Categories
Demokrasi Korupsi

Jokowi Tolak Bertanggung Jawab Soal Pengadaan Bus TransJakarta Yang Berkarat


Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo enggan dianggap harus bertanggung jawab dalam kasus TransJakarta yang menyeret mantan Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono. “Yang tanggung jawab siapa? Ini sudah masuk wilayah hukum. Saya enggak mau ikut campur,” ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (19/5/2014). Jokowi yang masih mengemban jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan memang kebijakan turun dari Gubernur. Namun masalah penyimpangan, ia mengatakan itu diluar tanggung jawabnya.

Sebab, yang melaksanakan kebijakan yaitu pengguna anggaran, yaitu Kepala Dinas terkait. “Yang namanya kebijakan semuanya pasti Gubernur,” kata Jokowi. Seperti diberitakan sebelumnya, Udar Pristono menyebut penyelewengan yang terjadi dalam proyek itu bukan hanya menjadi tanggung jawabnya, namun juga tanggungjawab Jokowi sebagai gubernur DKI. Sementara, Pengamat Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan meski Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak terkait langsung dalam kasus bus TransJakarta, namun perlu didengarkan keterangannya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Sebab, dipastikan Joko Widodo atau Jokowi mengetahui pengadaan bus tersebut.

“Oleh karena itu, maka mereka semua diperiksa. Bagaimana dengan Gubernur? Gubernur umumnya secara normatif, tidak terlibat dalam proses pencairan anggaran. Tapi tidak mungkin dia tidak mengetahui proyek itu,” ujar Margarito. Menurut Margarito, berdasarkan aturan pengelolaan keuangan negara, maka ada beberapa pihak yang tak bisa terpisahkan dari kegiatan pengadaan atau belanja barang. Pihak-pihak yang dimaksud Margarito yaitu Sekda, Kabiro Keuangan, pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran, dan panitia pelaksana teknis kegiatan.

Dengan terkaitnya beberapa pihak di lingkungan Pemprov DKI, Jokowi selaku Gubernur DKI pun perlu diperiksa untuk memastikan apakah mantan Walikota Solo tersebut sudah melaksanakan kewajiban hukumnya yakni pengendalian internal. “Pada titik itu maka Gubernur harus mengendalikan pelaksanaan proyek itu. Dalam kasus bus Transjakarta, Gubernur perlu diperiksa untuk memastikan apakah dia melakukan kewajiban hukumnya berupa pengendalian internal atau tidak. Itu penting memastikan keadilan dalam kasus ini,” kata Margarito.

Pengamat Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan meski Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak terkait langsung dalam kasus bus TransJakarta, namun perlu didengarkan keterangannya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Sebab, dipastikan Joko Widodo atau Jokowi mengetahui pengadaan bus tersebut. “Oleh karena itu, maka mereka semua diperiksa. Bagaimana dengan Gubernur? Gubernur umumnya secara normatif, tidak terlibat dalam proses pencairan anggaran. Tapi tidak mungkin dia tidak mengetahui proyek itu,” ujar Margarito, Rabu (13/5/2014).

Menurut Margarito, berdasarkan aturan pengelolaan keuangan negara, maka ada beberapa pihak yang tak bisa terpisahkan dari kegiatan pengadaan atau belanja barang. Pihak-pihak yang dimaksud Margarito yaitu Sekda, Kabiro Keuangan, pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran, dan panitia pelaksana teknis kegiatan. Dengan terkaitnya beberapa pihak di lingkungan Pemprov DKI, Jokowi selaku Gubernur DKI pun perlu diperiksa untuk memastikan apakah mantan Walikota Solo tersebut sudah melaksanakan kewajiban hukumnya yakni pengendalian internal.

“Pada titik itu maka Gubernur harus mengendalikan pelaksanaan proyek itu. Dalam kasus bus Transjakarta, Gubernur perlu diperiksa untuk memastikan apakah dia melakukan kewajiban hukumnya berupa pengendalian internal atau tidak. Itu penting memastikan keadilan dalan kasus ini,” kata Margarito. Dalam kasus ini, mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung atas kasus pengadaan bus TransJakarta dan angkutan perbatasan terintegrasi bus transjakarta (APTB) senilai Rp 1,5 triliun. Selain Udar Pristono, Kejaksaan Agung juga menetapkan Direktur Pusat Teknologi dan Sistem Transportasi di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Prawoto karena memberikan rekomendasi syarat yang harus dipenuhi dalam pengadaan moda transportasi itu.

“Tim Penyidik kembali menambah jumlah 2 (dua) Tersangka kembali mengingat terdapat bukti permulaan yang cukup adanya perbuatan tidak pidana korupsi tersebut dilakukan secara bersama-sama,” kata Kepala Pusat Penenrangan Hukum Kejagung, Setia Untung Arimuladi, Senin (12/5). Dia mengatakan bahwa penetapan Udar Pristono berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print – 32/F.2/ Fd.1/05/2014, tanggal 09 Mei 2014. Sedangkan, penetapan Prawoto berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print – 33/F.2/ Fd.1/05/2014, tanggal 09 Mei 2014.

Pristono sendiri sudah dua kali menjalani pemeriksaan oleh penyidik pada 7 April 2014 dan 9 Mei 2014. Pada pemeriksaan akhir, Pristono diperiksa sebagai saksi untuk dua tersangka lainnya yaitu DA dan ST. Sebelumnya, pada 24 Maret 2014 lalu, Kejagung menetapkan DA, Mantan Sekertaris Dinas Perhubungan DKI Jakarta selaku Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Bus Peremajaan Angkutan Umum Reguler dan Kegiatan Pengadaan Armada Bus Busway berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print – 25/F.2/Fd.1/03/2014, tanggal 24 Maret 2014.

Sedangkan, ST, staff Dinas Perhubungan DKI Jakarta selaku Ketua Panitia Pengadaan Barang/Jasa Bidang Pekerjaan Konstruksi 1 Dinas Perhubungan DKI Jakarta berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print – 26/F.2/Fd.1/03/ 2014, tanggal 24 Maret 2014.

