Categories
Kriminalitas

Kronologi Penggerebekan Rumah Judi Online kakakdewa.com Dengan 22 Ribu Anggota Indonesia Beromzet 400 Juta Per Hari


Kepala Sub-Direktorat Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmi Santika, menjelaskan pengelola judi online http://www.kakakdewa.com digerebek pukul 10.00 WIB. “Karena pagar rumahnya tinggi sekali, kami harus berjaga pagi hari ketika pembantu keluar untuk belanja,” kata Helmi, Sabtu, 3 Maret 2012. “Pembantu membuka gerbang, kami pun masuk.”

Penggerebekan bermula saat penyidik mendapatkan informasi masyarakat mengenai kegiatan judi online di sebuah rumah di Jalan Jati Raya Nomor 72 RT 08/10, Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 25 Februari 2012. “Pada hari Rabu, 29 Februari 2012, kami pun menggeledah dan menemukan berbagai barang bukti judi online,” ujar Helmi.

Ketika itu, para tersangka sedang mengoperasikan website judi online-nya, dan mereka tidak melawan. Keenam tersangka yang berinisial LAS, RC, OPP, EK, ST, dan NN, menurut Helmi, masih sangat muda dan berasal dari Pulau Kalimantan. “Sedangkan pemilik rumah dan website http://www.kakakdewa.com yang berinisial RH, 51 tahun, belum tertangkap,” kata Helmi.

Aparat menggerebek pengelola perjudian online melalui situs web http://www.kakakdewa.com dengan omzet Rp 300-400 juta setiap hari. “Yang berhasil kami tangkap berjumlah enam tersangka,” ujar juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Sabtu, 3 Maret 2012.

Mereka ditangkap di sebuah rumah di Jalan Jati Raya 72 RT 08/10, Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada hari Rabu, 29 Februari 2012. Keenam tersangka berinisial LAS, 24 tahun, RC (23), OPP (21), EK (21), ST (22), dan NN (18). “Mereka perannya berbeda-beda dan digaji sesuai perannya,” kata Rikwanto.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Toni Harmanto mengatakan bahwa judi online yang digerebek tanggal 29 Februari lalu memiliki 22 ribu anggota yang tersebar di Indonesia dan luar negeri. “Kami tidak bisa mendeteksi lokasi member terbanyak ada di mana karena sifatnya online, jadi bisa diakses siapa saja,” ujar Toni, Sabtu, 3 Maret 2012.

Judi melalui situs http://www.kakakdewa.com ini menyediakan berbagai pilihan judi bagi para anggotanya. “Ada Togel Singapura, Casino, Mickey Mouse, Rolet, Bakarat, Sicbo, dan Sepak Bola. Yang paling diminati adalah judi bola,” kata Toni. Website tersebut diiklankan lewat http://www.google.com dan http://www.i-comers.com.

Jika ingin ikut berjudi, pemain bisa membuka situs, mendaftar menjadi anggota, mentransfer deposito minimal Rp 200 ribu ke rekening pemilik situs, dan memilih jenis permainan. “Rp 200 ribu itu bisa membeli koin yang bernilai Rp 1.000. Koin tersebut akan dipertaruhkan oleh pemain dan akan mendapatkan keuntungan sesuai jumlah kemenangan pemain,” kata Toni.

Dari situs yang sudah berjalan selama dua tahun tersebut, pemilik mendapatkan keuntungan sekitar Rp 300 sampai Rp 400 juta per harinya. “Keuntungan tersebut disebar ke para pemain yang menang. Sisanya untuk gaji operator dan untuk pemilik,” ujar Toni.

Para pelaku yang rata-rata berasal dari Kalimantan tersebut dikenakan Pasal 303 KUHP Pidana juncto UU Nomor 7 Tahun 1974 tentang Perjudian. “Hukuman penjaranya 10 tahun ke atas,” kata Toni.

Namun, hingga saat ini, RH sebagai pemilik dan penyelenggara situs belum tertangkap dan masih dalam pengejaran. “Dia kami duga melarikan diri ke Cina,” ucapnya.

Situs judi online kakakdewa.com akan vakum selama beberapa hari ke depan. Di situsnya tertera pemohonan maaf karena sedang tidak beroperasi. “Mohon maaf atas gangguan yang tidak diharapkan. Untuk beberapa hari ini, kami sedang melakukan maintenance system management dalam waktu yang belum ditentukan,” begitu tulisan dalam situs tersebut pada Sabtu, 3 Maret 2012 sore.

Situs ini mengisyaratkan adanya pergantian manajemen Kakakdewa. Mereka menulis, “Nantikan Bonus Spesial dari Kami untuk management baru. Terima kasih.”

