Categories
Berbudaya

Dipenuhi Ribuan Pemudik Stasiun Kereta Api Senen Rusuh, Ratusan Penumpang Terinjak Injak


Ratusan calon penumpang berdesak-desakan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/8/2011), mengakibatkan kericuhan. Sejumlah lansia dan anak-anak berjatuhan saat hendak memasuki gerbang stasiun.

Sistem buka tutup yang diberlakukan PT KAI membuat para calon penumpang tidak bisa masuk ke emplasemen stasiun sebelum kereta tiba. Gerbang stasiun sendiri baru dibuka dua jam sebelum jadwal keberangkatan.

Pengamatan kami, ratusan calon penumpang mulai merangsek ke depan pintu gerbang sekitar pukul 11.30. Anak muda, lansia, ibu hamil, hingga bocah belasan tahun berdesak-desakan di luar gerbang. Sebagian calon penumpang di bagian depan mulai berteriak meminta petugas keamanan membuka pintu gerbang.

“Ayo buka pintunya. Kami sudah kepanasan, Pak. Kalau ditutup terus, keburu penuh gerbongnya,” teriak penumpang.

Setengah jam kemudian, salah seorang lansia perempuan yang berdiri dekat gerbang jatuh pingsan. Petugas keamanan pun segera menolongnya dan membuka pintu masuk agar nenek tersebut bisa masuk. Namun, sesudahnya, pintu ditutup kembali.

Petugas PT KAI Daerah Operasional 1 Jakarta mengumumkan melalui pengeras suara supaya para pengantre tetap tenang dan tidak berdesak-desakan. “Kereta sudah tiba dan dipastikan kosong. Kami mohon kesabarannya untuk mengecek kesiapan kereta,” teriak petugas tersebut.

Akhirnya tepat pukul 12.30, pintu gerbang pun dibuka. Kontan, para calon penumpang berhamburan masuk ke emplasemen. Mereka semua berlarian menyeruak ke arah kereta. Beberapa anak-anak terinjak dan menangis.

Sejumlah lansia nampak tersengal-sengal seperti kehabisan napas. Beberapa di antaranya terpaksa harus kehilangan sandalnya karena terinjak calon penumpang lain saat berlarian.

Banyak barang bawaan calon penumpang berjatuhan tersenggol orang lain. Isak tangis anak-anak terus mewarnai drama sekitar 5 menit itu.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Mateta Rijalulhaq menjelaskan, sistem buka tutup ini dilakukan untuk menghindari penumpukan penumpang di emplasemen stasiun. Dengan demikian, areal stasiun diharapkan kosong dan bersih.

Selain itu, sistem yang dicoba pertama kali pada Angkutan Lebaran tahun lalu itu diharapkan menyeleksi calon penumpang yang masuk stasiun. “Banyak calon penumpang yang sangat awal masuk stasiun, padahal keretanya baru datang 12 jam lagi, atau bahkan baru keesokan harinya,” tuturnya.

Namun demikian, Mateta mengakui pelaksanaan sistem buka tutup ini belum sempurna. Untuk itu, pihaknya akan menggelar karpet dan memperbanyak kursi tunggu di pelataran stasiun supaya para penumpang lebih nyaman menunggu kedatangan kereta.

Arus pemudik mulai memadati stasiun Pasar Senen sejak awal pekan ini. KA Mataremaja tujuan Malang misalnya, kemarin mengangkut 1.272 penumpang dari delapan gerbong.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s