Liburan Panjang … Bekasi Macet Total Dari Kamis Malam Hingga Jumat Dini Hari


Kemacetan yang terjadi Kamis malam (17/4) hingga Jumat dinihari di wilayah Bekasi, tidak hanya terjadi di jalur tol Jakarta-Cikampek. Kendaraan terlihat berhenti di sejumlah jalan yang ada. Warga yang biasa sampai rumah setelah pulang kerja pukul 17:00 kini ada yang pukul 21:00 baru sampai dan malah pukul 22:00 mereka baru melepas sepatunya.

“Gila macetnya, dari Stasiun KA Bekasi ke Terminal Bekasi aja 45 menit, itu jarak hanya 1,5 km, pakai motor lagi,” ujar Ipul, 34, tukang ojek yang biasa mangkal di Jl Kartini. Dia menuturkan, usai mengantar penumpang menyusuri Jalan IR Juanda, namun sesampainya di Jembatan Kali Bekasi, kendaraan berhenti, penyebabnya di perempatan proyek kendaran mengunci, “Dari arah Jl Mayor Oking ke arah utara terhalang lintasan KA yang saat itu padat.

Terkuncinya kendaraan di perempatan Proyek Bekasi karena imbas dari padatnya perempatan Bulakkapal yang juga penyebabnya karena lintasan KA, “Saya jalan kaki dari Jl Cut Meutia hingga Bulakkapal,” ujar Eti Yuliati, 35, karyawati pabrik yang terpaksa turun dari kendaraan jemputan. Dia bersama dua rekannya tidak menyangka kalau kemacetan separah itu, “Biasanya polisi ada di Bulakkapal, tetapi kemarin sepi.

HUJAN DAN LIBUR PANJANG
Ada dua penyebab utama kemacetan yang terjadi di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek dan jalur alteri di dalam Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Pertama hujan yang turun dengan intensitas lebat dan durasi hingga 2 jam menyebabkan sejumlah ruas tergenang. Di Underpass Durenjaya, air menggenangi jalan itu setinggi 70 cm, padahal jalur ini menjadi jalan bagi pengendara dari arah Jalan Ir Juanda ke Bekasi Utara.

Akibatnya jalan di perempatan Juanda dan Jl Lapangan Serbaguna pun mengunci, maka ekornya pun sampai ke perempatan Proyek Bekasi, “Sulit menormalkan arus kalau penyebabnya alam,” ujar Sopandi Budiman, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, sambil mengatakan jalan satu-satunya menunggu kondisi normal.

Yang kedua kemacetan yang terjadi di jalan tol Jakarta-Cikampek di dua arah, disebabkan meningkatnya volume kendaraan karena libur panjang, sejumlah warga ingin menghabiskan liburan panjang ke beberapa kota di Jawa, “Antrean sudah terlihat sejak pukul 16:00 di dua arahnya,” ujar Handayani, petugas sentra Jasa Marga Jalan Tol Jakarta-Cikampek .

Kemacetan ini ditambah dengan imbas menguncinya kendaraan di jalur jalan dalam kota, “Kendaraan yang akan keluar gerbang tol Bekasi Barat dan Timur terhambat, sehingga banyak kendaraan yang terpaksa mengambil jalur kanan padahal mau ke luar,” tutur Handayani.

Di perempatan Jl Chairil Anwar dan Joyo Martono, selepas Pintu Tol Bekasi Timur, kendaraan berhenti karena tidak ada celah yang dapat dilewati, “Disiplin pemakai jalan penyebab utamanya, padahal sudah ada lampu pengatur lalu lintas, tetapi diabaikan,” ujar Kompol Arsal Sahbanb, Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota.

Pengamatan Pos Kota, kondisi jalan di Kota dan Kabupaten Bekasi, baru normal selepas pukul 23:00 itu pun di perempatan Bulakkapal masih padat, imbas menguncinya kendaraan di perempatan Chairil Anwar –Joyo Martono.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s