Dhana Widyatmika Pegawai Pajak Yang Memiliki Rekening Tabungan Diatas 60 Milyar Rupiah


Siapakah Dhana Widyatmika?
Berdasarkan beberapa sumber dan dokumen yang dikumpulkan diketahui Dhana Widyatmika merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Setelah melanjutkan program sarjana, dia meneruskan studi pasca sarjana di Program Studi Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (FISIP UI).

Setelah lulus STAN, Dhana mulai bekerja di Ditjen Pajak pada tahun 1996. Karirnya berkembang terus. Pada 2011, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Dhana Widyatmika menjabat sebagai Account Representative pada Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Enam.

Kemudian, berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) nomor Kep-1439/PJ.01/UP.53/2011 yang dikeluarkan pada 12 Juli 2011, Dhana Widyatmika dipindahkan dari Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Enam ke Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Dua. Dhana Widyatmika merupakan PNS golongan III/c dengan pangkat penata. Ia kini berusia 37 tahun. Klik Disini Untuk Melihat Gaji PNS Golongan III/c yang Hanya Rp. 3,1 juta perbulan

Laporan Kekayaan Dhana Widyatmika dan Istrinya Dian Anggraeni kepada KPK
Adapun daftar harta pasangan ini yang dilaporkan Juni 2011 ke KPK adalah:

  1. Harta tidak bergerak Rp 656,722 juta
    • Tanah dan bangunan seluas 125 m2 dan 45 m2 di Depok yang berasal dari hasil sendiri perolehan dari 1993 sampai 2011 dengan NJOP Rp 108,2 juta
    • Tanah dan bangunan seluas 300 m2 dan 110 m2 di Jakarta Timur yang berasal dari warisan perolehan dari 1980 sampai 2011 dengan NJOP Rp 576,3 juta
  2. Harta Bergerak
    • Alat transportasi dan mesin lainnya senilai Rp 165 juta
    • Harta bergerak berupa logam mulia dan benda bergerak lainnya Rp 57,32 juta
  3. Surat berharga senilai Rp 312,125 juta

Kekayaan Dhana Widyatmika Yang Berhasil Disita Oleh Kejaksaan

Penyitaan dan penetapan tersangka: 17 Februari 2012
a. Uang tunai Rp 8 miliar dan Rp 20 miliar.
b. Uang tunai US$ 270 ribu atau sekitar Rp 2,4 miliar.
c. Emas Batangan seberat 1 kilogram.
d. Surat-surat berharga.
e. Penyitaan dari safe deposit box.
f. Uang pada rekening yang diduga milik tersangka Rp 60 miliar.
g. Transfer US$ 250 ribu atau sekitar Rp 2,25 miliar.

Pembelaaan Teman Sekantor Terhadap Kekayaan Dhana Widyatmika
Di mata teman-temannya, mantan pegawai Ditjen Pajak yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi, Dhana Widyatmika, adalah orang kaya sejak dulu. Bahkan sejak masa kuliah, Dhana sudah dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Mereka tak yakin Dhana menggelapkan pajak. Salah satu pegawai pajak yang tidak mau disebutkan namanya yang ditemui mengaku sudah mendengar kasus yang membelit Dhana yang kini disidik Kejagung itu. Dia mengedepankan praduga tak bersalah, karena ia mengenal Dhana sebagai orang kaya sejak dulu.

“Dengar-dengar aja sih, kalau pun ada itu cuma oknum aja sih yah. Yang saya tahu kan itu memang keluarga berada juga. Jadi saya mengedepankan praduga lah, dan itu cuma oknum aja, di mana-mana oknum ada, di masjid pun oknum ada. Kalau pun terjadi yang lebih sakit hati itu yang di dalam yang harus memperbaiki kita,” kata sumber itu kepada detikFinance, Jumat (24/2/2012) di kantor pusat Ditjen Pajak, Jl Gatot Subroto, Jakarta.

Sumber lain yang merupakan teman dekat Dhana mengatakan, Dhana sudah menjalankan bisnis sewaktu ia masih kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Bisnis yang digeluti Dhana macam-macam. Dia juga sukses meneruskan usaha orang tuanya.

“Dia berhasil dalam berbisnis salah satunya bisnis jual beli mobil,” kata sumber tersebut. Bahkan sumber itu mengatakan selama ini banyak pegawai pajak yang membeli mobil melalui Dhana. Soal bisnis jual beli mobil ini, Dhana memiliki showroom di Jakarta yang cukup besar. “Karena itu wajar bila dia punya rekening miliaran rupiah,” ujar dia.