Categories
Transportasi

Mulai Hari Ini Pengguna TransJakarta Wajib Bayar Pakai Kartu IndoMaret


Mulai hari ini, Selasa, 20 Mei 2014, seluruh pengguna TransJakarta wajib menggunakan kartu elektronik atau disebut Indomaret Card. Upaya ini merupakan hasil kerjasama Bank Mandiri dengan PT Indomarco Prismatama guna meningkatkan pelayanan dan kenyamanan.

Setiap penumpang harus membayar Rp 20 ribu untuk pembelian perdana Indomaret Card. Kartu ini bisa diisi ulang melalui debit mandiri atau langsung mendatangi kios Indomaret terdekat. Banyak warga yang kaget atas pemberlakuan ini.

Untuk yang sering memakai angkutan TransJakarta langkah tersebut dianggap tak masalah. “Kalau tiap hari naik Trans Jakarta, ya enggak masalah menggunakan ini,” Ujar Linda, salah satu pengguna Trans Jakarta yang ditemui di Halte Blok M, Jakarta Selatan.

Lantas, bagaimana dengan yang hanya sesekali menggunakan transportasi TransJakarta ini? Tentu harus dicarikan solusinya. Kartu ini tidak hanya digunakan untuk pembayaran Trans Jakarta, melainkan juga tempat -tempat yang telah bekerja sama dengan Indomaret dan Bank Mandiri.

Categories
Kriminalitas Perekomonian dan Bisnis

Ditemukan Lagi Kebun Sawit di Taman Nasional Tesso Nilo Seluas 30.000 Hektar


Kementerian Kehutanan berniat untuk membongkar habis seluruh kebun sawit di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Dari luas TNTN 83 ribu hektar, ada 30 ribu hektar kebun sawit ilegal. Kepala Balai TNTN, Tandia mengungkapkan hal itu , Selasa (20/5/2014). Menurutnya, saat ini ada 30 ribu hektar kebun sawit yang sudah belasan tahun berada di TNTN.

“Jumlah itu sangat fantastis sekali. Kita berniat untuk membongkar seluruh kebun sawit tersebut. Dalam operasi sepekan ini kita baru bisa membongkar seluas 180 hektar kebun sawit,” kata Tandia.

Tesso Nilo ditetapkan sebagai taman nasional melalui perubahan fungsi dari Hutan Produksi Terbatas seluas 83.068 hektar oleh Kementerian Kehutanan. Tahap pertama berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor: SK.255/Menhut-II/2004tanggal 19 Juli 2004 seluas 83.576 ha.

Tahap berikutnya berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor: SK 663/Menhut-II/2009 tanggal 15 Oktober 2009 seluas + 44.492 hektar. Sebagian besar kawasan TNTN berada di Kabupaten Pelalawan dan sebagian kecil di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

“Dari luasan tersebut, ada 30 ribu hektar kebun sawit yang berdiri secara ilegal. Kebun sawit itu ada yang sudah ditanam sebelum penetapan TNTN. Namun lahan yang mereka kuasai tetap saja milik negara karena status hutan produksi terbatas,” kata Tandia.

Menurut Tandia, untuk melakukan pembongkaran perkebunan sawit ilegal itu pihaknya tidak bisa berdiri sendiri. Dalam operasi harus melibatkan sejumlah instansi terkait. Sekarang ini Kemenhut melibatkan unsur TNI/Polri, Pemda, Kejaksaan BNPB

“Tanpa ada kerjasama tidak mungkin kami bisa bekerja sendiri. Kita tetap komit 30 ribu hektar kebun sawit yang ada saat ini harus kita bongkar seluruhnya,” kata Tandia.

Untuk sekedar diketahui, kawasan TNTN ini memiliki tingkat keragaman hayati sangat tinggi. Ada sekitar 360 jenis flora tergolong dalam 165 marga dan 57 suku untuk setiap hektarnya.

Tesso Nilo juga dikenal sebagai habitat bagi beraneka ragam jenis satwa liar langka, seperti Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), berbagai jenis Primata, 114 jenis burung, 50 jenis ikan, 33 jenis herpetofauna dan 644 jenis kumbang.

Kepemilikan lahan secara ilegal ini, sebagian besar dimiliki oknum aparat. Mulai dari oknum TNI/Polri, anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi, pengusaha serta para pucuk pimpinan media lokal di Pekanbaru.

Categories
Demokrasi Taat Hukum

Daftar Harta Kekayaan Capres Jokowi Vs Prabowo


Saat maju sebagai gubernur DKI, harta kekayaan Joko Widodo terdaftar di KPK berjumlah Rp 27,2 miliar dan US$ 9.876. Kala itu, dia melapor pada tahun 2012 saat maju dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Berdasarkan data yang diperoleh dari website LHKPN KPK, Senin (19/5/2014), harta Jokowi terbagi ke dalam harta bergerak dan tidak bergerak. Harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 23,7 miliar tersebar di berbagai daerah terutama Jawa Tengah. Daerah-daerah tersebut di antaranya Sukoharjo, Surakarta, Balikpapan, Karang Anyar, Boyolali, dan Sragen.

Sementara aset bergerak yang meliputi alat transportasi dan usaha lainnya dilaporkan senilai Rp 499 juta. Kendaraan yang dimiliki Jokowi terdiri dari 8 mobil dan 1 motor. Mulai dari motor Vega senilai Rp 4 juta hingga mobil Mercedes Benz tahun 1996 senilai Rp 75 juta. Surat berharga, giro dan setara khas lainnya dimiliki Jokowi senilai Rp 2 miliar dan US$ 9.876. Jokowi tak tercatat memiliki piutang apapun.

KPK sebelumnya telah menyampaikan agar para pasangan capres/cawapres untuk melaporkan harta kekayaannya. KPK telah mengirimkan surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)dan meminta KPU menetapkan seluruh bakal capres dan cawapres melaporkan harta kekayaan terbarunya.

Mengenai kewajiban pelaporan tersebut diatur dalam Pasal 5 huruf f dan Pasal 14 ayat (1) huruf d, Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

Capres Gerindra Prabowo Subianto pernah melaporkan kekayaan pada tahun 2009 lalu ke KPK. Saat itu, dia maju sebagai cawapres Megawati Soekarnoputri. Ini kekayaannya.

Pada tahun 2003, Prabowo pernah melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Saat itu, mantan menantu Soeharto itu menjabat sebagai kepala Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI.

