Hidup Di Jakarta Harus Mau dan Rela Untuk Bepergian Dengan Jalan Kaki


Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono menyebutkan, konsekuensi hidup di daerah perkotaan adalah harus rela jalan kaki dan tidak selalu mengandalkan door to door service.

Pristono menjelaskan, bila semua warga kota ingin segala sesuatunya door to door service, di kemudian hari nanti bisa saja motor masuk ke dalam restoran hanya untuk sekadar parkir karena tidak mau jalan kaki dari tempat parkir ke restoran tersebut.

“Konsekuensi hidup di kota besar seperti itu. Enggak bisa semuanya door to door service. Hidup di kota besar harus terima jalan kaki,” ujar Pristono, Selasa (27/9/2011) di Balaikota.

Dikatakannya, budaya jalan kaki harus disosialisasikan sejak awal agar peraturan parkir off street (di dalam gedung) dalam pelaksanaannya sesuai harapan. Pristono pun kembali menjelaskan diterapkannya parkir off street di kawasan Gajah Mada-Hayam Wuruk karena Pemprov DKI Jakarta mempunyai cita-cita kawasan tersebut dapat dibangun seperti kawasan Orchard Road di Singapura.

Pristono mengatakan, tahun 2012 nanti pihaknya akan mengembangkan trotoar di kawasan Hayam Wuruk-Gajah Mada agar seperti Orchard Road. Kalau sudah begitu, warga akan nyaman berjalan kaki. Kemudian, perekonomian juga berkembang karena mendapat masukan dari biaya parkir di dalam gedung.

Pristono menambahkan, dengan diberlakukannya parkir off street maka akan ada tiga manfaat yang didapat. Pertama, dapat menambah kapasitas jalan. Kedua, mengurangi premanisme. Dan ketiga, tarif parkir yang dikenakan sesuai karcis yang diberikan sehingga tidak merugikan konsumen.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menata kembali jalur pedestrian di Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para pedestrian untuk berjalan-jalan di trotoar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, penataan ini diperlukan untuk mengembalikan jalur pedestrian pada fungsinya, yaitu sebagai ruang publik untuk pejalan kaki. Kini, Dishub DKI Jakarta tengah mengkaji studi konsep penataan pedestrian di kawasan tersebut. Studi kajian ini diharapkan dapat rampung pada akhir tahun 2011.

“Selama ini kita melihat sudah banyak (jalur) pedestrian yang dijadikan ruang parkir on street dan tempat usaha pedagang kaki lima. Akhirnya pejalan kaki direbut haknya. Kita mau kembalikan fungsinya sebagai ruang publik,” kata Pristono, Sabtu (17/9/2011).

Jika kajian itu selesai pada akhir tahun ini maka pembangunannya bisa dilakukan awal 2012 oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Pristono mengakui belum ada gambaran konkret mengenai konsep jalur pedestrian ini. Namun, ia menegaskan bahwa jalur pedestrian di Gajah Mada-Hayam Wuruk akan dilebarkan dengan memakai sedikit bahu jalan. Ini demi kenyamanan pedestrian.

“Saya belum tahu apakah (jalur) pedestrian di kawasan tersebut akan divariasikan dengan taman seperti di Jalan Sabang. Kita tunggu saja hasil kajiannya,” ujarnya.

Jalur pedestrian di kawasan Gajah Mada-Hayam Wuruk saat ini nyaris kehilangan fungsi sebenarnya. Sebagian trotoarnya, khusus di sisi timur pintu besar utara, menjadi kawasan mati. Banyak toko yang kosong, trotoarnya pun bergelombang sehingga menyulitkan pejalan kaki. Bagian itu akan diratakan sehingga menjadi nyaman dan bisa meningkatkan pergerakan perekonomian di kawasan tersebut.

Pada Desember 2011, Dishub DKI akan melakukan penataan parkir on street di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Parkir kendaraan bermotor akan dialihkan di tiga gedung yang memiliki fasilitas parkir, yaitu Pasar Baru, Pasar Baru Atom, dan Pasar Baru Square. Sistem karcis parkir akan diterapkan berbasis informasi teknologi (IT) sama seperti parkir di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s