Omset Bakso Sapi Berbahan Daging Babi Rp 30 Juta Per Bulan


Suku Dinas Peternakan dan Peternakan Jakarta Barat menyatakan motif penjualan daging dan bakso babi oplosan oleh Sutiman Wasis Utomo adalah demi keuntungan pribadi. “Dalam sebulan dia bisa mendapatkan Rp 30 juta dari penjualan bakso daging babi itu,” kata Kepala Sudin Peternakan Jakbar, Eviati, saat dihubungi, Selasa, 6 Mei 2014. Polisi menetapkan Sutisman sebagai tersangka pengoplos bakso daging babi. Dia ditangkap setelah Sudin Peternakan dan Perikanan menggerebek lokasi penjualan baksonya sehari-hari. Akibat perbuatannya, dia terancam hukuman 5 tahun penjara sesuai Undang-undang Perlindungan Konsumen.

Eviati mengatakan, pelaku sehari-hari menjual bakso dagangannya itu seharga Rp 10 ribu tiap mangkok. Dalam satu hari, rata-rata omsetnya mencapai Rp 1 juta. Sutisman menggunakan 15 kilogram daging babi untuk dijajakan kepada penikmat bakso atau pedagang bakso lainnya. Aksi yang dilakukan Sutiman, kata Eviati, terungkap setelah salah seorang pedagang curiga dengan daging yang ditawarkan kepadanya. Pedagang yang tidak disebutkan identitasnya itu curiga karena daging yang dijual cuma Rp 50 ribu per kilogram. Padahal, harga pasaran daging sapi mencapai Rp 110 ribu. Selain itu, aroma yang muncul dari daging yang dijual Sutiman itu pun berbeda dengan daging sapi pada umumnya.

Sudin Perternakan, kata Eviati, menerima laporan tersebut pada 25 April 2014 lalu. Saat diteliti, daging yang dijual oleh pelaku dinyatakan positif sebagai daging babi. Sutiman diperkirakan sudah menjual bakso babi itu sejak tiga tahun terakhir. Hasilnya pun cukup menjanjikan karena dia berhasil memiliki empat gerobak bakso, dari semula cuma satu gerobak. Untuk mengelabui pembeli dari kalangan pedagang, pelaku juga sengaja menjual daging babi oplosan di dekat tempat pemotongan sapi. “Dia berjualan dari jam 07.00 sampai 22.00, dan selalu ramai pembeli,” ujar dia.

Seorang pedagang daging giling terbukti menjual daging celeng yang disamarkan sebagai daging sapi. Daging giling itu biasa digunakan untuk bahan baku bakso. “Sudah diperiksa di laboratorium, hasilnya memang benar itu daging celeng,” kata Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat, Pangihutan Manurung, Senin, 5 Mei 2014. Menurut Pangihutan, instansinya mendapat laporan tentang penjualan daging celeng di di Jalan Pekojan III Tambora, Jakarta Barat. Penjualnya bernama bernama Sutiman Wasis Utomo, 55 tahun. “Laporannya pekan lalu, dan langsung kami tindaklanjuti,” kata Pangihutan.

Sutiman selama ini dikenal sebagai pengusaha rumahan yang menjual bakso olahan untuk penjual bakso keliling. Sehari setelah laporan masuk, seorang pegawai Suku Dinas Peternakan membeli bakso tersebut dan memeriksanya di laboratorium. Hasil pemeriksaan menyatakan daging bakso itu mengandung daging babi hutan atau celeng.

Kepada para anggota tim pengawasan dari Suku Dinas Peternakan, Sutiman mengaku membeli daging tersebut dari seorang lelaki bernama John, yang berdomisili di Cengkareng, Jakarta Barat. Anggota tim saat ini sedang melacak arus distribusi bakso olahan Sutiman.

Menurut Pangihutan, daging celeng yang dijual Sutiman tak melalui pengawasan oleh Suku Dinas Peternakan. Celeng tersebut diburu di berbagai daerah di Pulau Jawa dan langsung dipasarkan secara terselubung. “Tak ada jaminan daging yang dipasarkan itu sehat dan layak dikonsumsi,” katanya.

Atas perbuatan tersebut, Dinas Peternakan melaporkan Sutiman ke Polsek Penjaringan. Dia dijerat Pasal 62 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Sutiman dianggap menipu konsumen karena tak menyebutkan bahan baku sebenarnya dan mengabaikan standar kesehatan. “Dia melanggar karena tak melewati proses pengawasan dengan menggunakan babi dari rumah potong dan berterus terang kepada pembeli,” kata Pangihutan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s