Felik Setiawan Membunuh Pacarnya Yang Berusia 18 Tahun Setelah Puas Menyetubuhinya


Eka Septiana ,18, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dibunuh pacarnya sendiri Felik Setiawan ,21, warga Dusun Sentonayan RT 06 RW 05 Kelurahan Kapencar , Kecamatan Kertek , Kabupaten Wonosobo , Jateng setelah berhubungan intim.

Kasus itu berhasil diungkap jajaran Direskrim Polda Jateng . Pelakunya diringkus di Sermarang, Senin (20/12) setelah dibburu sejak kejadian Selasa (9/11) Menurut Kombes Pol. Didit Widjanardi , antara korban dan tersangka awalnya kenal via jejaring sosial facebook . Keduanya kemudian berpacaran sejak Juni 2010 lalu .

Awalnya korban mendatangi rumah tersangka dan meminta agar diantarkan pulang ke tempat indekosnya di sekitar kampus UMY. Ketika berada di rumah tersangka ,keduanya sempat berhubungan intim layaknya suami isteri ,ungkap Direskrim didampingi Kabid Humas Polda Jateng AKBP Djihartono. Selesai berhubungan intim, tersangka mengatakan kepada korban kalau jalinan kasih keduanya seperti tidak cocok . Perkataan tersangka itu membuat korban marah dan sempat menampar pipi tersangka sebanyak dua kali.

Mendapat tamparan dari korban, tersangka menjadi emosional dan mencekik leher korban hingga pingsan . Tetapi beberapa saat kemudian korban sadar dan berteriak minta tolong hingga didengar salah satu tetangga tersangka .Tetangga yang mendengar teriakan korban berusaha menolong dengan mendatangi rumah tapi oleh tersangka diberitahu kalau teriakan tersebut hanya bercanda sehingga tetangga tersebut kembali lagi ke rumahnya tanpa curiga.

Tersangka yang masih kalap kemudian mengambil pipa besi dengan panjang 30 centimeter yang berada di atas meja dan langsung dipukulkan ke n wajah dan belakang kepala korban. Tersangka kembali mencekik leher korban hingga tewas .

Takut aksinya ketahuan , tersangka kemudian mengubur mayat korban di bagian dapur rumahnya dengan ukuran panjang lubang sekitar 1 meter dan lebar serta kedalaman setengah meter. Sebelum membersihkan lantai yang terdapat ceceran darah , tersangka yang sempat menangis, lalu mengambil sebagian barang-barang pribadi milik korban antara lain dompet, telepon seluler, pakaian, sandal, dan tas yang kemudian dibakar di tungku dapur.

Selanjutnya tersangka menyerahkan sepeda motor miliknya ke adiknya yang bernama Adi Kurnia sebelum melarikan diri ke Sampit, Kalimantan Tengah, dengan menggunakan uang korban dan hasil penjualan komputer jinjing korban yang diambil tersangka.

Polisi baru menemukan mayat korban Senin (6/12) setelah menerima laporan dari masyarakat di sekitar rumah tersangka yang mencium bau busuk cukup menyengat . Saat ditemukan, korban yang beralamat di Dusun Kemukus Timur RT 02 RW 02 Kecamatan Kaliworo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dalam posisi miring dengan kaki sedikit ditekuk.

Dalam pelariannya, tersangka selalu berpindah-pindah tempat hingga ditangkap tim gabungan dari Polres Wonosobo dan Polda Jateng, Sabtu (18/12), di Masjid Agung Demak, Jawa Tengah Dihadapan polisi tersangka mengaku menyesal telah membunuh perempuan yang menjadi kekasihnya sejak awal Juni 2010 itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s