Teror Bom Utan Kayu Meluas Karena Paket Bom Juga Dikirim Ke Badan Narkotika Nasional dan Pemuda Pancasila


Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi mengaku belum mengetahui persis apa yang terjadi dengan peristiwa teror di Badan Nasional Narkotika. “Secara teknis saya belum tahu, apakah bomnya sama dengan yang di Utan Kayu atau tidak. Nanti besok saja informasinya,” ujar Ito saat dihubungi Tempo, Selasa (15/3) malam.

Ito sendiri mengaku belum mengetahui keberadaan dan kondisi Kepala Pelaksana Harian Badan Nasional Narkotika itu. “Saya tidak tahu, karena saya belum bertemu. Bom sendiri sudah dijinakan tim Gegana,” ujarnya.

Sore tadi setelah Bom meledak di Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur. Paket yang berisi bom serupa dikirim ke Badan Nasional Narkotika.

Diduga bom tersebut ditujukan untuk Kepala Pelaksana Harian BNN Goris Mere. “Betul, sama dengan yang di Utan Kayu,” kata Kepala Polisi Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Sutarman dalam SMSnya pada Tempo.

Sedangkan Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Nanan Soekarna dalam SMS-nya yang diterima Tempo terkesan belum mengetahui kejadian tersebut. “Lho apa ada? Bukannya di KBR 86H?,” katanya.

Bom dalam bentuk buku yang meledak di Komunitas Utan Kayu, Selasa (15/3) sore ternyata juga dikirimkan ke rumah Yapto Suryosumarno, Ketua Pemuda Pancasila. Bom ini ditemukan menjelang malam di rumah Yapto, kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, paket bom juga ditemukan di Kantor Badan Narkotika Nasional. Menurut Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharuddin Djafar, bom ke BNN diduga ditujukan ke Kalakhar BNN Gories Mere. “Bentuknya seperti buku,” kata Pol Baharudin Djafar saat dihubungi Rabu (16/3) dini hari.

Menurut Baharudin, penemuan bom di rumah Yapto diketahui setelah Yapto melaporkan peristiwa penemuan itu, pukul 21.00 WIB , Selasa (15/3) malam ke Polda Metro Jaya. Polda pun segera mengirimkan tim penjinak bom dan gegana.

“Bom itu sudah diamankan. Soal isi bom, apakah materinya sama, kami belum tahu” kata Baharuddin. Namun polisi, katanya, masih menelusuri peristiwa ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s