Namun data lain menyebutkan Prabowo menjabat kepala Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI pada 1998, usai dirinya menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat di tahun yang sama.

Dari data di LHKPN KPK, Senin (19/5/2014), Prabowo tahun 2003 memiliki harta Rp 10 miliar dan US$ 4.216. Harta tersebut terdiri dari harta tidak bergerak sebesar Rp 2,7 miliar dan harta bergerak seperti alat transportasi, logam mulia dan harta bergerak lainnya sebesar Rp 1,5 miliar.

Selain itu, Prabowo juga memiliki surat berharga senilai Rp 2,365 miliar dan giro senilai hampir Rp 4 miliar. Sedangkan mata uang dollar diperolehnya dari hibah sebesar USD 4.216.

Lepas dari jabatan pemerintahan, rupanya kekayaan Prabowo bertambah berlipat-lipat. Pada tahun 2009, bekas menantu Soeharto tersebut memiliki kekayaan sekitar Rp 1.579.376.223.359 dan US$ 7.572.916.

Perinciannya, sebesar Rp 28 miliar berupa uang tunai dan Rp 1,42 triliun dari harta bergerak, harta tidak bergerak seperti aset perusahaan, peternakan, surat berharga dan lain-lain. Pada tahun 2009, Prabowo menjadi kandidat paling kaya di antara calon wakil presiden dan capres lainnya. Kira-kira, berapa kekayaannya kini? Dalam waktu dekat akan segera diketahui, sebab KPU mewajibkan semua kandidat presiden melapor kekayaan ke KPK.

Categories
Kriminalitas

Mahasiswi Universitas Padjadjaran Diperkosa Di Jatinangor


Pihak Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung membenarkan salahsatu mahasiswinya asal Malaysia diduga menjadi korban pemerkosaan. Pihak kampus akan mendampingi korban selama proses penyelidikan oleh kepolisian. “Soal kronologinya kami serahkan pada kepolisian untuk menyelidiknya. Unpad sudah melibatkan tim dari lembaga pengembangan kreativitas kemahasiswaan dan alumni melakukan pengecekan ke lokasi dan melakukan pendampingan pada korban,” ujar Humas Unpad Soni A Nulhakim saat dihubungi, Senin (19/5/2014).

Tim Unpad juga sudah melakukan pertemuan dengan atase pendidikan Malaysia. Sementara korban saat ini didampingi keluarganya. “Saat ini keluarga korban sudah ada di Indonesia. Katanya nanti dibawa ke Malaysia untuk pemulihan kondisi korban,” ungkap Soni. Untuk kasus dugaan pemerkosaan yang dialami korban, menurut Soni, pihak kampus menyerahkan sepenuhnya pada kepolisian untuk mengusutnya hingga tuntas.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Martinus mengatakan korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (17/5/2014) di Parkiran RM. Grafika Jalan Raya Tangkuban Perahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Polisi telah memeriksa seorang saksi pelapor yang juga merupakan seorang dosen di kampus tersebut. Menurut saksi, awalnya korban akan mengambil uang di ATM yang tidak jauh di kosannya di dalam area kampus di kawasan Jatinangor, Sumedang. Saat keluar kosan, korban bertemu dengan seorang laki-laki yang tidak dikenal. Laki-laki itu memanggil nama korban, seolah-olah kenal. Korban sempat menjawab tidak kenal. Namun laki-laki itu menarik dan membekap mulut korban.

“Korban langsung dimasukkan kendaraan. Setelah itu korban tidak ingat apa-apa. Ia hanya merasakan sakit di seluruh badan dan bagian perut bawah,” tutur Martinus. Untuk mengetahui dugaan adanya pemerkosaan, korban divisum di RS Hasan Sadikin Bandung.Seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi ternama di Bandung diduga menjadi korban pemerkosaan. Kasus ini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul dalam pesan singkatnya, Senin (19/5/2014). Martinus mengatakan korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (17/5/2014) di Parkiran RM. Grafika Jalan Raya Tangkuban Perahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Polisi telah memeriksa seorang saksi pelapor yang juga merupakan seorang dosen di kampus tersebut. Menurut saksi, awalnya korban akan mengambil uang di ATM yang tidak jauh di kosannya di dalam area kampus di kawasan Jatinangor, Sumedang.

Saat keluar kosan, korban bertemu dengan seorang laki-laki yang tidak dikenal. Laki-laki itu memanggil nama korban, seolah-olah kenal. Korban sempat menjawab tidak kenal. Namun laki-laki itu menarik dan membekap mulut korban. “Korban langsung dimasukkan kendaraan. Setelah itu korban tidak ingat apa-apa. Ia hanya merasakan sakit di seluruh badan dan bagian perut bawah,” tutur Martinus.

Untuk mengetahui dugaan adanya pemerkosaan, korban divisum di RS Hasan Sadikin Bandung.

Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Jatinangor Kompol Rudi de Vieres menyatakan kasus ini ditangani oleh Polres Cimahi. Namun pihaknya turut membantu untuk mengurai kronologi sebenarnya.Polda Jabar turun langsung memburu pelaku pemerkosaan pada mahasiswi Unpad yang juga WN Malaysia di Kampus Jatinangor. Tim dari Polda Jabar tengah menyelidiki kasus ini.

“Kasus masih diselidiki dan dikembangkan,” jelas Kapolda Jabar Irjen Pol M Iriawan saat dikonfirmasi, Selasa (20/5/2014). Kasus pemerkosaan ini terjadi pada Sabtu (17/5). Korban ditemukan pukul 03.00 WIB di Parkiran RM. Grafika Jalan Raya Tangkuban Perahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Polisi telah memeriksa seorang saksi pelapor yang juga merupakan seorang dosen di kampus tersebut. Menurut saksi, awalnya korban akan mengambil uang di ATM yang tidak jauh di kosannya di dalam area kampus di kawasan Jatinangor, Sumedang.

Saat keluar kosan, korban bertemu dengan seorang laki-laki yang tidak dikenal. Laki-laki itu memanggil nama korban, seolah-olah kenal. Korban sempat menjawab tidak kenal. Namun laki-laki itu menarik dan membekap mulut korban.