Para pegawai pajak lainnya saat dimintai komentar mengenai kasus ini memilih menghindar. Mereka tak mau buka mulut saat dimintai tanggapannya. Banyak juga yang mengaku tidak tahu menahu soal kasus ini.

Kasus Korupsi Karena Memiliki Rekening Mencurigakan Sebesar Rp. 60 Milyar
Nama Dhana Widyatmika sudah masuk dalam daftar cekal Imigrasi. Dhana dicekal Imigrasi selama 6 bulan atas permintaan Kejagung. “Dhana Widyatmika PNS ditjen pajak telah dicegah 6 bulan ke depan. Pertanggal 21/2/2012 (21 Februari 2012) sampai 21/08 (21 Agustus 2012),” kata Kabag Humas dan TU Ditjen Imigrasi Maryoto Sumadi.

Dalam kasus ini, selain menjadikan Dhana sebagai tersangka, Kejagung juga memeriksa istrinya, berinisial Dian Anggreni. Hingga saat ini Dhana masih belum bisa dikonfirmasi. Identitas mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) berinisial Dhana Widyatmika yang menjadi oknum ‘The Next Gayus’ terungkap juga. Inisial DW adalah Dhana Widyatmika. Dia telah dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan telah dicekal oleh Imigrasi.

Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Fuad Rahmany mengungkapkan ‘The Next Gayus’ ini tidak lagi menjadi pegawai pajak. Karena, atas keinginannya sendiri Dhana Widyatmika ini meminta pindah ke instansi lain.

“Yang jelas dia pindah atas keinginannya sendiri, saat dia minta ke-instansi lain ya kita ngasih aja, bukan karena ada kasus, kita sendiripun tidak tahu kalau dia berkasus. Dhana Widyatmika sendiri sudah lama bekerja disini tapi berapa lama tanya kebagian kepegawaian saja, yang jelas lebih lama dari pada saya,” kata Fuad di Kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jumat (24/2/2012).

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas, Dedi Rudaedi mengatakan “The Next Gayus’ ini tidak lagi menjadi PNS Pajak sejak 12 Januari 2012. “Dhana Widyatmika sendiri sudah bukan pegawai kami, dia pindah ke Pemda DKI namun masih bekerja di bidang perpajakan yakni Dispenda DKI Jakarta,” ujarnya. Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan oknum ‘The Next Gayus’ berinisial ‘DW’ sebagai tersangka. Ia diduga melakukan tindak pidana korupsi. Hingga saat ini belum bisa menghubungi Dhana Widyatmika untuk dikonfirmasi.

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) hingga saat ini belum membuka nama pegawai berinisial DA alias Dian Anggraeni yang diduga melakukan penggelapan pajak. Ditjen Pajak hanya mengungkapkan Dian Anggraeni hanya staf biasa di Ditjen Pajak. “Dia memang masih staf biasa,” ungkap Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas, Dedi Rudaedi.

Ditempat terpisah, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Arnold Angkouw mengatakan untuk sementara pihaknya masih mencari lebih jauh mengenai Dian Anggraeni  ini. Kejaksaan Agung sendiri belum mencekal ataupun menetapkan Dian Anggraeni sebagai tersangka.

“Kalau status Dian Anggraeni  belum ada dia belum dicekal,” tutur Arnold di Kantornya, Kejagung Jl Hasanudin.

Ditjen Pajak sendiri mengakui kasus ‘The Next Gayus’ yang melibatkan pegawai pajak berinisial Dian Anggraeni merupakan kasus baru yang salah satunya terungkap dari hasil pemeriksaan pusat pelaporan analisis transaksi keuangan (PPATK) terkait rekening ‘gendut’ para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dedi menambahkan, pihaknya yakin kalau kasus yang menjerat Dian Anggraeni bukan terkait dengan penggelapan pajak di Ditjen Pajak melainkan masalah pribadi Dian Anggraeni.

“Ini karena penyidik kejaksaan tidak memeriksa atau menanyakan kasus Dian Anggraeni kepada kami, penyidik sepenuhnya memfokuskan kepada Dian Anggraeni, dan pemeriksaannya tidak terkait dengan tugas pokok dan fungsi Dian Anggraeni sebagai pegawai pajak,” tutur Dedi.

Seperti diberitakan sebelumnya, sumber yang mengetahui persis soal Dian Anggraeni  mengungkapkan jika Dian Anggraeni ini mempunyai rekening diatas Rp 60 miliar.

