Categories
Pariwisata

Cara Melakukan Wisata Ke Eropa Dengan Harga Murah


Eropa adalah benua yang paling mahal untuk wisatawan asing. Namun, ada beberapa kota di Eropa yang sangat terjangkau dari sisi biaya.

Situs USA Today menganalisis biaya menginap di hotel, makan, tiket pesawat, dan atraksi turisme di kota-kota yang terjangkau bagi wisatawan kelas pekerja. Di kota-kota tersebut, pelancong dapat menemukan kamar hotel murah, kegiatan gratis, dan barang-barang berharga terjangkau.

Salah satu kota itu adalah Roma, Italia. Kota ini tidak hanya mendapatkan gelar kota besar yang paling terjangkau di Italia, tetapi juga salah satu tujuan wisata paling ekonomis di Eropa.

Berikut ini 10 kota yang “ramah kantong” bagi wisatawan berdana cekak:

Roma
Roma adalah salah satu tempat paling banyak dikunjungi di Eropa. Namun tidak seperti Paris atau London, kota ini merupakan tempat liburan yang menakjubkan dari sisi anggaran. Tarif hotel rata-rata setiap malam US$190 dolar atau setara Rp 1,78 juta, lebih murah ketimbang tempat-tempat tujuan wisata utama lainnya di Italia.

Karena Roma adalah pusat persimpangan internasional terbesar, tiket pesawat ke kota ini sering jauh lebih murah ketimbang tarif ke kota-kota lainnya di Italia. Menurut laman Kayak, harga tiket pesawat dari New York ke Roma pada Oktober mulai US$ 688 pulang-pergi. Bandingkan dengan New York-Venezia (US$ 740 pergi-pulang), New York-Florence (US$ 934 pergi-pulang), atau New York-Napoli (US$ 753 pergi-pulang).

Praha
Kota seribu tahun ini adalah salah satu tujuan wisata Eropa yang lebih ekonomis. Menurut laman TripIndex, masih satu induk dengan situs TripAdvisor, Praha berada di posisi ke-20 kota yang paling banyak dikunjungi di dunia dan kelima di Eropa. Harga rata-rata untuk tinggal satu malam, menurut TripAdvisor, sekitar US$ 248 untuk dua orang.

Kota ini juga memiliki cukup banyak situs gratis sehingga dijamin tak membuat kantong kempes. Pasar bunga Havelsk, Charles Bridge, dan istana abad ke-10 yang menjulang di atas Kota Vysehrad adalah sejumlah obyek wisata menarik yang gratis. Ingin mencium aroma Eropa masa lalu? Datang saja ke alun-alun Kota Tua.

Dublin
Sangat mudah menemukan hotel dengan harga terjangkau di Dublin. Rata-rata hotel di sana menawarkan paket menginap dua malam termasuk akomodasi dan sarapan untuk dua orang dengan harga mulai 75 euro per orang (sekitar US$ 94). Situs The New York Times menyebutkan hotel-hotel yang lebih bagus menawarkan harga US$150 per malam. Selain itu, Dublin dipenuhi atraksi wisata yang harganya terjangkau, bahkan gratis, termasuk Museum Nasional Irlandia, National Botanic Gardens, dan Museum of Modern Art Irlandia.

Di Ashford Castle, wisatawan sekilas bisa mengintip masa lalu Irlandia yang kaya. Karena merupakan pusat Eropa, terbang ke Irlandia lumayan murah. Sebagai gambaran, harga tiket pergi-pulang dari AS ke Dublin di bawah US$ 500 dan US$ 1.000 pada musim sibuk, biasanya saat musim panas.

Warsawa
Anda dapat menghemat uang di kota-kota Eropa Timur ketimbang di Eropa Barat. Dari semua kota di Eropa Timur, Warsawa adalah surga bagi wisatawan yang mencari akomodasi mewah dengan harga murah. Menurut Hotel Price Index dari Hotels.com, ibu kota Polandia ini menawarkan hotel yang paling mewah untuk harga terendah di dunia. Taris rata-rata hotel bintang lima di Warsawa US$ 130 per malam pada 2011.

Hotel lain menawarkan harga di bawahnya, walau servis dan kamar setara hotel berbintang. Sebagai contoh, harga Polonia Palace Hotel di akhir pekan hanya 65 euro per malam. Padahal, Polonia dalah hotel mewah yang dibangun pada awal abad ke-20 dan satu-satunya hotel di Warsawa yang bertahan selama Perang Dunia II.

Lisabon
Portugal, secara keseluruhan, tempat yang lebih murah untuk dikunjungi ketimbang tetangganya, Spanyol. Ibu kota negara itu, Lisabon, misalnya, menawarkan pesona tak kalah eksotik dibanding kan negara Eropa lain: pemandangan laut yang elok, pantai kosmopolitan, jalan-jalan berbatu kuno, dan katedral Gothic. Biaya tinggal satu malam di sebuah hotel bintang empat rata-rata US$ 130, menurut TripAdvisor. The New York Times melaporkan banyak atraksi budaya tersaji gratis pada hari Ahad, termasuk Museu Nacional de Arqueologia dan Torre de Belem, sebuah benteng sejarah.

Budapest
Menurut survei tahunan Trip Index TripAdvisor, perbandingan harga untuk akomodasi dan kegiatan, Budapest adalah kota yang paling terjangkau untuk wisatawan di seluruh Eropa. Menurut TripAdvisor, biaya untuk tinggal satu malam di sebuah hotel bintang empat, satu koktail per orang, makan malam berdua dengan sebotol anggur, dan transportasi pergi-pulang menggunakan taksi hanya US$ 194.

Di Hotel Palazzo Zichy, properti populer nomor dua dari 333 hotel di Budapest pada TripAdvisor, tarifnya € 59 per malam.

Birmingham
London adalah kota termahal di dunia untuk wisatawan, setidaknya untuk saat ini. Olimpiade 2012 yang berlangsung di ibu kota Inggris ini membuat harga penginapan meroket. Menurut survei Trip Index TripAdvisor, tinggal satu malam di London dengan dua kegiatan bisa menghabiskan lebih dari US$ 500.

Namun cobalah bergeser ke Birmingham, pusat kota historis dengan kanal cantik dan pub Inggris klasik. Kota kelahiran William Shakespeare ini menawarkan atraksi yang lebih sensual ketimbang London, namun harganya terjangkau. Di kota ini tarif hotel lebih murah daripada Liverpool, Oxford, dan Manchester, dengan harga sekitar US$ 94 per malam.