Korban langsung dimasukkan kendaraan. Setelah itu korban tidak ingat apa-apa. Ia hanya merasakan sakit di seluruh badan dan bagian perut bawah. Untuk mengetahui dugaan adanya pemerkosaan, korban divisum di RS Hasan Sadikin Bandung.

Categories
Korupsi Kriminalitas

Seorang Polisi Ditahan Bareskrim Karena Tolak Lakukan Korupsi Senilai 7 Milyar


Bareskrim Polri akhirnya buka suara soal isu kriminalisasi Kompol AS yang tolak uang suap Rp 7 miliar. Versi Bareskrim Polri, Kompol AS terbukti melakukan penyalahgunaan wewenang karena campur tangan terhadap penyerahan dan pengubahan sertifikat milik Kinghu kepada pihak swasta. Bahkan Kompol AS juga dituduh memaksa Kinghu memberikan sertifikat dengan imbalan penangguhan penahanan.

“KH (Kinghu) ini ditahan, kemudian yang bersangkutan mengajukan penangguhan ke penyidik tetapi tersangka meminta sertifikat hak milik atas nama istri KH berupa sertifikat Kelurahan Batu Nunggal, Bandung,” kata Kasubdit 2 Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Djoko Poerwanto di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (19/5).

Djoko menuturkan Kompol AS bersama pihak swasta serta BPN Bandung mengubah sertifikat tanah dari yang bernomor 1107 menjadi berubah kepemilikannya dengan sertifikat bernomor 4073. “Kondisi terpaksa untuk mengajukan penangguhan. Penangguhan itu ada syarat adalah orang dan sertifikat, tidak seperti penangguhan orang dan uang (sesuai ketentuan),” sambung dia.

Akibat ikut campurnya Kompol AS terhadap kasus tanah yang bukan tanggung jawabnya, AS di jerat dengan pasal 12 huruf e dan atau pasal 10 huruf a UU Nomor 13 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. “Dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaanya memaksa seseorang memberikan sesuatu atau mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri atau dengan sengaja menggelapkan akta yang dikuasai karena jabatannya,” terang Djoko.

Bareskrim menegaskan tindakan Kompol AS yang menjembatani pihak swasta dan King Hu adalah salah. Apalagi kasus swasta dan King hu tidak terkait dengan kasus yang sedang ditangani Kompol As. “Apapun istilah bekerja ada norma yang dibatasi kewenangan, hak, kewajiban berkaitan dengan ada hubungan menangani tidak ada hubungan menjembatani punya batasan, kewenangan itu (Kompol AS) terlampaui, hak kewajiban harus seimbang,” tuturnya.

Sebelumnya menurut versi Kompol AS, penangguhan penahanan dilakukan karena kondisi kesehatan King Hu yang memburuk. Dia pun mengaku hanya bermaksud baik menghubungkan pihak swasta (Edwin) selaku pemilik tanah sah kepada King Hu.

“Saya kumpulkan semua pihak tersebut, akhirnya King hu menyerahkan sertifikat tanah tersebut kepada Edwin dengan sukarela. King Hu ini mafia tanah. Ada semua bukti-buktinya,” tutur Kompol AS. Penyerahan itu tak sepenuhnya sukarela, King Hu melobi Kompol AS dengan iming-iming uang Rp 7 miliar jika sertifikat tanah di Bandung itu kembali kepadanya.

Kompol AS menolak. Namun, King Hu berhasil melobi atasan Kompol AS dengan dijanjikan uang miliaran itu. “Saya tidak mungkin melakukan itu, saya enggak mau Rp 7 miliar. Tiba-tiba atasan saya Kombes U bilang sudah balikin sertifikatnya, katanya kita bagi 50:50 tapi saya diam saja,” jelas dia.

Suap itu diketahui oleh keluarga Atang. Setelah beberapa lama, Kompol AS dinyatakan sebagai tersangka.

Categories
Demokrasi

Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa Dideklarasikan Sebagai Capres dan Cawapres


Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, berencana mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum satu jam sebelum batas akhir masa pendaftaran, Selasa, 20 Mei 2014. Pasangan yang akan dideklarasikan siang ini di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, itu akan berjalan kaki menuju Komisi Pemilihan Umum. “Mungkin sekitar pukul 15.00 sampai KPU. Pendaftaran tutup pukul 16.00,” kata Ketua umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa di Istana Negara, Senin, 19 Mei 2014.

Menurut Hatta, perjalanan menuju kantor KPU dimulai dengan melaksanakan salat zuhur di Mesjid Cut Meutia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Keduanya akan berjalan kaki menuju Museum Proklamasi untuk menandatangani sebuah naskah. Hatta enggan memaparkan isi naskah tersebut. Setelah penandatanganan naskah, ujar Hatta, dia dan Prabowo akan lanjut jalan kaki menuju kantor KPU. Di kantor Komisi, pasangan ini akan mendaftarakan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden sekaligus menyerahkan dokumen persyaratan.

Hatta mengklaim seluruh partai politik yang berkoalisi dengan Gerindra sudah sepakat memilihnya sebagai cawapres. Koalisi ini terdiri dari Gerindra, PAN, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Keadilan Sejahtera. Koalisi ini, katanya, juga masih melakukan pembicaraan dengan Partai Golongan Karya. Prabowo-Hatta yang diusung koalisi pimpinan Partai Gerakan Indonesia Raya menjadi pasangan kedua yang akan bertarung pada pemilihan presiden mendatang. Hari ini, Joko Widodo dan Jusuf Kalla mendeklarasikan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden. Pasangan yang diusung koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini akan mendaftarkan diri ke KPU siang ini.

Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Fadli Zon mengatakan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung Gerindra dan partai pendukungnya akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum pada Selasa, 20 Mei 2014. Pasangan tersebut, kata dia, akan jalan kaki dari Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

“Dari Museum jalan kaki ke Komisi Pemilihan Umum,” ujar Fadli sebelum pendeklarasian pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Senin, 19 Mei 2014.

Hari ini, Joko Widodo dan Jusuf Kalla mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden. Menurut rencana, pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan tiga partai lainnya itu akan menaiki sepeda setelah mendeklarasikan diri. Fadli menyatakan deklarasi di Rumah Polonia sengaja dipilih agar pasangan Prabowo-Hatta larut dalam sejarah. Menurut dia, rumah yang beralamat di Jalan Cipinang Cempedak I Nomor 29 ini memiliki nilai historis tinggi. Presiden Sukarno pernah tinggal di tempat ini, meski sebentar.

