Categories
Pariwisata Pencinta Lingkungan

Akhir 2012 Taman Impian Jaya Ancol Akan Menjadi Kawasan Bebas Mobil Karena Mobil Paling Banyak Menyumbang Polusi


Taman Impian Jaya Ancol pada akhir 2012 nanti akan mulai mensosialisasikan program bebas mobil di kawasan tersebut. Diharapkan pada tahun 2013 kawasan Ancol sudah bebas mobil. “Di akhir 2012 nanti, diharapkan mobil sudah tidak masuk lagi ke kawasan Ancol dan 2013 sudah bebas mobil,” kata Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol, Winarto saat konferensi pers peluncuran wahana Happy Feet di Premium Lounge Dufan, Ancol, Jakarta, Kamis (19/1/2012).

Nantinya pengunjung yang ingin berlibur ke Ancol akan diberikan parkir di tempat khusus. Tapi jangan khawatir Anda tidak akan jalan kaki untuk mengelilingi Ancol. Pengelola Taman Impian Jaya Ancol akan menyediakan shuttle bus, golf car atau bahkan sepeda motor yang dapat digunakan pengunjung yang ingin mengelilingi Ancol.

Winarto juga menambahkan, aturan baru ini adalah satu program yang dilakukan dari pihak Ancol untuk mendukung gerakan cinta lingkungan. Menurutnya, menjaga lingkungan sebaik mungkin adalah tugas kita semua.

“Program ini mendukung green company. Ancol akan membuat produk cinta lingkungan. Salah satunya pembatasan jumlah mobil yang masuk,” kata Winarto. Pada hari pertama di tahun 2012 ini, Minggu (1/1/2012), kawasan wisata Ancol tampak ramai dikunjungi. Meski cuaca tak mendukung, ternyata tak memupuskan semangat masyarakat untuk merayakan hari pertama di tahun 2012 ini dengan kegiatan berlibur.

Para pengunjung Ancol, selain yang datang untuk berwisata bersama keluarga pada hari ini, adapula para pengunjung yang sudah datang sejak perayaan malam tahun baru, Sabtu (31/12/2011), dan sengaja menginap. Menurut Fita, salah seorang penjual di kawasan Ancol, sudah menjadi kebiasaan pengunjung akan menginap satu malam sampai esok paginya.

“Mereka bawa tikar dan perlengkapan lain sengaja sebagai persiapan tidur. Lalu baru besoknya pulang,” katanya.

Dari pemantauan Kompas.com, beberapa spot wisata seperti Dunia Fantasi, Pantai Karnaval, Pantai Timur telah diramaikan oleh pengunjung. Nani (35) dari Jakarta Barat bersama keluarganya sengaja datang untuk menikmati libur di hari pertama di tahun 2012.

“Mumpung libur dan pas tahun baru, jadi sama anak-anak kesini,” ujarnya.

Meski cuaca tidak mendukung, seperti hujan dan angin, pengunjung masih tetap bertahan di area ini dengan berteduh. Banyak dari mereka mencari tempat makan, namun ada pula yang nekat berhujan-hujanan.

“Sudah terlanjur sampai sini, semoga sebentar lagi reda hujannya,” kata Ita (25) yang ditemui tengah duduk sembari berpayung di kawasan wisata tersebut.

Dari data pengunjung kawasan wisata Ancol, realisasi kunjungan dari 24 Desember hingga 31 Desember 2011 telah tercatat sedikitnya 600 ribu pengunjung. Pengunjung khusus untuk malam tahun baru, menurut data sementara, mencapai 280 ribu orang.

Memasuki tahun 2012, Ancol Taman Impian mengembangkan diri sebagai wisata konvensi. Ancol tak lagi hanya mengedepankan wahana permainan.

Ancol akan mengembangkan diri sebagai area wisata yang nyaman bagi pengunjung untuk jalan-jalan menikmati suasana pantai, bercengkerama, dan melakukan pertemuan.

Inovasi itu, antara lain, diwujudkan dalam area wisata baru Ancol Beach City (ABC) dan Ancol Promenade. ABC menyajikan ruang terbuka dan tertutup menghadap pantai di atas lahan seluas 5.000 meter persegi.

Pada pertengahan tahun, di area wisata ABC itu juga akan dibuka Museum Madame Tussauds yang selama ini baru ada di Bangkok, Hongkong, dan Shanghai untuk kawasan Asia.

Untuk wisata ekologi, Ancol Promenade hadir menyajikan area joging dan jalan yang cukup leluasa di sepanjang pantai timur Ancol Taman Impian. Tak seperti lintasan joging yang umumnya sempit, lintasan di Ancol ini memiliki lebar 8 meter dengan panjang 600 meter.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Budi Karya Sumadi, Rabu (4/1), mengatakan, tahun ini akan menjadi momentum bagi Ancol Taman Impian untuk lahir kembali sebagai tempat wisata yang menyajikan kenyamanan bagi pengunjungnya untuk berkumpul dan bertemu serta wisata yang mendidik bagi anak-anak.

”Ancol memang sudah menjadi tujuan wisata, tetapi kami pun dihadapkan pada kompetisi wisata yang semakin kompetitif. Karena itu, kami perlu berinovasi menciptakan Ancol sebagai ikon destinasi wisata masa depan,” paparnya.

Selain area wisata baru ABC, menurut Budi Karya, wisata konvensi itu akan dikembangkan di kawasan Putri Duyung Cottage dengan menyediakan arena pertemuan seluas 2.000 meter persegi yang dapat menampung 4.500 orang dan satu hotel baru berbintang empat. Di Ecopark Ancol juga disediakan ruang serbaguna seluas 4.200 meter persegi.

”Di area ABC pun telah disiapkan auditorium yang dapat menampung 18.000 orang. Auditorium itu akan digunakan sebagai arena konser internasional di dalam ruangan,” katanya.

Wisata pendidikan
Sementara itu, untuk wisata pendidikan akan dikembangkan produksi film karakter dan pertunjukan teater anak. Keduanya akan didukung seniman kreatif, seperti Mira Lesmana, dan akan menyerap pekerja seni lain sebagai penampil. Teater anak ”Laskar Pelangi”, contohnya, sudah mulai digelar di Dunia Fantasi selama dua bulan terakhir ini.

Untuk mewujudkan itu, Budi Karya mengatakan, telah dianggarkan Rp 900 miliar. ”Semua akan dilaksanakan secara terencana dan terpadu sehingga Ancol bisa semakin kuat sebagai destinasi wisata nasional,” ujarnya.

Program pengembangan wisata tahun 2012 ini, menurut Sekretaris PT Pembangunan Jaya Ancol Agus Rokhyadi, untuk mendukung pengembangan Ancol sebagai kawasan wisata terpadu dan ramah lingkungan.

Untuk mendukung pelestarian lingkungan dilakukan penataan area parkir yang telah dilakukan secara bertahap dan penyediaan lima bus wisata pengunjung. Dengan semakin tertatanya area parkir, semua pengunjung akan didorong tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi untuk berkeliling Ancol, tetapi menumpangi bus wisata yang disediakan.

Selain berinovasi menyajikan area wisata, Budi Karya menambahkan, tahun ini juga telah disiapkan departemen pemeliharaan (maintenance department) untuk mengawasi secara ketat semua wahana di Ancol Taman Impian. Upaya itu untuk meminimalkan kecelakaan pada pengunjung akibat kerusakan di wahana, seperti yang terjadi pada Tornado dan Atlantis Ancol Adventure tahun 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s