Berlin
Pada Hotel Price Index, Berlin adalah salah satu kota yang paling terjangkau untuk hotel mewah di dunia. Harga rata-rata sebuah hotel mewah di Berlin pada tahun 2011 adalah US$ 198 per malam. Survei yang dilakukan Hotels.com menunjukkan rata-rata hotel di Berlin bertarif 76 euro per malam. Bandingkan dengan New York ( 171 euro) , London (134 euro), dan Paris (114 euro).

Brussels
Seperti Warsawa, Brussels adalah salah satu kota terbaik di Eropa untuk mencari penginapan mewah dengan harga terjangkau. Hotel di kota ini menduduki peringkat ketujuh pada Indeks Harga Hotel dari Hotels.com untuk harga rendah tapi mewah. Dan penerbangan ke kota ini harganya juga kompetitif.

Wina
Meskipun Austria dikenal mahal, harga paket perjalanan wisata ke kota ini cukup terjangkau. Umumnya biro perjalanan menawarkan paket wisata ke Wina, Praha, dan Budapest. Paket enam malam untuk kota-kota tersebut (dua malam di masing-masing kota) dibanderol mulai US$ 1.499 untuk perjalanan bulan September atau Oktober, termasuk tiket pesawat ke Budapest dan kembali dari Praha dan akomodasi serta sarapan.

Categories
Pariwisata

Mari Bewisata Sekaligus Mandi Bersama di Pulau Kakaban Kepulauan Derawan Kalimantan Timur


Dari atas perairan biru yang tenang, sebuah dermaga membentang panjang, menghubungkan ke daratan pulau. Sebuah pulau yang hanya diselimuti pepohonan rindang, namun sangat istimewa, karena di dalamnya terdapat danau berair payau.

Lautan dan pepohonan rindang memeluk danau berair jernih itu. Di danau itu, puluhan ribu ubur-ubur tak bersengat berenang bebas. Ini yang membuatnya makin istimewa karena dapat mandi bersama ubur-ubur. Fenomena ini hanya dapat Anda temui di Pulau Kakaban, Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Dari dermaga, papan kayu berwarna kuning bertuliskan “Selamat Datang di Pulau Wisata Kakaban” menjadi pintu masuk wisatawan yang datang. Di depannya, kita hanya dihadapkan pada sebuah tangga kayu nan terjal. Di kiri dan kanannya hanya ada pepohonan hijau yang tumbuh di antara bebatuan karst.

Kurang lebih lima menit berjalan naik menapaki tangga kayu itu, sampailah pada sebuah pemandangan menakjubkan, yakni danau ubur-ubur yang membentang luas di bawah sana. Turunlah perlahan melewati anak tangga berikutnya untuk mencapai tepi danau tersebut. Berhati-hatilah, karena tangga cukup terjal dengan kemiringan hampir 90 derajat.

Dari atas dermaga di tepian danau, kita dapat melihat ubur-ubur atau yang dikenal jellyfish itu dengan mata telanjang. Ubur-ubur ini seakan menggoda pengunjung untuk lekas menceburkan diri ke air. Di sini Anda dapat berenang bebas dan mandi bersama mereka.

Berenang hingga ke tengah danau, ubur-ubur makin banyak ditemui. Mereka kian mengelilingi dan tersentuh lembut di kulit. Di sinilah akan merasakan sensasi bermandikan ubur-ubur di tengah danau berair payau.

Tidak seperti ubur-ubur yang kita temui di laut, ubur-ubur ini memang tidak bersengat. Mereka kehilangan kemampuan menyengat karena telah mengalami evolusi yang cukup lama ketika terperangkap dalam danau ini.

Dinding karst yang terjal membuat air terperangkap di dalamnya hingga membentuk danau ini. Pulau Kakaban pun berbentuk seperti angka sembilan. Dalam bahasa setempat, Kakaban berarti “memeluk”‘, sehingga sering diartikan pulau yang memeluk danau.

Di danau berair payau inilah, para penghuninya, termasuk ubur-ubur harus menyesuaikan diri untuk bertahan hidup. Keterbatasan makanan, membuat mereka beradaptasi dengan dengan alga. Alga di sini merupakan penghasil makanan yang dibantu dengan bantuan sinar matahari.

Danau Ubur-ubur Terbesar di Dunia

Menurut catatan, hingga kini hanya ada dua di dunia danau ubur-ubur yang serupa. Satu, di Pulau Kakaban Indonesia dan Pulau Palau, Mikronesia, di kawasan Tenggara Laut Pasifik yang berjarak ribuan kilometer dari Filipina.

Danau ubur-uburnya pun dikatakan yang paling luas di dunia. Luasnya sekitar 5 kilometer persegi dengan luas pulau 774,2 hektar.

“Ya, dari penelitian, dan kata tamu-tamu saya yang dari Jerman mengatakan danau ini lebih luas dari yang di Palau,” ujar Cipto, salah satu pemandu wisata di Kepulauan Derawan.

Pulau Kakaban pun disebut sebagai spesies ubur-ubur terbanyak di dunia. Ada empat jenis ubur-ubur di Kakaban, sedangkan di Palau hanya ditemukan dua jenis. Keempat jenis ubur-ubur tersebut adalah Aurelia aurita, Tripedalia cystophora, Martigias papua, dan Cassiopeia ornata.

Aurelia merupakan jenis ubur-ubur yang bertubuh bening. Saat berenang di Danau Kakaban ubur-ubur ini agak sulit terlihat. Namun kerap ditemui saat berada di antara jenis Martigias papua. Jenis Martigias ini merupakan yang paling banyak ditemui di Kakaban. Warnanya bening dan agak kecoklatan berbentuk seperti jamur. Sedangkan Tripedalia berbentuk kecil sebesar jari telunjuk.

Terakhir dan yang paling unik adalah jenis Cassiopeia atau yang sering disebut ubur-ubur terbalik. Cassiopeia menempatkan alga pada kakinya. Karena alga membutuhkan cahaya matahari untuk mendapatkan makanan, maka ubur-ubur ini pun harus berenang terbalik untuk mendapatkan cahaya matahari. Evolusi selama jutaan tahun lamanya membuat mereka memiliki bentuk dan sifat yang unik.

Pemerintah daerah setempat pun telah berkomitmen untuk menjaga keaslian Pulau Kakaban dengan melarang didirikannya penginapan atau resort di Pulau ini. Dengan kata lain pulau ini tidak boleh dihuni manusia.

“Kita harus menghargai komitmen daerah, seperti peraturan bahwa kakaban tidak boleh ada penghuni. Tempat ini marine-nya sangat kaya,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Mari Elka Pangestu saat mengunjungi Kepulauan Derawan, Senin (16/7/2012).