Koalisi pimpinan Gerindra hari ini menggelar deklarasi pasangan Prabowo-Hatta. Deklarasi digelar sehari sebelum mendaftarkan ke KPU sebagai peserta pemilihan presiden dan wakil presiden. Ketua Umum Gerindra Suhardi mengatakan, setelah deklarasi, Rumah Polonia akan digunakan sebagai posko pemenangan Prabowo-Hatta. Koalisi ingin nilai-nilai kejuangan Sukarno menjadi penyemangat tim selama masa kampanye.

Keputusan Partai Persatuan Pembangunan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra disambut gembira oleh para kiai yang selama ini berafiliasi dalam partai tersebut. Para kiai berharap PPP melakukan koalisi dengan Gerindra tanpa syarat, termasuk meminta jatah kursi calon wakil presiden. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Ngasinan, Kediri, Kiai Anwar Iskandar, menyambut baik keputusan Rapimnas II PPP yang menyatakan dukungan terhadap Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Menurut Anwar, keputusan itu sesuai dengan harapan para kiai sepuh. “Keputusan itu sesuai dengan apa yang diamanatkan kiai sepuh,” kata Anwar kepada Tempo, Senin, 12 Mei 2014.

Jauh hari sebelum koalisi disepakati, para kiai sepuh, menurut Anwar, sudah memberi pesan agar mendukung Prabowo. Meski tak disertai alasan jelas, pesan tersebut mendapat perhatian penuh dari para ulama pengasuh pondok pesantren. Pada akhirnya, Anwar menemukan salah satu program kerja Partai Gerindra yang memperjuangkan pendidikan pondok pesantren bila kelak berkuasa.

Menyikapi tidak utuhnya dukungan dari Dewan Pengurus Wilayah PPP untuk Prabowo di Rapimnas, Anwar meminta tak ada kader yang membelot. Keputusan rapimnas harus ditaati dan diikuti oleh seluruh kader PPP, terutama para pengurus partai di daerah. “Kami mungkin eker-ekeran di depan, tapi kalau sudah jadi ketentuan harus ditaati,” kata dia.

Tak hanya mendukung koalisi, Anwar berharap Ketua Umum PPP Suryadharma Ali tidak meributkan kompensasi atau syarat apa pun kepada Gerindra. Hal ini sekaligus menepis keinginan sejumlah pihak yang meminta posisi tertentu dalam koalisi tersebut, seperti calon wakil presiden. Jika sebuah koalisi sudah diawali dengan syarat tertentu, kata dia, hal ini akan mengesampingkan kepentingan negara yang lebih luas. “Kalau perlu jangan ada syarat apa pun dalam koalisi ini,” kata Kiai Anwar.

Categories
Demokrasi

Jokowi Deklarasikan Jusuf Kalla Sebagai Cawapres


Jadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo, banyak yang khawatir Jusuf Kalla akan mendominasi pemerintahan. Tak menyebut nama, analis dari PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, mengatakan pelaku pasar kurang menyukai cawapres yang dikhawatirkan akan mendominasi kebijakan Jokowi. “Pasar menunjukkan sentimen negatif terhadap mereka,” katanya kepada Tempo, Ahad, 18 Mei 2014.

Balik ke masa 2004-2009 ketika menjadi wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono, Kalla disebut sebagai tugas injak gas kabinet. Di lain pihak, Menteri Koordinator Perekonomian Boediono bertugas mengerem. Sebagai wakil presiden, pria 72 tahun itu tipe orang yang memilih “melabrak” aturan asalkan program lekas terlaksana. “Semua peraturan bisa diubah kecuali kitab suci,” katanya pada 2007.

Berikut ini beberapa kebijakan JK yang dianggap kontroversial:

Pengadaan Helikopter Bencana (2006)
Sebagai Ketua Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi, Kalla memerintahkan pembelian 12 helikopter bekas dari Jerman. Tujuannya melancarkan penanganan pascabencana tsunami di Aceh dan Nias. Helikopter jenis BO 105 itu dibeli lewat PT Air Transport Services, perusahaan yang terafiliasi ke Bukaka, grup usaha milik Kalla. Pada November 2006, 12 helikopter tiba di Indonesia, tapi tak bisa langsung dioperasikan. Bea Cukai menyegelnya karena PT Air Transport Services belum membayar pajak impor Rp 2,1 miliar. Pada 7 Desember 2006, SBY menulis memo buat Menteri Keuangan dan Menteri Perhubungan untuk mencabut segel helikopter tersebut. Memo ini dibuat atas permintaan lisan Kalla. JK menganggap pembelian itu tidak bermasalah. “Tidak ada uang negara yang keluar untuk pembelian heli itu,” kata dia.

Pembangunan Proyek Jalan Tol (2007)
Kantor Wakil Presiden membuat rancangan peraturan baru tentang jalan tol. Semua ruas jalan tol trans-Jawa yang terbengkalai harus “diselamatkan” dengan cara pengalihan konsesi. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2005, penjualan konsesi tak diperbolehkan jika ruas jalan tol belum beroperasi. Draf itu ditolak oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sri menolak bila proyek tol yang terkatung-katung diteruskan dengan cara merevisi peraturan. Kalla jalan terus dengan memutuskan pengalihan konsesi cukup dengan dasar surat keputusan Menteri Pekerjaan Umum. Maka, salah satu pemegang konsesi, PT Lintas Marga Sedaya, menjual sahamnya ke Expressway Berhad, perusahaan Malaysia. Lintas Marga adalah konsorsium yang antara lain dimiliki oleh PT Bukaka Teknik Utama.

Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara (2007)
Pembangkit listrik berkapasitas total 10 ribu megawatt ini rencananya digerakkan oleh Konsorsium Bangun Listrik Nasional yang terdiri atas PT Bukaka Teknik Utama, PT Bakrie & Brothers, PT Medco Energi, PT Inti Karya Persada Teknik milik Bob Hasan, dan PT Tripatra milik Iman Taufik (pemilik tak langsung PT Bumi Resources). Pembiayaannya akan dikucurkan pemerintah lewat penerbitan surat utang US$ 2,5 miliar per tahun selama tiga tahun. Menurut Kalla, untuk mempercepat proyek, tender perlu diubah menjadi lebih sederhana: hanya melihat performa perusahaan. “Tendernya pun harus crashprogram. Kalau tidak begini, potensi kerugian per hari mencapai lebih dari Rp 100 miliar,” ujar Kalla. Sri Mulyani tak setuju pendanaan proyek ini karena dibiayai dana asing. Kalla punya komentar sendiri, “Presiden dan wakil presidenlah yang akan menanggung risiko, bukan menteri.”

Suspensi Saham Bakrie (2008)
Bursa Efek Indonesia pada 7 Oktober 2008 menyetop perdagangan enam emiten dari Grup Bakrie, yakni PT Bumi Resources Tbk, PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk, PT Bakrieland Development Tbk, PT Bakrie & Brothers Tbk, PT Energi Mega Persada Tbk, dan PT Bakrie Telecom Tbk. Sebelum disuspen, harga saham perusahaan tersebut sedang menukik. Sepuluh hari kemudian BEI mencabut suspensi untuk Bakrie Sumatera, Bakrieland, dan Bakrie Telecom. Pada awal November, bursa juga mencabut suspensi Bumi Resources. Akibatnya, harga saham perseroan kian melorot. Kalla berang dengan pencabutan suspensi itu. Menurut dia pemerintah perlu memperpanjang suspensi saham PT Bumi Resources dengan dalih melindungi pengusaha nasional. “Masak, Bakrie hanya sedikit dibantu satu-dua hari tidak boleh?”

Perdamaian Aceh (2005)
Tentu bukan kebijakan kontroversial saja yang dicetuskan Kalla saat menjabat wapres. Salah satu sukses terbesarnya adalah menggagas perdamaian di Aceh pada 2005 yang didahului dengan penanganan tsunami Aceh di 2004. Kalla berperan besar dalam negosiasi yang digelar di Helsinki, Finlandia. Ia mengundang tokoh-tokoh Gerakan Aceh Merdeka, antara lain, ke rumah dinasnya. Tim perundingan dari pemerintah diwakili Hamid Awaluddin, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang juga orang dekat Kalla. Perjanjian damai akhirnya ditandatangani pada 15 Agustus 2005.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan politikus senior Golkar, Jusuf Kalla, dipilih mendampingi Joko Widodo karena dinilai berpengalaman, terutama dalam bidang ekonomi. Menurut dia, Jokowi dan Jusuf Kalla adalah kombinasi yang tepat dan saling melengkapi. “Pasangan yang ideal, jam terbang Pak Jusuf Kalla sudah sangat berpengalaman,” kata Surya ketika ditemui di kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin, 19 Mei 2014.

Partai koalisi yang dipimpin PDI Perjuangan mendeklarasikan pasangan Jokowi-JK sebagai calon presiden dan wakil presiden hari ini. Menurut Surya, keputusan itu disepakati empat partai pengusung, yakni Partai Nasional Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Hati Nurani Rakyat. Surya yakin Kalla tak akan mendominasi pemerintahan nantinya jika pasangan ini menang. Jokowi dan Jusuf Kalla, kata Surya, akan saling membantu demi kepentingan rakyat.

Ihwal bergabungnya NasDem dengan PDI Perjuangan karena permintaan Kalla, Surya membantahnya. Menurut dia, dukungan partai karena melihat sosok Jokowi yang dianggap membawa perubahan. “NasDem mendukung terhadap calon yang memberi harapan baru bagi semua rakyat,” kata Surya. Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto menuturkan Jusuf Kalla sangat menentukan elektabilitas dalam pemilu presiden. “Juga bisa menjamin kepada publik pemerintah yang akan datang,” kata Wiranto. Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla akan dideklarasikan di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, siang ini. Setelah deklrasi, mereka akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum pukul 13.30 dengan mengendarai sepeda ontel.

Posko sukarelawan Sahabat Rakyat di Makassar, Sulawesi Selatan, terlihat ramai. Itu terjadi setelah calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, mengumumkan Jusuf Kalla sebagai wakilnya pada pemilihan presiden 9 Juli mendatang. Para sukarelawan yang berjumlah sekitar 20 ini langsung bernyanyi. “Jokowi siapa yang punya, Jokowi siapa yang punya, yang punya Sahabat Rakyat,” demikian nyanyian tim itu dengan gembira.

Koordinator umum sukarelawan Sahabat Rakyat, Amran Sulaiman, mengatakan, setelah Jokowi–sapaan Joko Widodo–mengumumkan Kalla sebagai pasangannya di layar kaca, Sahabat Rakyat akan menggelar deklarasi. “Pukul 14.30 Wita, kami akan gelar deklarasi dan siap memenangkan pasangan ini, khususnya di kawasan timur Indonesia,” katanya

Menurut dia, pasangan ini ideal karena keduanya memiliki kemiripan karakter pribadi dan gaya kepemimpinan yang hampir sama. Mereka dikenal tegas dan tanpa kompromi, memiliki visi yang jelas, cepat dalam bertindak, jujur, serta apa adanya. “Setelah deklarasi, kami akan membuat posko sukarelawan di tingkat desa karena hingga saat ini posko sukarelawan telah tersebar di 12 provinsi yang berjumlah 500 pengurus,” ujar Amran.

Suasana berbeda terdapat di kediaman Kalla di Jalan Haji Bau Nomor 16, Makassar. Di rumah bercat krem tersebut tampak sepi. Yang terlihat hanya satu petugas keamanan dan dua pekerja rumah tangga, serta sebuah mobil Nissan hitam bernomor polisi DD-725-JM. “Tidak ada acara di sini, Pak, meski kami tahu lewat media elektronik Jokowi-JK jadi berpasangan. Keluarga Pak JK di Jakarta semua,” kata Mahyudin, salah seorang pembantu rumah tangga Kalla.

Keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memilih Jusuf Kalla sebagai calon wakil presiden disambut kekecewaan aktivis antikorupsi di Makassar. Mereka lebih memilih Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo. “Ini adalah sejarah yang akan kami catat bahwa PDIP dan Jokowi hanya menjadikan antikorupsi sebagai slogan,” kata Koordinator Sabahat Abraham, Djusman A.R., kepada Tempo, Senin, 19 Mei 2014.

