KPK Tanggap Mahasiswi Di Kamar Hotel Le Meredian Dalam Kasus Suap Impor Daging Namun Belum Ada Pejabat Yang Ditangkap


KPK kembali melakukan operasi penangkapan. Salah satunya adalah seorang perempuan yang ternyata masih berstatus mahasiswi. Perempuan berusia 19 tahun ini mahasiswi di sebuah universitas swasta di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta.

“Dia ikut diamankan karena berada di lokasi, di kamar,” bisik sumber penegak hukum yang enggan disebutkan namanya, Rabu (30/1/2013). Apa peran mahasiswi itu saat penangkapan, ini yang belum diketahui. KPK memastikan akan menjelaskan seluruh peristiwa malam tadi di Hotel Le Meridien, nanti pukul 19.00 WIB.

Pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB menangkap seorang kurir berinisial A di hotel mewah Le Meridien, Jl Sudirman, Jakarta. Selain si kurir, KPK juga mengamankan tiga orang lain. Mereka adalah perempuan yang mendampingi A, sopir dan juga seorang laki-laki yang menjadi saksi penyerahan uang di Hotel Le Meridien, Jakarta. Mereka masih diperiksa di lantai 7 gedung KPK. Penangkapan diduga terkait impor daging sapi.

Ketika ditangkap petugas KPK, si A tengah membawa uang tersebut dalam dua kantong plastik warna putih. Selain itu ada juga uang dalam tas berbentuk kotak memanjang warna gelap. Seluruhnya pecahan seratus ribu rupiah dan jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. Seorang yang ditangkap berinisial FH, yang kabarnya kader dari sebuah partai politik.

Sayangnya di KPK belum ada yang bisa dimintai dikonfirmasi. Pihak KPK hanya menyebut akan digelar jumpa pers dan dijelaskan semuanya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi penangkapan di Hotel Le Meridian. Malam ini, pimpinan KPK akan menjelaskan kronologis penangkapan tersebut kepada publik.

“Insya Allah, sekitar jam 7 malam akan ada konferensi pers untuk jelaskan OTT (operasi tangkap tangan) KPK,” kata Pimpinan KPK, Bambang Widjojanto saat dihubungi, Rabu (30/1/2013). KPK pada Selasa (29/1) sekitar pukul 21.00 WIB malam menangkap seorang kurir berinisial A di Hotel Le Meridian, Jakarta. Selain si kurir, KPK juga mengamankan tiga orang lain.

Mereka adalah perempuan yang mendampingi A, supir dan juga seorang laki-laki yang menjadi saksi penyerahan uang di Hotel Le Meridien, Jakarta. Mereka masih diperiksa di lantai 7 gedung KPK. Ketika ditangkap petugas KPK, si A tengah membawa uang tersebut dalam dua kantong platik warna putih. Selain itu ada juga uang dalam tas berbentuk kotak memanjang warna gelap. Seluruhnya pecahan Rp 100.000 dan jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah.

Terkait penangkapan tersebut, KPK memang baru berhasil mengamankan si kurir. Padahal sesuai dengan UU 30 Tahun 2002 tentang KPK, lembaga ini hanya bisa mengusut kasus suap yang melibatkan penyelenggara negara. Penyelenggara negara yang menjadi target suap, masih belum didapatkan. Kabarnya si pejabat merupakan legislator.

KPK kembali mengamankan tiga orang terkait kasus suap kepada pejabat negara yang diduga terkait proyek impor daging. Total yang diamankan di kantor lembaga antikorupsi tersebut 6 orang. “Total ada 6 orang yang dibawa ke KPK,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ketika dikonfirmasi Rabu (30/1/2013).

Semalamn KPK mengamankan empat orang, satu di antaranya diduga merupakan kurir suap. Ada juga seorang satpam hotel Le Meridien yang dibawa karena diperlukan sebagai saksi kejadian. Nah satpam ini pada siang ini dilepas oleh KPK. “Satpam siang ini sudah kembali. Yang lainnya masih di KPK,” kata Bambang. Tinggal tiga tersisa di lantai 7, tempat direktorat penyelidikan berada. Setelah dilakukan operasi lagi pada siang ini, terdapat tiga tambahan orang yang diamankan. Alhasil jumlah orang yang masih bertahan di KPK 6 orang.

“Ya 6 orang. Rinciannya nanti saja tunggu konferensi pers,” kata Bambang. Dari informasi yang dihimpun, penangkapan yang dilakukan KPK terjadi di Hotel Le Meridien, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa, (29/1) pada pukul 19.00 WIB.

Malam tadi, PT Indoguna Utama juga sudah digeledah oleh lembaga ini. Perusahaan itu diduga berhubungan dengan kasus suap yang sedang diusut KPK terkait proyek impor daging.

Saat ditelusuri, PT Indoguna Utama memang bergerak di bidang impor daging. Perusahaan yang berkantor di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, ini berdiri sejak 2009. Tak ada pihak manajemen yang bisa dimintai tanggapan soal penggeledahan KPK. Salah seorang petugas keamanan, Lukman Hakim, mengatakan, para pimpinan perusahaan sedang berada di luar kantor. Namun dia membenarkan ada petugas KPK yang datang pada malam dan pagi tadi.

“Pagi tadi juga ada orang pakai rompi KPK masuk ke dalam, cuma berdua, terus dia foto-foto, duduk di pos security,” terangnya.KPK menangkap empat orang pada Selasa (29/1) malam terkait kasus dugaan suap proyek impor daging. Dua di antara orang tersebut dipastikan adalah direktur PT Indoguna Utama, perusahaan yang bergerak di bidang impor daging.

“Benar, ada pengurus Indoguna yang diperiksa di KPK sekarang. Dua-duanya pria,” kata pengacara PT Indoguna Utama, Panji Prasetyo, di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (30/1/2013). Siapa saja mereka? Panji belum mau menjelaskan. Yang pasti, keduanya duduk di kursi direktur.

“Inisial sabar aja tunggu, biar KPK yang jelasin,” terangnya.

Panji juga tak mau menjelaskan kasus apa yang menjerat kedua direktur tersebut, termasuk kemungkinan jumlah yang disita KPK. Pihak pengacara datang ke KPK untuk mempertanyakan penyegelan perusahaan. Seperti diberitakan sebelumnya, semalam KPK menangkap empat orang di Hotel Le Meridien, Jl Sudirman, Jakarta. Belum ada penjelasan resmi dari KPK mengenai operasi ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s