FPI Segel Seven Eleven Di Pejaten


Tindakan penyegelan mini market Seven Eleven di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, oleh Front Pembela Islam Jati Padang dilakukan tanpa sepengetahuan pengurus pusat FPI.

“Kami tidak tahu adanya penyegelan ini,” kata Sekretaris Jenderal FPI, Shobri Lubis, ketika dihubungi Tempo, Ahad, 23 September 2012.

Menurut Shobri, penyegelan ini kemungkinan besar dilakukan atas inisiasi FPI Jatipadang. Shobri menegaskan tindakan tersebut belum dilaporkan kepada pengurus pusat FPI.

Pengakuan senada juga disampaikan juru bicara FPI, Muchsin Alatas. Menurut dia, pengurus pusat FPI tidak pernah diberitahu adanya penyegelan terhadap minimarket di Pasar Minggu.

“Langsung hubungi FPI yang menyegel saja,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, 20 orang massa FPI Jati Padang mendatangi mini market Seven Eleven di Jalan Pejaten Raya, Jatipadang, Pasar Minggu, untuk kemudian disegel pada pukul 22.15, Sabtu malam.

Kepala Kepolisian Sektor Pasar Minggu Komisaris Polisi Adri Desas Furianto mengatakan usai menyegel Seven Eleven di Jalan Pejaten Raya, Jatipadang, Pasar Minggu, massa FPI bergerak ke arah Jalan Raya Tanjung Barat. Menurutnya, FPI berhenti di salah satu tempat hiburan yang tutup.

“Massa FPI ingin masuk ke dalam, tapi kami hadang,” kata Adri kepada Tempo, Ahad 23 September 2012.

Adri akhirnya mengumpulkan massa FPI untuk diberi peringatan keras. Adri mengimbau akan melakukan tindakan tegas kepada Ustad H dan anggotanya jika masih melakukan aksinya. “Diberi peringatan, mereka berjanji tidak akan melakukan aksinya kembali,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Adri, massa FPI pergi ke wilayah Kelurahan Kebagusan untuk melaksanakan pengajian rutin dan halalbihalal di kediaman ustad R di Jalan Kebagusan Raya. “Selama acara itu kami lakukan patroli dengan skala sedang dan acara berakhir hingga pukul 01.00 dengan situasi aman terkendali.”

Sebelumnya, sekitar 20 orang massa FPI Jati Padang mendatangi minimarket Seven Eleven di Jalan Pejaten Raya, Jati Padang, Pasar Minggu, untuk kemudian disegel pada pukul 22.15 tadi malam.

Menurut Adri, massa FPI itu dipimpin oleh Ustad H, yang langsung masuk ke dalam Sevel dan menyuruh karyawan untuk segera tutup. Kemudian, H menempelkan kertas yang bertuliskan “Bangunan ini disegel oleh warga Pejaten Barat atau Jatipadang, karena tidak memiliki IMB, Izin Usaha dan Izin dari warga setempat. “Alasannya hanya tidak ada izin,” ujarnya.

Advertisements

One response to “FPI Segel Seven Eleven Di Pejaten

  1. koq suka2 banget mereka menutup usaha org,?? ormas anjiiiing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s