Djusman yang juga Koordinator Koalisi Masyarakat Antikorupsi mengatakan keputusan tersebut membuyarkan ekspektasi para aktivis antikorupsi, khususnya di Makassar. Sebelumnya Djusman mengatakan Abraham diharapkan mewakili Jokowi untuk menciptakan pemerintahan yang bebas korupsi. “Antikorupsi telah melekat di tubuh Abraham, dan itu telah dibuktikan di Komisi Pemberantasan Korupsi,” ujar Djusman. Meski kecewa, Djusman menghargai pilihan PDIP dan Jokowi. “Ini adalah proses politik dan demokrasi. Meski kami akui bahwa sosok Abraham paling layak mendampingi Jokowi,” katanya.

Categories
Kriminalitas

Demi Cinta Sepasang Kekasih Di Bekasi Rekam Adegan Intim dan Disebarkan


Warga Bekasi, SHT (54) merekam adegan ranjang dengan kekasihnya, SN. Belakangan, SHT dipidana percobaan karena menyebar video itu. Apa alasan SHT merekam adegan mesum itu? “Hanya untuk koleksi dan kepuasan batin saja,” kata SHT seperti tertuang dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Bekasi yang dilansir website Mahkamah Agung (MA), Senin (19/5/2014). Keduanya berkenalan pada Juli 2012 dan sebulan setelahnya mereka bertemu dan memadu kasih. SHT kepada majelis hakim mengaku telah bergumul dengan SN selama 9 kali. Tiga kali di antaranya SHT merekam adegan seronok itu menggunakan HP N95.

“Dikarenakan saya mendapatkan perasaan cinta lebih kepada SN dan SN juga mengetahui adegan itu direkam,” kata SHT. Awal mula SHT menyebar video dan foto mesum itu karena dirinya cemburu SN menjalin hubungan dengan lelaki lain. Lantas SHT pun menyebar video mesum itu supaya SN setia dengan dirinya. “Setelah melakukan hubungan intim, paling sedikit saya memberikan uang Rp 1 juta kepada SN,” kata SHT.

Atas tersebarnya video itu, Pengadilan Negeri (PN) Bekasi hanya menjatuhkan hukuman percobaan. SHT tidak perlu menjalani hukuman 6 bulan penjara asalkan selama 1 tahun ke depan tidak berbuat pidana sama sekali. Vonis ini jauh di bawah tuntutan jaksa yang menuntut 2 tahun penjara. Atas vonis ini, jaksa lalu mengajukan banding. Tetapi Pengadilan Tinggi (PT) Bandung bergeming.

“Menguatkan putusan PN Bekasi tertanggal 22 Januari 2014,” putus PT Bandung seperti dilansir website Mahkamah Agung (MA), Senin (19/5/2014). Duduk sebagai majelis banding yaitu Djernih Sitanggang dengan anggota Sukarman Sitepu dan Hj Sanwari. Dalam putusan yang diketok pada 21 April 2014, ketiganya meyakini pertimbangan PN Bekasi telah tepat dan benar.

SHT (54) berkenalan dengan SN dan berlanjut ke ranjang. Demi kepuasan batin, SHT memvideokan persetubuhan itu. Belakangan video dan foto-foto mesum disebarkan SHT sehingga SHT harus berurusan dengan pengadilan. “SN datang ke rumah saya dengan tujuan ingin melakukan pengobatan alternatif dan ingin bertemu dengan ustad H,” kata SHT seperti tertuang dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Bekasi yang dilansir website Mahkamah Agung (MA), Senin (19/5/2014).

Pertemuan itu terjadi kurun Juli 2012. Namun karena ustad H tidak ada di rumah tersebut, maka SHT yang menerima dan melayani SN. Kepada SHT, SN mengaku mengalami penyakit sinus dan meminta air doa yang sudah disiapkan. Ustad H sendiri merupakan ustad kenamaan baik dalam bidang agama maupun dalam bidang pengobatan alternatif.

Sebulan setelahnya, keduanya bertemu lagi di Metropolitan Mal Bekasi dan keduanya lalu jalan-jalan bersama. Setelah itu, keduanya berjanji bertemu di tempat yang sama dan keduanya sepakat ke Hotel Bunga Karang. Di hotel itu lalu keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri. Hal ini dilakukan berulangkali dan 3 di antaranya divideokan. Hubungan ini pun berlangsung hingga satu tahun lamanya.

Hal itu dibenarkan oleh SN. Dalam pertemuan pertama itu, keduanya bertukar nomor HP dan terjalinlah komunikasi di antara keduanya. Soal persetubuhan, SN mengaku memberikan izin hubungan intim itu direkam. “Dalam persetubuhan itu dengan persetujuan dan izin saya, SHT merekam dengan menggunakan HP,” ujar SN. Dari video itulah, SN dipaksa untuk terus mau melayani nafsu SHT. SN takut video itu tersebar dan menjadikan dirinya malu.

“Karena sering mendapatkan ancaman dan tekanan, saya tidak angkat telepon dan menjawab SMS SHT. Akibatnya foto dan vidoe kirimkan ke teman-teman SHT,” ujar SN. Namun siapa nyana, video itu pun disebarkan SHT. Atas tersebarnya video itu, Pengadilan Negeri (PN) Bekasi hanya menjatuhkan hukuman percobaan. SHT tidak perlu menjalani hukuman 6 bulan penjara asalkan selama 1 tahun ke depan tidak berbuat pidana sama sekali. Vonis ini jauh di bawah tuntutan jaksa yang menuntut 2 tahun penjara.

Atas vonis ini, jaksa lalu mengajukan banding. Tetapi Pengadilan Tinggi (PT) Bandung bergeming dan menguatkan putusan PN Bekasi.

Categories
Wisata Kuliner

Eksplorasi Tak Bertepi Masakan Indonesia


TAK perlu segan mengutak-atik khazanah kuliner Indonesia demi menciptakan ragam masakan yang tak hanya nikmat tapi juga berdaya kejut. Dalam jamuan yang digelar ”Life is Sweet” berbagai kejutan manis itu menyapa kesadaran cita rasa kita. Red Pyramid, nama gedung mungil di bilangan Senopati, Jakarta Selatan, petang itu tengah ditata cantik untuk persiapan jamuan di malam harinya. Di dapur terbuka, para anggota tim masak yang dikelola William Wongso, pegiat kuliner Indonesia, juga tengah sibuk mempersiapkan sajian.

