Categories
Lain Lain

Ledakan Besar Di Mangga Besar … Listrik Langsung Padam


Pipa bawah tanah di Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Barat, dilaporkan meledak pada Rabu (21/8/2013) malam. Usai ledakan, aliran listrik di sekitar lokasi padam. Informasi yang beredar di Twitter pada Rabu malam ini menyebutkan ledakan diduga dari pipa gas. Namun, inof lainnya menyebutkan ledakan tersebut berasal dari kabel listrik bawah tanah yang terbakar.

“Kabel Bawah Tanah di Jl. Mangga Besar Raya 7 terbakar. 1 unit mobil dinas pemadam kebakaran Jakarta Barat diluncurkan ke lokasi,” kicau akun Twitter ‏@SonoraFM92. Informasi dari akun @lewatmana, ledakan tersebut terjadi persis di depan Hotel Astika Mangga Besar. Arus lalu lintas ke arah Rumah Sakit Husada pun menjadi padat merayap.

Satu dari empat korban ledakan di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, adalah anggota DPRD Bengkulu Selatan, Bengkulu. Dia adalah Haidar Saito (44). “Benar, dia anggota DPRD Bengkulu Selatan. Dia kena luka bakar di muka,” kata Kepala Polsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat, Komisaris Hadi Vivi, Kamis (22/8/2013) dini hari.

Haidar berada di Jakarta dalam rangka kunjungan kerja. Saat ledakan terjadi, dia tengah mencari makan malam di kawasan tersebut. Kepala Polres Jakarta Barat Kombes M Fadil Imran mengatakan, ledakan di kawasan Mangga Besar ini terjadi karena hubungan pendek arus listrik. Ledakan pertama terjadi pada Rabu (21/8/2013) pukul 20.30 WIB, dan ledakan susulan terjadi di salah satu titik pada Kamis (22/8/2013) pukul 00.20 WIB.

Pada peristiwa pertama, ledakan terjadi di beberapa titik, yakni:
1. Satu titik di depan Hotel Astika di Jalan Mangga Besar Raya.
2. Dua titik di depan Oasis Spa di Jalan Mangga Besar Raya.
3. Satu titik di depan Biliard Utama di Jalan Mangga Besar Raya.
4. Dua titik di depan Madonna Club di Jalan Mangga Besar 7.

Dalam ledakan pertama, empat orang mengalami luka bakar. Mereka adalah Heru Kurniawan (23), Haidar Saito (44), Arsyad (37), dan Saeful Junandar (29). Para korban dirawat di Rumah Sakit Husada. Saat ini polisi juga tengah meminta keterangan dari para saksi ledakan ini di Polsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat. Setelah meminta keterangan saksi, kepolisian berencana meminta keterangan dari PLN.

Kepala Polres Metro Jakarta Barat M Fadil Imran mengatakan, ledakan yang terjadi di Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Barat, Rabu (21/8/2013) malam, bukan akibat dari pipa gas bawah tanah. Ledakan terjadi akibat hubungan pendek arus listrik bawah tanah di empat tempat di sekitar jalan tersebut lebih kurang pukul 20.30. Fadil mengatakan, total ada enam titik ledakan di sepanjang jalan tersebut. Satu titik ledakan berada di depan Hotel Astika, Jalan Mangga Besar Raya. Satu titik lagi terjadi di depan Biliard Utama di jalan yang sama. Sementara empat ledakan lain terjadi di dua titik di depan Oasis Spa, Jalan Mangga Besar Raya; dan dua titik di depan Madonna Club, Jalan Mangga Besar 7.

Pantauan pada pukul 22.55, arus lalu lintas tersendat di Jalan Mangga Besar Raya mengarah ke Gajah Mada dan sebaliknya. Warga yang penasaran dengan kejadian itu berkerumun di dekat lokasi kejadian. Lokasi kejadian masih dijaga ketat oleh aparat Polsek Taman Sari, Jakarta Barat. Ledakan yang terjadi di Mangga Besar, Jakarta Barat, Rabu (21/8/2013) sekitar pukul 20.30 WIB bukan berasal dari pipa gas seperti diberitakan sebelumnya, melainkan kabel listrik bawah tanah yang terbakar. Kabel terbakar di empat titik.

