Sewa Mobil Untuk Presiden Susilo Bambang Yudhyono SBY Sebanyak 150 Juta Belum Di Bayarkan


Sedikitnya 25 sopir kendaraan rental di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (22/2) sekitar pukul 14.30 WITA mengamuk di Kantor Gubernur NTT. Sebab, pemerintah daerah belum membayar biaya sewa kendaraan saat pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan kunjungan Presiden ke Kupang.

Boy, salah satu sopir rental mengamuk di depan kantor Gubernur NTT sambil memukul mobilnya dan merobek baju yang ia kenakan. Ia terlihat kesal, karena biaya sewa mobil belum dilunasi pemerintah daerah.

Boy semakin berang ketika Polisi Pamong Praja (Pol PP) mencoba menghentikan aksinya di depan kantor tersebut. Mengamuknya Boy menarik perhatian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Sekretariat Daerah NTT.

Aksi Boy bersama beberapa temannya baru reda setelah puluhan polisi dari Kepolisian Resort Kupang Kota mengamankan Boy bersama kendaraannya.

Boy mengatakan, panitia HPN daerah menggunakan kendaraannya sejak tanggal 4-10 Februari 2011 saat pelaksanaan HPN dan kunjungan Presiden di Kupang.

Kendaraan di sewakan sehari sebesar Rp1 juta, sehingga tunggakan sewa mobil sebesar Rp6 juta per kendaraan yang belum dibayarkan. “Masih sekitar Rp6 juta, biaya sewa mobil saya yang belum dibayarkan,” katanya.

Sedikitnya 25 kendaraan yang disewa pemerintah daerah pada puncak acara HPN dan kunjungan Presiden di Kupang sejak tanggal 4-10 Februari belum dibayar. Total tunggakan sewa kendaraan yang belum dibayar sebesar Rp150 juta lebih.

Kepala Dinas Perhubungan Bruno Kupok mengatakan, pemerintah akan membayar tunggakan sebesar Rp150 juta lebih yang belum dibayarkan kepada sopir rental tersebut. “Dalam pekan ini, kita akan segera membayar tunggakan rental mobil tersebut,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua HPN Nadus Tokan mengatakan, masalah sewa mobil yang belum dibayar bukan menjadi tanggungjawab panitia HPN. “Itu bukan tanggungjawab panitia HPN. Namun, hari ini kita akan bahas untuk penyelesaian masalah itu,” katanya.

Menurut dia, semua kendaraan yang di pakai panitia HPN sudah dibayarkan. Sedangkan kendaraan yang dipakai untuk pengamanan Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) itu yang belum dibayarkan. “Sejak awal kita sudah sampaikan bahwa sewa mobil untuk pengamanan Presiden bukan tanggungjawab panitia,” katanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s