Mari Pelajari Peninggalan Bersejarah Kerajaan Gelang Gelang


Ada jejak peninggalan bersejarah di Ngurawan, Dolopo, Madiun, Jawa Timur yang seolah dilupakan. Peninggalan ini sisa-sisa Kerajaan Gelang Gelang yang berdiri pada tahun 1290-an lalu. “Lokasi ini seperti sejarah yang tidak diakui,” jelas aktivis Komunitas Bersejarah Madiun, Nunung Widia saat berbincang, Senin (27/1/2014).

Dahulu Kerajaan Gelang Gelang ini didirikan oleh Jayakatwang yang menghancurkan Kerajaan Singosari. Kini jejak-jejak kerajaan Jayakatwang itu masih tersisa, sayangnya tak terawat. “Dahulu pertama kali di tempat itu cikal bakal yang namanya bendera merah putih dikibarkan, dalam bentuk panji-panji. Ada situs-situs dan prasasti di tempat ini,” terang Widia.

Di desa di kawasan Madiun ini, situs kerajaan Gelang Gelang bertebaran. Bahkan ada yang di pekarangan dan persawahan rumah warga. “Kawasan ini semestinya ditetapkan menjadi kawasan cagar budaya agar melindungi peninggalan masa lalu,” terang dia. Hingga kini sisa-sisa peninggalan bersejarah itu teronggok begitu saja. Tak ada perawatan dan tak ada eskavasi. Pihak arkeologi menurut Widia hanya sekedar tahu saja. “Padahal bila melihat area sisa peninggalan kerajaan ini, diperkirakan ada candi dan berbagai sarana kota. Kita saja bisa melihat bekas pentirtaan atau tempat mandi raja-raja,” tuturnya.

ejak peninggalan bersejarah Kerajaan Gelang Gelang di Desa Ngurawan, Dolopo, Madiun benar-benar terlupakan. Keberadaan situs bersejarah itu hanya sekedar diketahui saja, untuk perawatan dan penjagaan, hanya Tuhan yang tahu. “Banyak kolektor datang ke tempat ini,” jelas aktivis komunitas bersejarah di Madiun, Nunung Widia saat berbincang, Senin (27/1/2014).

Kerajaan Gelang Gelang yang didirikan Jayakatwang pada 1290-an ini kini hanya menyisakan reruntuhan bekas istana. Kerajaan Gelang Gelang ini yang dahulu meruntuhkan Kerajaan Singosari. “Banyak arca di tempat ini yang kepalanya terpenggal,” jelas Nunung. Peninggalan bekas Kerajaan Gelang Gelang ini memang bercampur baur dengan kebun, pekarangan, dan persawahan warga. Tak jelas batasnya, hanya saja tersebar di sejumlah titik.

Diduga kawasan Desa Ngurawan ini dahulu kawasan istana serta perkotaan Kerajaan Gelang Gelang. Sebagai buktinya masih tersisa tembok-tembok istana. “Ini meliputi area sekitar 30-an hektar. Hanya penduduk saja yang berjaga di kawasan ini. Arca-arca seperti Ganesha tersebar, diduga ada candi dan tempat pemandian di kawasan ini,” jelasnya. Nunung bersama rekan-rekannya, hanya bisa peduli dan berupaya merawat sebisanya. Mereka berharap ada kepedulian lebih dari pemerintah akan peninggalan bersejarah ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s