Berenang bersama ribuan ubur-ubur itu hanya bisa Anda rasakan di Indonesia. Wisatawan asing bahkan berbondong-bondong untuk menyaksikan eksotisme Pulau Kakaban. Sebuah keindahan alam yang tak ada duanya.

Categories
Pariwisata

Gereja Blenduk Daya Tarik Pesona Kota Lama Semarang


Kawasan kota lama memang masih cukup memikat untuk dikunjungi. Berbagai bangunan kuno zaman Belanda menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung di kawasan kota lama Semarang yang berada tidak jauh dari jantung kota.

Kota lama yang cukup luas ini terletak di dekat pasar Johar, pasar tradisional terbesar di Semarang. Salah satu bangunan yang cukup memikat yakni Gereja Blenduk. Sebuah bangunan dengan kubah pada puncak gereja yang cukup menonjol, sehingga oleh orang Jawa disebut mblenduk atau blenduk. Di bagian kanan dan kiri bangunan utama terdapat menara dengan kubah kecil diatasnya.

Gereja tertua di Jawa Tengah yang dibangun sejak 1753 ini sudah mengalami berbagai perubahan. Awalnya, berbentuk rumah panggung Jawa, dengan atap yang sesuai dengan arsitektur Jawa. Setelah mengalami berbagai perombakan, pada 1894 gedung ini dibangun kembali oleh H.P.A. de Wilde dan W.Westmas dengan dua menara dan atap kubah dengan penutup lapisan logam seperti saat ini. Keterangan mengenai Wilde dan Wetmas ini tertulis pada kolom di belakang mimbar. Kini, gereja tersebut resmi bernama GPIB-Immanuel (Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat).

Berbeda dari bangunan lain yang tidak menonjolkan bentuk, gedung dengan gaya neo klasik yang terletak di Jalan Letjen Suprapto No.32 sangat mudah dikenali karena gaya arsitekturnya yang lebih menonjol dari bangunan lain di sekitarnya. Hingga kini, gereja masih aktif digunakan untuk kebaktian Minggu dan peribadatan di hari-hari besar keagamaan.

Persis di samping gereja tersebut terdapat Taman Srigunting yang cukup rindang. Di taman ini, banyak wisatawan yang sekedar duduk-duduk menikmati suasana kota lama sembari menikmati sedikit jajanan yang dijual pedagang. Ruangan gereja juga memiliki interiornya yang cantik, dihiasi lampu gantung kristal, bangku-bangku ala Belanda dan kursinya yang semua masih asli. Di dalam ruang memang tidak terlalu besar, namun arsitektur bangunan ini sangat mengesankan.

Bangunan lain yang juga merupakan bangunan kuno di sekitar kawasan itu yakni Gedung Jiwasraya, kantor Kerta Niaga, gedung Marba, Stasiun kereta api Tawang. Dan sejumlah bangunan kuno lain yang juga masih terawat dan digunakan. Selain untuk menikmati suasana kota lama, bangunan ini juga menjadi tempat favorit untuk melakukan foto prewedding.

Bukan hanya dari warga Semarang, warga luar Semarang juga melakukan foto prewedding di kawasan ini. Sayangnya, jika malam kawasan kota lama belum begitu bergairah. Pemkot Semarang sendiri telah memiliki berbagai program untuk kawasan ini. Antara lain menghidupkannya dengan berbagai pertunjukan seni di malam hari serta city walk di hari-hari tertentu. Namun hingga kini niatan tersebut belum juga terlihat. Selain itu, rob dan banjir juga masih menjadi masalah yang belum teratasi untuk kawasan ini.

“Kawasan kota lama memang selalu membuat saya kangen untuk kesini, dan harus dipertahankan,”ungkap Susanti (27) salah satu wisatawan asal Magelang yang ditemui.

Categories
Pariwisata

Taman Nasional Lore Lindu Tempat Wisata Akhir Pekan Menarik Di Sulawesi


Taman Nasional Lore Lindu, di jantung pulau Sulawesi bisa jadi pilihan liburan akhir pekan yang menarik. Hutan tropisnya kaya dengan flora dan fauna khas. Beberapa enclave-nya cocok jadi tempat tujuan wisata keluarga. Salah satunya adalah Danau Tambing. Di danau ini kita tidak cuma bisa menikmati indahnya panorama alam, tapi juga bisa menikmati riuh rendah dan merdunya kicau burung-burung khas Sulawesi.

Hari masih pagi. Kabut masih menyungkup kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Dingin terasa menusuk tulang. Tapi indahnya panorama alam mengobati mata dan hati. Segar rasanya pikiran. Terletak tak jauh dari jalan poros Palu-Napu, sekitar 80 kilometer ke arah selatan Kota Palu, Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, Taman Nasional seluas 217.000 hektare ini mudah dicapai dengan sepeda motor juga mobil.

Ada beberapa daerah kawasan hutan dan non-hutan yang membangun Taman Nasional ini. Salah satunya adalah Danau Tambing dengan ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut. Dari Palu jaraknya sekitar 80 kilometer. Danau ini menjadi pilihan para pencinta burung dan juga penyuka petualangan alam bebas.

Lokasi Danau Tambing adalah bagian dari salah satu kawasan Taman Nasional di Indonesia. Terletak di wilayah Kabupaten Donggala, Sigi dan Poso. Taman Nasional Lore Lindu ditetapkan sebagai Cagar Biosfir oleh United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengurusi pendidikan, ilmu pengetahun dan budaya, pada tahun 1977.

Di kawasan ini kita bisa menemukan sekitar 263 jenis burung. Bahkan, sebanyak 30 persen di antaranya merupakan endemik, artinya tidak bisa ditemukan di daerah lain. Di Danau Tambing, kita bisa menemukan antara lain Nuri Sulawesi (Tanygnatus sumatrana), Kakatua (Cacatua sulphurea), Rangkong (Buceros rhinoceros dan Aceros cassidix) atau Pecuk ular (Anhinga rufa).
Indahnya panorama alam, riuhnya kicau burung akan menyambut kita sesampainya di tepi Danau Tambing. Kabut pagi masih menggantung di atas danau yang luasnya tak sampai 1 hektare itu.

Danau ini juga menjadi ladang pencaharian warga setempat. Mereka, para nelayan rimba mengail dan menjala ikan mujair dan juga belut di danau ini. Idris Tinulele (38), warga setempat, bisa memandu kita menyusuri kawasan ini. Idris adalah sarjana Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako yang sudah meneliti di kawasan ini sejak lama. Ia hafal sebagian besar jenis burung di kawasan ini dan juga bisa menirukan kicauannya. Ia punya tips bila berwisata di sini.