Kakakdewa adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembukaan akun untuk bermain di situs judi. Di dalamnya, mereka menyediakan tautan ke berbagai jenis pertaruhan, seperti olahraga dan sepak bola, kasino, togel Singapura, Mickey Mouse, dan Naga Tangkas.

Polda Metro Jaya menggerebek enam tersangka pengelola situs tersebut. Mereka ditangkap di sebuah rumah di Jalan Jati Raya 72 RT 08/10, Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Rabu, 29 Februari 2012.

Kepolisian Daerah Metro Jaya mengejar otak bandar perjudian online beromzet Rp 300 juta sampai Rp 400 juta per hari. Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Toni Harmanto mengatakan pemilik kakakdewa.com—nama situs judi online itu–berinisial RH, 51 tahun.

“Dia kami duga melarikan diri ke Cina,” kata Toni, Sabtu, 3 Maret 2012 kemarin. Ia yakin pihaknya dapat menangkap pelaku.

Sebelumnya, Selasa lalu, polisi menggerebek sebuah rumah di Jalan Jati Rata No. 72 RT 08 RW 10, Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Enam tersangka dibekuk.

Juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan mereka yang ditangkap berinisial LAS, 24 tahun, RC (23), OPP (21), EK (21), ST (22), dan NN (18). “Keenam tersangka bertugas sebagai operator website yang beroperasi 24 jam sehari. Rata-rata digaji Rp 1 juta sampai Rp 2,5 juta per bulan,” kata dia.

Menurut Rikwanto, LAS berperan mengecek uang deposito yang ditanam anggota serta mentransfer hadiah ke rekening anggota. RC dan OPP bertugas sebagai admin ID dan password, EK memperbarui data deposit, ST sebagai admin chatting Yahoo Messenger dan Gmail, sedangkan NN menghapus data pemain kalah.

Jumlah anggota mencapai 22 ribu dan diiklankan lewat http://www.google.com dan http://www.i-comers.com. Situs ini menyediakan berbagai pilihan judi, seperti togel Singapura, casino, mickey mouse, rolet, baccarat, sic bo, dan judi sepak bola. “Yang paling diminati adalah judi bola,” kata Toni.

Menurut Toni, pemain yang ingin berjudi langsung mendaftar menjadi anggota, mentransfer uang minimal Rp 200 ribu ke rekening pemilik situs, dan memilih jenis permainan. “Rp 200 ribu itu bisa membeli koin yang bernilai 1.000. Koin tersebut akan dipertaruhkan oleh pemain dan akan mendapatkan keuntungan sesuai dengan jumlah kemenangan pemain,” kata Toni.

Dari situs yang sudah berjalan selama 2 tahun tersebut pemilik mendapatkan keuntungan sekitar Rp 300 juta sampai Rp 400 juta per hari. “Keuntungan tersebut disebar ke para pemain yang menang. Sisanya untuk gaji operator dan untuk pemilik,” kata Toni.

Dari penggerebekan judi online ini polisi menyita 7 set komputer, 6 buah modem wireless, 3 buah modem Internet Smartfren, 3 buah token BCA, 1 buah token Mandiri, 3 buah kalkulator, dan 1 buah ponsel merek Nokia tipe 6020. Selain itu polisi menarik uang sebesar Rp 300 juta dari rekening BCA dan Mandiri milik RH.

Para pelaku, yang rata-rata berasal dari Kalimantan, dikenai Pasal 303 KUHP Pidana juncto UU No. 7 Tahun 1974 tentang Perjudian. “Hukuman penjaranya 10 tahun ke atas,” kata Toni.

Kemarin situs kakakdewa.com mengumumkan akan vakum selama beberapa hari ke depan. “Mohon maaf atas gangguan yang tidak diharapkan. Untuk beberapa hari ini kami sedang melakukan maintenance system management dalam waktu yang belum ditentukan. Nantikan bonus spesial dari kami untuk manajemen yang baru. Terima kasih,” begitu isi kutipan situs itu.

4 replies on “Kronologi Penggerebekan Rumah Judi Online kakakdewa.com Dengan 22 Ribu Anggota Indonesia Beromzet 400 Juta Per Hari”

kenapa sih harus digerebeg,,,,suka suka donk,,,ga ngerugiin pemerintah kok,,,itu duit 300jt mau dibakar apa dibagi bagiin ???urus ja pemerintahan dlu yg bener msh banyak org2 miskin dan kelaparan ,,,,duit duit gw,,gw lapar emang pemerintah tau,,,sial,,,,urus tuh korupsi yg bikin org2 miskin dan kelaparan

klo,masalah agama mmg judi di haramkan,,tp klo masalah dosa itu jg ditanggung sndri,,knp loe loe pemerintah pada ikut campur,,,urus ja diri loe sndiri,,,anjing tuh polisi,,,korupsi dikepolisian tuh brantas,,,sial,,,anjing,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s