“Jumlah rekeningnya diatas Rp 60 miliar,” kata sumber tersebut. Wakil Kepala PPATK Agus Santoso mengakui kebenaran pegawai Ditjen Pajak Dian Anggraeni tersebut. Hal ini menurutnya diketahui karena beberapa transaksi mencurigakan terjadi di rekeningnya. “Setelah di lakukan analisis akhirnya ada Hasil Analisis PPATK dan telah diteruskan ke penyidik yakni Kejaksaan Agung. Untuk informasi lebih jauh bisa dikonfirmasi ke penyidik,” tutur Agus. Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan oknum ‘The Next Gayus’ berinisial ‘DW’ sebagai tersangka. Selain dicekal, harta pribadi Dhana Widyatmika berupa uang berdenominasi dolar dan rupiah telah disita.

Demikian disampaikan oleh Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Arnold Angkouw ketika ditemui di Kantornya, Jalan Hasanudin, Jakarta, Jumat (24/02/2012). “DW itu memang kita lakukan dan masih dikejar bukti yang lain kita sudah perkara ini, sampai ditingkat penyidikan berdasarkan laporan dari masyarakat,” ungkap Arnold. Menurutnya, Kejagung bergerak cepat menanggapi laporan dari masyarakat. Kejagung langsung melakukan penyidikan dan ada bukti permulaan yang cukup. “Maka kita tingkatkan ke penyidikan dengan inisial tersangka Dhana Widyatmika. Ada beberapa tempat yang sudah kita geledah, dan menyita beberapa barang,” tuturnya.

Tersangka Dhana Widyatmika, sambung Arnold bisa terkena pasal tindak pidana korupsi. Karena, harta yang diselidiki milik Dhana Widyatmika tidak sesuai dengan profilnya sebagai PNS pajak. “Yang disita ada uang, ada dolar dan rupiah, sertifikat, rekening sudah diblokir dan yang bersangkutan sudah kita cekal, per tanggal 17 (Februari 2012) kemarin,” tutup Arnold. Seperti diketahui, mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) berinisial DW diduga melakukan penggelapan dan pajak. Dhana Widyatmika ini mempunyai istri yang juga masih menjabat di Ditjen Pajak berinisial DA. Keduanya masih dalam pemeriksaan lebih lanjut Kejaksaan Agung.

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan telah menyita harta pribadi milik oknum ‘The Next Gayus’ yang diduga menggelapkan dana pajak. Kejagung menyita juga logam mulia alias emas milik oknum yang berinisial DW ini. Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Noor Rahmad ketika ditemui di Kantornya, Jalan Hasanudin, Jakarta, Jumat (24/02/2012). “Penyidik telah melakukan penyitaan dengan cara menggeledah menyita uang serta ada logam mulia,” tutur Noor Rachmad. Dikatakan Noor Rachmad, Dhana Widyatmika ini juga memiliki beberapa rekening di bank. Rekening tersebut telah diblokir oleh Kejagung. “Rekening di beberapa bank sudah diblokir,” katanya. Kejagung memang telah menetapkan oknum ‘The Next Gayus’ berinisial ‘DW’ sebagai tersangka. Selain dicekal, harta pribadi Dhana Widyatmika berupa uang berdenominasi dolar dan rupiah juga telah disita.

Advertisements

2 responses to “Dhana Widyatmika Pegawai Pajak Yang Memiliki Rekening Tabungan Diatas 60 Milyar Rupiah

  1. MUdah2an sih mmg org kaya dari sananya, tapi andai terbukti korup, artinya PPATK, BPK dan BPKP bubarkan saja, sebab mereka tdk bekerja dgn baik, andaipun bekerja berarti laporan mereka tak ditanggapi pemerintah(hukum terkait). lalu buat apa mereka digaji, hasil kerja mrk tak berarti apa2 utk analisa keuangan mencurigakan sekalipun. kemudian andai benar korup, maka nyatalah bhw Negeri ini sangat subur korup. sdh jutaan org mengemukakan bahwa tdk ada cara lain membuat korup teratasi di negeri ini kecuali”Hukum Mati” sbb tdk ada hukum yg mempan, dan mrk tdk takut tuk korup sbb Koruptor 20 milyard setelah dihukum penjara hy bayar denda 350 jt. berarti 4-5 thn penjara ketika bebas masih kaya raya, siapapun tdk takut tuk korup.

  2. Pingback: Daftar Pegawai Pajak Yang Berhasil Menjadi Milyader | Berita Informasi Seputar Indonesia Terkini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s