“Kita harus sabar dan tenang juga betah berlama-lama bila berada di sini. Itu supaya bisa melihat burung-burung keluar dari sarangnya dan menikmati merdu kicauannya,” saran Idris.

Baru dua jam berada di kawasan ini, sudah 9 jenis burung yang kami temui. Dua diantaranya adalah burung kipasan Sulawesi (Rhipidura teysman) dan burung kancilan ungu (maroon-backed whistler). Kedua burung ini sangat mungil, ukurannya tak lebih besar dari salak pondoh. Kicauannya sangat merdu. Dua burung ini benar-benar endemik Sulawesi dan hanya bisa ditemui di Taman Nasional Lore Lindu. Kami dan para wisatawan lainnya beruntung dapat menjumpai dua burung nan elok ini.

“Sungguh menakjubkan, suaranya itu bagus sekali. Andai kata saya bisa miliki ini burung, saya jadikan koleksi saya. Sayangnya, saya masih penasaran melihatnya, eh sudah terbang,” kata Kasdun, salah satu wisatawan.

Idris dengan bersemangat menceritakan pengalamannya menjumpai banyak jenis burung khas di Danau Tambing. Salah satunya adalah burung maroon-backed whistler atau burung Kancilan Ungu ini. Ia menceritakan pengalamannya ketika mengantar turis mancanegara berkeliling kawasan bird watching di Taman Nasional Lore Lindu untuk melihat burung Kancilan Ungu ini.

“Bulan September tahun 2009, saya pernah mengantar oma-oma dari Swedia. Dia bilang belum mau mati kalau belum lihat burung ini. Kalau kemarin dia tidak dapat lihat burung itu, dia mau balik lagi sendiri. Untung kita dapat dekat pos itu, senangnya dia. Dia kasih tip buat saya 100 dolar,” aku Idris sambil terkekeh.

Idris mengatakan, jika mengamati empat hingga lima hari ke depan kita bisa menjumpai 100 spesies burung di kawasan danau Tambing Anaso.

Nah, jika suatu waktu Anda berniat berkunjung ke Danau Tambing, berikut tips yang bisa jadi panduan menikmati indahnya panorama danau juga merdunya kicauan burung-burung khas di sana. Sebaiknya untuk berkunjung ke sana di pagi hari. Itu waktunya burung-burung keluar dari sarang mereka, dan mempertontonkan orkestra alam yang luar biasa.
Karena lokasi danau berada di ketinggian 1700 mdpl, sebaiknya memakai jaket tebal, karena cuacanya sangat dingin. Jangan lupa membawa perbekalan yang cukup. Jika terbiasa di alam bebas, bisa membawa nesting atau alat masak lainnya, sekadar memasak kopi atau mi instan.

Dari Palu, Danau Tambing dapat dicapai dengan kendaraan umum dengan biaya Rp 50 ribu sekali jalan. Bisa pula naik sepeda motor atau mobil sewaan seharga Rp 250 ribu per hari di luar bensin dan tip buat sopirnya. Jarak tempuh paling lama sekitar 2 jam karena sebagian jalanan tengah diperbaiki.

Bila ingin menginap, bawalah sleeping bag dan tenda dump untuk alas tidur. Ada shelter, pondokan Polisi Hutan (Polhut) didirikan di sana, namun kondisinya kini kotor tak terurus. Tapi kalau hujan Anda bisa berteduh di shelter ini.

Bagi pehobi mancing, jangan lupa membawa alat pancing. Ada ikan mujair, ikan mas dan belut menunggu di sana. Tentu akan mengasyikan bila sempat membakar ikan di sekitar Danau Tambing ini. Bagaimana, Anda tertarik? Segeralah siapkan rencana berakhir pekan di Danau Tambing. Oh, hampir lupa, bila ingin menikmati burung-burung khas ini, jangan lupa membawa teleskop, juga kamera minimal yang memakai lensa 70 milimeter. Jadi, siap-siap!

Categories
Pariwisata

Wisata Di Desa Sawinggrai Dari Nonton Cenderawasih Menari Hingga Beri Makan Ikan


Siapa yang tak ingin berwisata ke Raja Ampat? Hampir dipastikan, sebagian besar pecinta wisata bahari pernah bermimpi jalan-jalan ke Raja Ampat. Kepulauan yang terletak di kepala burung Papua itu menyajikan keindahan alam bawah laut maupun atas laut.Tengok saja desa-desa wisata yang ada di Raja Ampat.

Beberapa hari lalu, Kompas.com berkesempatan mengunjungi salah satu desa wisata Raja Ampat, yakni Desa Sawinggrai yang terletak di Distrik Meos Mansa, Raja Ampat, Papua Barat. Perjalanan menuju desa yang terkenal dengan pertunjukkan cenderawasih menari itu terasa menyenangkan.

Untuk mencapai Desa Sawinggrai, Anda dapat berangkat dari Waisai, Ibukota Raja Ampat. Jarak Waisai-Sawinggrai dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2-4 jam, tergantung jenis kapal yang Anda tumpangi. Selain dari Waisai, Sawinggrai dapat juga dicapai dengan menyewa kapal cepat dari Pelabuhan Usaha Mina, Sorong.

Adapun biaya perjalanan dari Waisai ke Sawinggrai, bervariasi tergantung jenis kapalnya. “Kalau numpang perahu masyarakat, Rp 100 ribu, kalau sewa kapal cepat Rp 500 ribu,” kata Kepala Desa Sawinggrai, Loius Dimara.

Setelah menginjakkan kaki di Desa Sawinggrai, Anda akan disambut keramahtamahan penduduknya yang menenteramkan hati. Suasana desa yang nyaman dan tenteram membawa kita lari sejenak dari kungkungan rutinitas sehari-hari. Di sana, Kompas.com yang ikut rombongan Adira Beauty X-Pedition, langsung disambut dengan tarian Makakero.

Menurut Loius, tarian tersebut merupakan tarian sambutan untuk menghormati para tamu. Baik anak-anak, wanita, dan pria, bersama-sama menarikan Makakero menyambut tamu yang dianggap penting. Barisan anak laki-laki berada di depan. Mereka membawa panah yang diayun ke kanan ke kiri, atas, dan bawah, sambil bergerak maju seolah membuka jalan untuk barisan wanita yang membawa cawan keramik di belakangnya. Paling belakang, ada barisan pria yang memainkan alat musik dan bernyanyi.