Selain mengakibatkan kebakaran, ledakan juga mencederai empat orang. Empat orang itu kini dirawat di Rumah Sakit Husada, Jakarta, sementara kebakaran sudah dipadamkan pada sekitar pukul 21.30 WIB. “Jadi bukan gardu, melainkan rangkaian kabel,” ujar Kepala Polsek Metro Tamansari Komisaris Adri Vivid, Rabu. Saat ini, petugas sedang melakukan perbaikan terhadap kabel-kabel tersebut. Sampai berita ini diturunkan, listrik di sekitar lokasi kejadian masih padam.

Arus lalu lintas di sekitar kawasan Jalan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2013) malam ini, macet parah akibat terjadinya insiden ledakan keras dari pipa bawah tanah. Selain karena lokasi titik ledakan yang memakan sedikit badan jalan, kemacetan diperparah dengan banyaknya warga yang berkumpul dan berkerumun di sekitar titik ledakan. Ledakan dilaporkan terjadi di 6 titik sekitar Jalan Mangga Besar mulai wilayah Taman Sari sampai Sawah Besar, Rabu (21/8/2013) malam pukul 20.30 WIB.

Ledakan ini mengakibatkan 4 orang mengalami luka bakar, yakni Heru Kurniawan (23), Haidar Saito (44), Arsyad (37), dan Saeful Junandar (29). Ledakan juga mengakibatkan permukiman warga di sekitarnya mengalami mati lampu. Zandre Badak (27), seorang pengendara mobil yang melintas di Jalan Mangga Besar menuju Jalan Gunung Sahari, mengaku tertahan hampir satu jam di Jalan Mangga Besar.

“Macet parah, banyak orang berkerumun, katanya ada ledakan. Selain itu lampu di sekitarnya mati,” kata Zandre. Menurut Zandre, kemacetan berdampak sampai lampu merah Olimo di Jalan Hayam Wuruk. “Pantas dari Olimo, Mangga Besar, dan Kartini gelap semua. Katanya karena ledakan ini,” kata Zandre.

Ia mengatakan, beberapa petugas kepolisian yang mengatur lalu lintas tidak dapat berbuat banyak dengan adanya kemacetan ini. “Karena selain warga yang bekerumun, banyak pengendara berhenti mau melihat lokasi ledakan,” kata Zandre. Diberitakan sebelumnya, ledakan akibat hubungan pendek arus listrik di bawah tanah atau gorong-gorong terjadi sedikitnya di 6 titik di sekitar Jalan Mangga Besar Raya, Rabu (21/8/2013) pukul 20.30. Akibat peristiwa ini, 4 orang mengalami luka bakar dan dilarikan ke RS Husada, Jakarta Barat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menuturkan, 6 titik lokasi ledakan akibat hubungan pendek arus listrik bawah tanah di Jalan Mangga Besar itu adalah di depan Hotel Astika (satu titik), di depan Oasis Spa (dua titik), di depan Bilyard Utama (satu titik), dan dua titik ledakan di depan Madonna Club di Jalan Mangga Besar 7.

Dari penyelidikan sementara, kata Rikwanto, penyebab ledakan bukan pipa gas, melainkan hubungan pendek arus listrik bawah tanah. “Penyebabnya arus pendek listrik,” kata Rikwanto. Menurutnya pula, seorang saksi mata saat ini masih diperiksa di Polsek Taman Sari untuk penyelidikan lebih lanjut. Ledakan besar kembali terjadi di depan Hotel Astika, Jalan Mangga Besar, Jakarta Barat, Kamis (22/8/2013) dini hari. Ledakan pada pukul 00.20 WIB ini terjadi di lokasi yang beberapa saat sebelumnya meledak. “Tiba-tiba terjadi suara letukan keras. Untung kondisi sudah sunyi,” kata Kalwi, Babinsa Koramil dari Taman Sari, Jakarta Barat, kepada wartawan, Kamis (22/8/2013) dini hari. Dia yang mengaku baru hendak mencari makan dikagetkan dengan suara ledakan tersebut.

Menyusul terjadinya ledakan kedua ini, Jalan Gunung Sahari menuju Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, ditutup dan arus lalu lintas dialihkan ke Jalan Mangga Delapan. Warga pun diminta menjauh dari lokasi ledakan. Garis polisi sudah dipasang pula. Adapun arus lalu lintas dari Jalan Gunung Sahari menuju Jalan Mangga Besar tetap diizinkan melintas.

Sebelumnya, akibat ledakan di Jalan Mangga Besar Raya, empat korban yang mengalami luka bakar dilarikan ke Rumah Sakit Husada. Kepala Polres Metro Jakarta Barat M Fadil Imran MSI mengatakan, ledakan diduga dipicu hubungan pendek arus listrik di bawah tanah yang kemudian memunculkan ledakan di beberapa titik, Rabu (21/8/2013) pukul 20.30 WIB.

