kendala yang dialami oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan dalam hal menangani irigasi untuk swasembada pangan KBB.

Padahal, jika dinas terkait telah menyampaikannya, pihaknya siap membantu mencari solusi atas permasalahan yang dihadapinya.”Karena tidak ada laporan maka kita masih fokus pada pengawasan perbaikan dan pembangunan irigasi. Padahal, jika saja disampaikan, kita akan cari solusi bersama,” pungkasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s