Alunan musiknya, membuat penonton ikut bergoyang! Para penari dan penyanyi Makakero tampak mengenakan pakaian khas Papua Barat. Dalam upacara penyambutan tersebut, para tamu diminta mencelupkan kaki di cawan keramik berisi air bunga yang sudah dibawa penari wanita. “Ini simbol kalau tamu yang datang sudah kita terima, kita hormati,” kata Loius.

Cenderawasih Menari

Lalu, apa yang bisa dilakukan wisatawan di Desa Sawinggrai? Menurut Loius, wisatawan yang datang ke Desa Sawinggrai bisa menonton kelincahan burung cenderawasih yang menjadi maskot Papua, menari di habitat aslinya. Pemantauan cenderawasih dilakukan di rumah-rumah kayu yang disediakan. Masyarakat desa telah memetakan lokasi cenderawasih menari dan mencari makan.

Ada empat jenis cenderawasih yang bisa dilihat di Sawinggrai, yakni cenderawasih merah (Paradisaea rubra), cenderawasih belah rotan (Cicinnurus magfinicus), cenderawasih kecil (Paradisaea minor), dan cenderawasih besar (Paradisaea apoda). Dari empat jenis ini, cenderawasih merah menjadi maskot Desa Sawinggrai.

Loius mengatakan, untuk dapat menikmati tarian cenderawasih tersebut, wisatawan harus rela mendaki bukit Manjai Sawinggrai selama kurang lebih 30 menit. Namun demikian, kelelahan Anda pasti akan terbayar setelah melihat keindahan cenderawasih menari. Atraksi menari ini merupakan ritual kawin burung cenderawasih. Para pejantan akan berkumpul untuk bersaing memperlihatkan keelokan bulunya untuk menarik perhatian burung betina.

Hanya saja, menurut Loius, atraksi menari cenderawasih tidak dapat disaksikan setiap waktu. Burung cantik itu hanya menari pada pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 09.00 dan sore hari sekitar 16.00 hingga 17.00.

Selain melihat atraksi burung cenderawasih, wisatawan dapat memberi makan ikan atau melakukan snorkeling di pantai desa Sawinggrai. Ikan-ikan liar di sekitar dermaga tak segan-segan datang berebut makanan di tangan Anda ketika Anda mencelupkan tangan ke dalam air. Sungguh mengesankan!

Penginapan

Jika Anda ingin bermalam, masyarakat di Desa Sawinggrai menyediakan homestay yang dapat disewa. Ada sekitar dua homestay yang dibungun di atas laut di sekitar dermaga. Setiap homestay terdiri dari dua ruangan kamar dan sebuah ruangan besar seperti ruang tamu. Tersedia pula kursi-kursi rotan dan tempat tidur sederhana di setiap homestay yang beratapkan jerami tersebut. Biaya sewanya, cukup terjangkau. Untuk semalam, dikenakan tarif Rp 500 ribu per orang. Harga tersebut sudah termasuk tiga kali makan, memberi makan ikan, snorkeling, dan menonton atraksi cenderawasih.

Makanan yang disediakan pun menggugah selera, seperti ikan, cumi, udang, dan hasil laut lainnya yang diolah sedemikian rupa. Jika berminat, Anda juga dapat mencicipi sagu kelapa yang dibakar dalam cetakan dan rasanya, hmmm… patut dicoba!

Categories
Pariwisata

Cara Menikmati Akhir Pekan yang Asyik Dan Ramah Lingkungan Di Bogor


Ditemukan oleh Gubernur Jenderal Belanda, GW Baron Van Imhoff, kota asri yang bertetanggaan dengan Jakarta ini, dipilih sebagai tempat peristirahatan bagi orang-orang Belanda yang bekerja di Batavia. Buitenzorg, yang berarti terlepas dari kesulitan, menjadi cikal bakal nama Bogor. Akhir pekan ini menjadi saat yang tepat bagi Anda untuk melepaskan diri dari segala kesulitan, dengan bercengkrama bersama elang, cemal-cemil jajanan khas Bogor sampai menikmati panorama Bogor dari atas langit.

Dua jam saja waktu yang dibutuhkan untuk mencicipi sukacita akhir pekan di kota hujan ini. Kota tepat untuk bersantai, belanja, hingga memanjakan lidah dengan beragam kuliner. Urang Sunda bilang, “Di Bogor sagala aya” alias segalanya ada di Bogor.

Jumat. Ingin menambah koleksi tas-tas cantik Anda? Singgahlah sebentar di kawasan Tajur. Sepanjang jalanan, berderet gerai-gerai yang menyediakan tas dengan aneka bentuk dan warna, yang siap anda bawa pulang. Berbicara tentang kuliner, disinilah surga untuk cemal-cemil. Anda tak akan kesulitan mencari jajanan khas di setiap sudut kota. Seperti bir kocok yang terletak di Jalan Siliwangi.

Eits namanya memang bir, tapi tenang ini tidak memabukkan. Seluruh bahan untuk membuat bir kocok Bogor ini hanyalah rempah-rempahan yang dikocok bersama dengan gula. Ada cengkeh, jahe, dan kayu manis, yang berpadu dengan gula pasir serta gula aren. Cukup dengan Rp 2.000 Anda bisa menikmati kesegaran bir kocok yang menghangatkan tubuh.

Selain popular dengan jajanan yang beragam dan pastinya lezat, Bogor juga dikenal sebagai habitat burung elang di Pulau Jawa. Anda ingin melihat secara dekat burung karnivora galak dan gagah? Suaka elang lah tempatnya. Terletak di Kampung Loji, Kecamatan Cigombong. Pusat rehabilitasi ini bagian dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Oya jangan lupa membayar tiket masuk seharga Rp 2.500.

Hutan hujan tropis terbesar di Pulau Jawa seluas 113.357 hektar ini menjadi lingkungang yang nyaman bagi populasi elang jawa. Jangan sekali-kali pun kita merusak alam nan asrinya ya? Berdiri sejak tahun 2008, di suaka elang ini terdapat 3 jenis elang yang direhabilitasi, elang ular bido, elang brontok dan elang jawa.

Sembilan individu tersebut masing-masing menempati kandang transit, kandang display, dan kandang rehabilitasi. Kandang transit digunakan untuk elang-elang yang baru saja masuk pusat rehabilitasi, kandang display bagi elang yang sudah memasuki tahap pemulihan, dan kandang rehabilitasi bagi elang-elang yang sudah siap dilepas ke alam liar.

Pengunjung, hanya diperkenankan melihat elang-elang yang ada di kandang display. Karena seperti halnya mahluk hidup dalam kondisi sakit, mudah stres, sehingga memperlambat proses penyembuhan.