Lokasi-lokasi ledakan pertama adalah:
1. Satu titik di depan Hotel Astika di Jalan Mangga Besar Raya.
2. Dua titik di depan Oasis Spa di Jalan Mangga Besar Raya.
3. Satu titik di depan Biliard Utama di Jalan Mangga Besar Raya
4. Dua titik di depan Madonna Club di Jalan Mangga Besar 7

Empat orang yang menjadi korban luka dalam ledakan pertama diidentifikasi sebagai Heru Kurniawan (23), Haidar Saito (44), Arsyad (37), dan Saeful Junandar (29). Saat ini polisi juga tengah meminta keterangan dari para saksi ledakan, di Polsek Metro Tamansari, Jakarta Barat. “Kami minta keterangan saksi dulu, baru (kemudian) kami akan meminta keterangan kepada PLN (yang menangani) wilayah Taman Sari,” kata Kepala Polsek Taman Sari Komisaris Hadi Vivid, Rabu (21/8/2013) malam.

Empat orang mengalami luka bakar akibat ledakan di Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Barat, Rabu (21/8/2013) malam.
Keempat korban tersebut adalah Heru Kurniawan (23), Haidar Saito (44), Arsyad (37), dan Saeful Junandar (29). Para korban tengah dilarikan ke Rumah Sakit Husada. Polisi masih memeriksa saksi-saksi yang mengetahui ledakan di enam titik tersebut. Kasus ini tengah ditangani Polsek Metro Taman Sari.

“Yang jelas kita memeriksa saksi-saksi dulu yang mengetahui terjadinya ledakan, baru kami akan meminta keterangan kepada PLN wilayah Taman Sari,” kata Kepala Polsek Metro Taman Sari Komisaris Hadi Vivid kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Rabu. Kepala Polres Metro Jakarta Barat M Fadil Imran mengatakan, ledakan yang terjadi di Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Barat, Rabu malam, bukan akibat dari pipa gas bawah tanah. Ledakan diakibatkan oleh hubungan pendek arus listrik bawah tanah di empat tempat di sekitar jalan tersebut, lebih kurang pada pukul 20.30.

Fadil mengatakan, secara total terdapat enam titik ledakan di sepanjang jalan tersebut. Satu titik ledakan berada di depan Hotel Astika, Jalan Mangga Besar Raya. Satu titik lagi di depan Biliard Utama di jalan yang sama. Sementara itu, empat ledakan lain terjadi di dua titik di depan Oasis Spa, Jalan Mangga Besar Raya; dan dua titik di depan Madonna Club, Jalan Mangga Besar 7. Berdasarkan pantauan Kompas.com pada pukul 22.55, arus lalu lintas tersendat di Jalan Mangga Besar Raya mengarah ke Gajah Mada dan sebaliknya. Warga yang penasaran dengan kejadian itu berkerumun di dekat lokasi kejadian. Lokasi masih dijaga ketat oleh aparat Polsek Metro Taman Sari.

Menteri BUMN Dahlan Iskan membantah, ledakan yang terjadi di Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Barat, pada Rabu (21/8/2013) malam disebabkan adanya program pembaruan kabel bawah tanah 1.000 kilometer yang dilakukan PT PLN (Persero).

Dahlan menegaskan, ledakan terjadi karena adanya hubungan arus pendek listrik bawah tanah pada kabel lama, di mana disekitar lokasi terdapat galian.

“Biasanya kalau ada gangguan, gardunya dimatikan meskipun berakibat pemadaman yang luas. Tetapi kemarin itu gardunya tidak mati, wilayah pemadaman kecil, ya akibatnya terjadi ledakan itu,” jelas Dahlan kepada KONTAN di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/8/2013).
Mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) tersebut menambahkan, gardu listrik juga memiliki fungsi seperti sekering listrik yang mencegah menjalarnya dampak gangguan arus listrik.

Dahlan bilang, pemadaman dampak ledakan kemarin dilakukan selama empat jam. “Tapi itu tidak semua. Penormalan dilakukan per wilayah. Ada juga yang dalam dua jam, jaringan listrik sudah pulih,” ucapnya.

Sebagaimana diberitakan, Rabu kemarin tadi terjadi ledakan cukup keras yang menggegerkan warga sekitar Mangga Besar, Jakarta Barat. Ledakan tersebut bersumber dari kabel bawah tanah yang ditanam di sepanjang Jalan Mangga Besar Raya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s