Dua Perampokan Bersenjata Terjadi Di Taman Aries Kembangan dan Kompleks Elite Modernland


Kapolsek Kembangan, Kompol Heru Agus mengatakan aksi perampokan yang dilakukan oleh tiga orang perampok sore tadi, Rabu (30/1/2013) di rumah Jimmy (59) warga Perumahan Taman Aries Blok B2 No.21 RT 01 RW 09, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat meninggalkan beberapa barang bukti.

“Pelaku sempat melepaskan tembakan ke arah warga dan barang bukti yang tertinggal di TKP yakni satu selongsong peluru dan satu buah badik bergagang kayu dengan panjang 30 sentimeter,” ujar Heru. Heru mengatakan usai melakukan oleh TKP, barang bukti berupa selongsong peluru dan satu buah badik milik pelaku langsung diamankan ke Polsek Kembangan.

Heru juga menambahkan akibat kejadian itu korban mengalami kerugian diantaranya satu tas Levis warna coklat yang berisi kartu kredit City Bank, satu USB, buku tabungan, dan tiga unit handphone Nokia.

“Saat kepergok pemilik rumah, pelaku kabur dan lari sambil acung-acungkan senjata api jenis CIS, kemudian mereka masuk mobil dan kabur. Warga sekitar yang mengetahui aksi itu sempat menghadang dan mengejar. Tapi pelaku melepaskan tembakan ke atas lalu kabur,” kata Heru.

Sekelompok perampok dengan menggunakan senjata api (senpi) menggasak rumah yang berada di kompleks elite, Modernland Jalan Pulo Dewa Dua, Blok P3 RT. 05/02 No. 16 Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (22/1) pukul 13.15 WIB. Dalam aksinya pelaku berhasil membawa perhiasan senilai Rp 300 juta.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, pelaku datang ke lokasi pukul 13.10 WIB. Tiga orang pelaku datang dengan menggunakan tiga unit mobil berbeda, yakni Avanza, Honda Jazz dan Toyota Yaris.

“Sesampai di depan pintu, mereka membunyikan bel, dan keluar seorang pembantu dan pelaku berkata kepada pembantu agar pintu pagar dibuka karena ada yang akan diperbaiki di lantai 2 atas permintaan Bapak Lukman, “ ujar seorang saksi di lokasi yang namanya enggan disebutkan.

Ketika itu, pelaku berpura-pura menelepon pemilik rumah. Tanpa rasa curiga pembantu langsung membuka pintu dan mengantar salah seorang pelaku untuk melihat tempat yang akan di perbaiki di lantai 2.


“Satu orang pelaku naik ke lantai dua melalui pintu samping dan satu orang lagi tinggal di bawah. 
Selang 5 menit mereka keluar dan langsung naik ke mobil dan tancap gas lewat pintu belakang,” terangnya.

Setiba di pos sekuriti belakang, pintu gerbang tertutup dan pelaku sempat mengeluarkan tembakan dua kali ke atas. Mendengar ada suara tembakan, petugas keamanan yang ada di pos lari menyelamatkan diri. Pelaku kemudian membuka pintu gerbang sendiri dan melarikan diri dengan membawa hasil rampokannya emas dan berlian senilai Rp 300 juta.
 Ketika peristiwa itu terjadi, kondisi rumah hanya ada pembantu dan dua orang tukang yang sedang memperbaiki kamar mandi.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada membenark

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s