Karena elang-elang ini masih dalam masa rehabilitasi, tidak semua elang peka dengan mangsanya. Semakin tinggi tingkat kepekaannya, semakin layak elang tersebut dilepas ke alam bebas. Jangan terlalu dekat dengan elang jika ia sedang makan yah, biasanya mereka akan merasa terancam dengan keberadaan manusia. Anda pun bisa memberi makan elang-elang ini dengan menghubungi petugas suaka elang.

Jika berminat, Anda juga bisa loh menjadi orang tua asuh bagi elang-elang yang ada di suaka elang. Tertarik?

Sabtu. Udara sejuk dan pesona alam yang indah di kawasan seluas 1.700 hektar ini, telah mencuri hati banyak orang. Termasuk mantan Presiden Ir. Soekarno yang kerap berkunjung untuk beristirahat di Lido. Anda bahkan bisa menginap di villa favorit Bung Karno yang kabarnya villa ini didedikasikan Bung Karno untuk putrinya, Megawati.

Penginapan-penginapan yang berada di Lido awalnya dibangun sebagai hadiah untuk Catharina Anna Beemster, oleh sang suami Antonius Johanes Ludoficus pada tahun 1935. Dari nama sang Belanda itulah, nama Lido berasal.

Danau seluas 30 hektar dengan pulau mungil di tengahnya, menambah keindahan Lido, Bogor. Warga lokal mengenalnya dengan Situ Cigombong. Berbagai fasilitas pun disediakan untuk melengkapi liburan para wisatawan. Kolam renang, rakit bambu, hingga sepeda air yang bisa Anda gowes mengelilingi danau buatan ini. Bahkan Anda juga bisa mampir di warung terapung untuk menikmati jagung bakar dan menghilangkan dahaga dengan segarnya kelapa. Bagi yang membawa bekal dari rumah, boleh loh berpiknik di pinggir danau.

Tepat di seberang danau, Lido Lake Resort menjadi alternatif bagi Anda yang memutuskan bermalam di kawasan Bogor. Dengan konsep one stop adventure, tampaknya akan sangat betah yah berlama-lama di resort ini. Belum lagi kamar luas nan nyaman yang sangat cocok untuk keluarga. Harga kamar dimulai dari Rp 823.000 untuk Superior hingga Rp 3.360.000 untuk kamar dengan tipe Lido Suite.

Ingin mendapatkan suasana berbeda dengan menginap di dalam tenda? Tak perlu ragu mengajak kawan-kawan untuk outbond di Lido Lake Resort. Selain fasilitas lengkap dan lahan luas yang masih asri, salah satu yang menjadi keunggulan dari resort ini adalah fasilitas Lido Family Spa. Relaksasi di akhir pekan dengan racikan alami yang niscaya akan mempercantik penampilan Anda. Cobalah paket perawatan Royal Golden Spa menggunakan Coklat.

Minggu. Masih di Lido Lake Resort, Anda bisa berkeliling menikmati suasana komplek resort, menggunakan mobil golf alias golfcart. Walaupun kecepatan maksimal mobil ini hanya sekitar 15 km/jam, tetap berhati-hati yah.

Pengejar adrenalin, silakan menjajal keberanian dengan terbang menggunakan gantole ataupun pesawat-pesawat milik Solo Wings Air Club. Dengan masuk ke dalam kantong kepompong, alias harness yang menggantung di rangka gantole, Anda akan ditarik dengan pesawat dan terbaannggg….

Olahraga yang semula bernama hang gliding ini, mulai dikenal di Indonesia sejak tahun 1977. Bagi yang tertarik menekuni gantole, Anda juga bisa berlatih di Lido.

Selain gantole, aerosport yang harus anda coba adalah terbang menggunakan gantole bermesin atau microlight. Pesawat kecil berkapasitas 2 orang tersebut akan membawa anda berkeliling langit Lido. Oya bagi yang masih di bawah umur 12 tahun tidak diperkenankan berwisata menggunakan pesawat microlight.

Karena udara di atas cukup dingin, sebaiknya kenakan jaket, sepatu tertutup, serta helm. Pastikan perlengkapannya yang Anda gunakan, sudah memenuhi prosedur yah. Selama Anda di tangan profesional, dan mendengarkan arahan dengan cermat, tak perlu khawatir. Miniatur Bogor dari ketinggian 3.000 kaki di atas permukaan laut, awesome! Dengan kecepatan rata-rata pesawat 35 knot per jam, Anda benar-benar takjub dibuatnya. Amazing! Pengalaman yang sungguh luar biasa.

Categories
Film

Pemutaran Film Perdana Batman The Dark Knight Rises Telan 14 Korban Jiwa


Sebanyak 14 orang tewas dan 50 lainnya luka-luka akibat tembakan jarak dekat yang dilepaskan pria bertopeng kala pemutaran perdana film Batman di Teater Film Century Aurora 16, Denver, Colorado, Amerika Serikat. Tragedi itu terjadi pada Jumat, 20 Juli 2012, waktu film Batman: The Dark Knight Rises diputar pada jam tengah malam.

Kata seorang saksi mata, waktu Batman muncul di layar, tiba-tiba saja muncul lelaki berbaju besi dengan masker gas air mata yang menutup mukanya. Dengan satu senapan laras panjang, pria itu menghadap ke arah penonton dan memberondong mereka dari jarak dekat.

“Akibatnya, seorang bayi,beberapa penonton cilik, dan remaja menjadi korban,” kata kepala kepolisian Daniel J. Oates.

Dari 14 orang yang meninggal, kata Oates, sebanyak 10 korban tewas di tempat. Sedangkan empat lainnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Menurut kantor berita 9News, si pelaku memasuki bioskop beberapa menit setelah film dimulai. Waktu itu, penonton mendengar suara berdesis dan asap. Kemudian terdengar suara berondongan peluru.

Oates menjelaskan, polisi menangkap pelaku yang tengah berdiri di depan teater sambil membawa senapan dan pistol. “Selain senapan di tangan pelaku, kamu menemukan dua senjata di mobil penembak yang terparkir tak jauh dari bioskop,” ujarnya.

Tiga orang warga negara Indonesia menjadi korban penembakan pada pemutaran perdana film The Dark Night Rises di Denver, Colorado, Amerika Serikat.

Mereka adalah Anggiat M. Situmeang, 45 tahun; istrinya Rita Paulina Situmeang, 45 tahun; dan putra mereka Prodeo Et Patria Situmeang, 15 tahun.

Konsul Protokol dan Konsuler Konsulat Jenderal RI di Los Angeles, Sri Wahyuni mengatakan Rita mengalami luka paling parah. Ibu satu anak ini menderita luka tembakan di lengan kiri dan kaki kiri hingga retak pada tulang keringnya.

“Saat ini Rita di rawat di Rumah Sakit Denver Health Medical Center,” kata Sri kepada Tempo, Sabtu, 21 Juli 2012.

Sementara suaminya, Anggiat menderita luka memar di mata sebelah kiri akibat serpihan dinding yang terkena tembakan peluru. Ketika itu, ia hendak menyelamatkan diri dengan berlari menuju pintu keluar.

Anggiat tengah menemani Rita di ruang rawat inap di rumah sakit yang sama. Sedangkan putra pasangan ini, Prodeo masih dirawat di Rumah Sakit University of Colorado dan dilaporkan berada dalam keadaan stabil. Prodeo menderita luka tembak di punggung bawah sebelah kiri.

Tak disangka pemutaran sekuel film Batman yang memperoleh animo besar masyarakat akan cerita kepahlawanan ini berubah menjadi arena pembunuhan yang mencekam dan menakutkan.

Polisi menetapkan James Eagan Holmes, 24 tahun, sebagai tersangka utama peristiwa penembakan tersebut. Ironisnya, pelaku pembunuhan tunggal ini adalah mahasiswa yang dikenal cerdas dan berprestasi. Dia adalah peserta progam Doctoral di University of Colorado School of Medicine di Aurora. Menurut saksi mata, James melemparkan 2 tabung gas air mata ke kerumunan penonton yang sudah duduk di dalam bioskop.

Sri Wahyuni menjelaskan para saksi korban mengaku James mulai menembak setelah gas keluar dan asap mendesis. Pertama-tama, James menembakkan senjatanya ke atas kemudian mulailah peluru-peluru itu berjatuhan dari atas menimpa para penonton. Sontak suasana gelap dan keributan terjadi.

Para penonton berlarian menyelamatkan diri lewat pintu keluar. Di saat itulah peluru-peluru nyasar mulai menyerbu mereka. Ketika ditangkap, James yang pada waktu itu memakai pakaian hitam anti peluru, berhelm dan jaket anti peluru, serta masker anti gas dan sarung tangan hitam, hanya mengatakan pada polisi yang menangkap bahwa dia hanyalah “the joker”, tukang bercanda.

Categories
Transportasi

Bus Transjakarta Yang Ideal Versi Ahok


Transjakarta menjadi sarana transportasi alternatif bagi warga Ibu Kota. Namun, tak jarang warga mengutarakan keluhannya soal Transjakarta. Mulai dari waktu tunggu yang terlalu lama, sampai kelebihan muatan.

Calon Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama, memiliki trik agar Transjakarta bisa memberikan layanan maksimal bagi warga Ibu Kota. Pertama, menurut Ahok, jumlah armada Transjakarta yang dioperasikan terlalu sedikit.

“Bus hanya tersedia 520 unit, padahal idealnya setiap koridor ada 120-150 unit,” kata Ahok ketika mengunjungi kantor Tempo di Velbak, Jakarta, kemarin. Alasan minimnya jumlah armada pun klasik, yaitu masalah dana.

Dana, kata Ahok, seharusnya tidak menjadi hambatan untuk menyediakan lebih banyak armada. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta bisa dimanfaatkan. Namun, jika APBD tak bisa menjadi jawaban atas masalah dana, maka sektor swasta bisa dilibatkan untuk menjawab masalah penyediaan armada Transjakarta.

“Selama ini pemerintah daerah enggan melibatkan sektor swasta karena takut tidak bisa dikendalikan. Keterlibatan swasta dengan konsorsium bisa jalan dengan perjanjian yang jelas,” katanya.

Ahok juga sempat menawarkan salah satu solusi untuk menjawab masalah anggaran. Di Jakarta, beberapa perusahaan seringkali memasang billboard untuk iklan. Menurut Ahok, “bayaran” sewa billboard tersebut digunakan untuk membeli satu unit bus transjakarta.

“Nanti bus-nya diberi cap perusahaan yang memasang iklan tersebut. Saya rasa orang Jakarta tidak akan keberatan,” katanya. Solusi ini, menurut Ahok, bisa menarik masyarakat untuk menggunakan Transjakarta. Minimnya jumlah armada membuat satu armada Transjakarta yang seharusnya dipenuhi 85 orang akhirnya disesaki oleh 125 orang.

Pengawasan terhadap awak Transjakarta yang “nakal” juga bisa dilakukan dengan sistem kontrol berbasis Global Positioning System (GPS). Dengan GPS ini, bisa diawasi pukul berapa satu unit bus berangkat, kecepatan bus, kilometer bus, apakah disengaja atau memang karena macet bahkan pengemudi bisa langsung diingatkan jika dirasa terlalu cepat mengemudi. “Sistem GPS ini murah. Mahasiswa di beberapa universitas sudah pernah mengembangkannya,” katanya.

Jika masalah armada serta “terhambatnya” traffic armada bisa diatasi, Ahok yakin masyarakat akan berpaling ke bus Transjakarta. “Mereka membawa mobil macet, melihat Transjakarta sudah renggang, nah mereka pasti pindah. Hukum pasar nantinya akan berlaku,” katanya. Dengan sistem tersebut, konsep Transjakarta di mana armada lewat setiap tiga sampai lima menit pun bisa terealisasi.

Untuk menarik kalangan menengah-atas, jika nanti terpilih, Ahok berencana untuk menyediakan sebuah “paket hemat.” “Mereka bayar Rp 300 ribu per bulan, itu sudah termasuk bus Transjakarta dengan feeder-nya,” katanya.

Categories
Berbudaya Pariwisata

Hati Hati Bila Menggunakan Kata Membutuhkan Nasi Liwet Di Malaysia


Jika berpelesiran atau bepergian ke Malaysia, Anda harus hati-hati memakai kata “membutuhkan” jika berbincang dengan penduduk setempat. Sebab, kata kerja dengan kata dasar “butuh” itu memiliki arti sangat jauh berbeda dengan di sini.

“Bisa-bisa Anda justru dituduh melakukan pelecehan seksual,” kata Karana Wijaya, salah satu pemandu wisata dari Indodream, yang pernah pergi ke Negeri Jiran itu, Kamis, 19 Juli 2012.

Ternyata, kata “butuh” artinya adalah kelamin perempuan dalam bahasa Malaysia. Membutuhkan berarti seperti ”berhubungan badan”. Kalau tidak mengerti soal itu, lebih baik bertanya dulu soal bahasa negara itu.

Meskipun kata-katanya sama (homonin), bisa jadi maknanya jauh berbeda. Padahal Indonesia dan Malaysia bisa dikatakan masih serumpun, juga dalam bahasa. “Lebih baik kata membutuhkan diganti memerlukan,” kata dia.

Memang, kata Nor Aznan Sulaiman, Direktur Tourism Malaysia, banyak kata dalam bahasa Indonesia yang sama. Namun sangat berbeda arti. Selain kata kerja “membutuhkan” yang sangat berbeda arti, juga kata “pantat”.

Dalam bahasa Indonesia, pantat berarti bagian tubuh manusia yang terletak di belakang dan di atas kaki atau bokong. Namun, kata “pantat” di Malaysia artinya sama dengan ”butuh” atau ”kemaluan perempuan”.

Dengan demikian, orang Indonesia juga harus berhati-hati menggunakan kata itu di sana. “Banyak kata yang sama, tetapi artinya sangat berbeda,” kata dia saat berada di Yogyakarta mempromosikan Malaysia Truly Asia.

Contoh lainnya adalah nasi liwet. Jika Anda suka kuliner, maka tidak asing dengan nasi liwet, kuliner asal Solo atau Yogyakarta. Orang Malaysia akan tersenyum jika mengetahui ada nasi liwet.

Sebab, liwet atau liwat di Malaysia berarti ”sodomi”. Karena liwet diabsorbsi dari bahasa Arab “liwath” yang berarti berhubungan seks melalui anus. “Kalau di Malaysia disebut nasi lemak karena bersantan,” kata Aznan sambil tersenyum.

Ada lagi. Kata “sendok”, umpamanya. Jika dikatakan satu sendok gula untuk satu gelas teh, dalam bahasa Indonesia sangat jelas. Namun sendok dalam bahasa Malaysia artinya alat mengambil sayur yang besar.

Sendok dalam bahasa Malaysia disebut sudu. “Kalau satu gelas teh diberi satu sendok gula, maka terlalu manis,” kata dia tertawa terbahak-bahak.

Categories
Beragama

Hilal Tidak Terlihat Di Mataram dan Makassar


Tim pemantau hilal Kantor Wilayah Kementrian Agama NTB, memastikan hilal tidak terlihat di Kota Mataram. Hasil pemantauan telah dilaporlkan ke Kementerian Agama di Jakarta sesaat setelah matahari terbenam.

“Matahari tenggelam di Mataram pada pukul 18.12 Wita. Tim pemantau memastikan hilal tidak terlihat di lokasi pemantauan,” kata Usman, Kepala Kanwil Kemenag NTB di lokasi pemantauan hilal, Kamis (19/7/2012) petang.

Kemenag NTB memantau hilal di Pantai Loang Baloq, Kota Mataram. Pemantauan hilal baru kali ini dilakukan di lokasi ini setelah tahun tahun sebelumnya dilakukan di Bukit Malimbu, Lombok Barat. Lokasi pemantauan hanya berada pada ketinggian 3 meter di atas permukaan laut.

Usman mengatakan, berdasarkan hisab, posisi bulan saat matahari terbenam di Mataram memang berada pada 01 derajat 47 menit 33 detik.

“Jadi kalau mengandalkan mata telanjang memang sulit untuk dilihat. Karena itu tim pemantau menggunakan teropong dan alat batu, tapi juga tidak terlihat. Posisi bulan masih di bawah ufuk,” kata Usman.

Karena itu, lanjut dia, kemungkinan akan ada perbedaan penetapan awal puasa tahun ini. Kemenag sendiri mempersilakan mereka yang berkeyakinan memulai puasa esok hari.

“Tentu saja pemerintah menginginkan tidak ada perbedaan. Sebaiknya memang kita tunggu hasil sidang di kementerian agama malam ini, apakah puasa esok hari atau lusa,” kata Usman.

Ia mengatakan hasil pemantauan hilal telah langsung disampaikan melalui telepon ke Kementerian Agama di Jakarta. Laporan dari seluruh Kanwil Kemenang akan menjadi bahan sidang isbat di Kemenang, malam ini.

Sementara itu, pantauan detikcom di sejumlah masjid di Kota Mataram, banyak yang sudah berbenah untuk mempersiapkan salat tarawih. Kendati begitu umumnya warga Kota Mataram masih menunggu keputusan pemerintah.

Sebagian warga suku Sasak, populasi utama di Lombok, pada Kamis sore hingga petang menggelar tradisi ‘rowah kebian’ sebuah tradisi berdoa bersama di masjid dan musala di lingkungan masing-masing sebagai wujud rasa syukur setelah dipertemukan kembali dengan bulan Ramadan.

Sementara itu sebagian kecil warga yang merupakan Jamaah Thoriqoh Wan Naqsabandiyah di Kelurahan Pagutan, Kota Mataram sudah menjalani puasa pertama hari ini. Mereka mengikuti keputusan pengurus pusat organisasi Thoriqoh Wan Naqsabandiyah Indonesia.

Sebelumnya dilaporkan, hilal tidak terlihat di Makassar. Departemen Agama dan beberapa ormas Islam memantau hilal di lantai IV Mall GTC, kawasan pesisir Tanjung Bunga, Makassar, Kamis (19/7/2012). Hasilnya, tim belum menyaksikan penampakan hilal atau berada di posisi 1 derajat 19 menit.

Departemen Agama dan beberapa ormas Islam di Makassar memantau hilal di lantai IV Mall GTC, kawasan pesisir Tanjung Bunga, Makassar, Kamis (19/7/2012). Hasilnya, tim belum menyaksikan penampakan hilal atau hilal berada di posisi 1 derajat 19 menit.

Kabid Hisab Rukyat Departemen Agama Sulawesi Selatan, Abbas Padil yang ditemui wartawan di lokasi, menyatakan timnya menggunakan teropong milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan memantau hingga matahari terbenam pada pukul 18.05 Wita. Hilal masih di bawah 2 derajat.

“Meskipun hilal sudah di atas ufuk, tapi masih di posisi 1 derajat 19 menit atau di bawah 2 derajat, sehingga kami menganggap hilal belum sepenuhnya nampak. Hasil pengamatan ini kami segera laporkan ke sidang Isbat malam ini,” ujar Abbas.

Sementara itu, beberapa masjid di Makassar sudah berencana menggelar ibadah salat tarawih, seperti masjid Ta’mirul Masajid, di kawasan Jalan Sangir dan masjid-masjid yang berada di bawah naungan ormas Muhammadiyah.

Terlepas dari proses pemantauan Hilal, ratusan anggota jamaah An-Nadzir di kabupaten Gowa, sudah berpuasa sejak hari ini. Dalam menentukan masuknya Ramadan, mereka mengukur air pasang tertinggi di pantai Galesong, Kab. Takalar, Sulsel.