Herman, salah seorang juru masak, tengah membakar irisan-irisan tebal daging wagyu berbentuk bundar satu per satu. Sesekali irisan daging yang montok segar itu dibolak-balik. Permukaan daging yang semula merah beralih rupa menjadi kecoklatan berkilat-kilat oleh olesan minyak zaitun. Asap tipis pun membubung disertai bunyi khas ”nyess”, suara daging terkena panas landasan pembakaran. Ruangan jamuan pun lantas diharumi oleh aroma yang memancing kelenjar saliva bertingkah.

”Ini nanti jadi steak rendang,” kata Herman.

Keterangan singkat Herman itu membuat hasrat bersantap mulai memanas. Sementara, di sudut dapur lainnya, anggota tim pemasak lainnya, Astrid, asyik membentuk serutan buah-buahan seperti nanas, mangga, lobak merah, zukini, dan pir dengan garpu dalam bentuk gulungan mungil yang cantik. Samar-samar tercium aroma asam-asam segar dari wadah besar berisi serutan buah-buahan. Asinan yang diadaptasi dari asinan Jakarta itu akan disajikan sebagai hidangan pembuka.

Setelah petang berganti malam, ruangan jamuan penuh oleh tamu. Para pendiri ”Life is Sweet” yakni Lita Hamzah, Rubiana Fajar, dan Michael Soetantyo, menyambut tamu-tamu mereka satu per satu. William Wongso pun sibuk meladeni sapaan para tamu di sela-sela keasyikannya memotret. Jamuan pun akhirnya dimulai.

Hidangan pembuka disebut sebagai ”Deconstructed Asinan Jakarta” tampil berupa gulungan serutan buah dan sayur, kepiting goreng mungil dalam balutan serutan wortel, udang goreng, irisan timun yang digulung, irisan scallop Hokkaido, dan kuah asam segar berwarna tangerine. Menu yang berakar pada asinan Jakarta ini didekonstruksi unsur-unsurnya dan dipadupadankan dengan bahan lain yang bisa selaras cita rasanya. Sebagai pembuka, selera kita segera terbangkitkan oleh sapaan asam segar dan gurih dari sajian ini.

Tak berapa lama, hadir menu sup berwarna hijau lembut dalam cangkir espresso yang mungil. Dari namanya, yakni Cream of Kenikir Espresso with Pohpohan and Sambal Tempe Tempura, kita bisa segera mendeteksi bahan dasar yang digunakan. Rasanya tak terbayangkan daun kenikir dan pohpohan bisa selezat ini ketika dijadikan sup.

Kenikir biasanya dijadikan urap-urapan, sementara pohpohan biasanya sekadar dilalap. Kedua sayuran ini direbus dahulu kemudian diblender dan dimasak menjadi sup. Penambahan krim pada sup membuat konsistensi sup lebih lembut dan creamy. Ada kenang rasa khas daun kenikir dan pohpohan yang masih terdeteksi di akhir seruputan. Sup kenikir-pohpohan ini sungguh sukses meninggalkan kesan yang positif.

Steak rendang
Pada menu ketiga, intensitas cita rasa rempah menjadi lebih tinggi dengan kehadiran ”Gulai Kepala Ikan Ravioli”. Pasta ravioli khas Italia dikawinkan dengan kuah gulai adalah imajinasi cukup liar. Ravioli berisi ikan kakap merah yang berserat daging lembut. Hidangan ketiga ini seperti menyiapkan indera pengecapan kita untuk menikmati menu steak rendang sebagai sajian utamanya.

Steak rendang kemudian hadir dengan nasi tumpeng mungil beserta ubo rampe seperti sambal kering kentang. Daging wagyu yang telah direndam dalam bumbu rendang semalaman itu terasa gurih dibandingkan steak ala Barat. Tingkat kematangan medium membuat kita bisa menikmati serat-serat dagingnya yang lembut.

Tanpa nasi tumpeng pun, sebenarnya steak ini sudah memuaskan untuk dinikmati secara mandiri. Beberapa tamu terlihat mulai tampak kekenyangan, tetapi tampak masih penasaran melumat sajian ini hingga tandas. Anggur merah Perancis dari Beaujolais Villages menjadi pendamping steak rendang yang disarankan malam itu.

Di segmen penutup, pencuci mulut garapan Michael Soetantyo mengundang antusiasme tersendiri di antara tamu. Sarikayo crème brulee yang lembut dan harum pandan memang layak digandrungi. Begitu pula dengan ”kolak panna” dengan saus kopi. Puding dengan rasa kolak yang manis ini ditingkahi sentilan pahit dari saus kopi. Menikmatinya berselang-seling dengan sarikayo crème brelee terasa amat menyenangkan. ”Saya mau tambah srikayanya ah,” cetus seorang tamu.

Jamuan Pop Up Dining tersebut menjadi salah satu segmen dari rangkaian kegiatan ”Life is Sweet”, lembaga pembelajaran ilmu memasak yang berkonsentrasi pada eksplorasi masakan Indonesia. Jamuan itu dalam rangka memperlihatkan betapa masakan Indonesia membuka ruang pada eksplorasi dan layak diperlakukan serius. ”Ragam kuliner Indonesia sangat kaya, tetapi sayangnya lama-kelamaan bisa kehilangan otentisitasnya kalau kualitasnya tidak terjaga,” kata Lita Hamzah.

Menurut Lita, masyarakat urban kelas menengah-atas saat ini cenderung meninggalkan aktivitas memasak dan menyerahkannya kepada pembantu rumah tangga. Makan di luar pun menjadi gaya hidup yang amat meluas. Padahal dengan kebiasaan memasak sendiri, kualitas masakan Indonesia bisa lebih terjaga dan terwarisi ke generasi berikutnya.

”Indonesia seharusnya bisa menjadi food destination, setidaknya di Asia. Di Thailand misalnya, bidang kuliner digarap sangat serius dan terjaga kualitasnya sehingga mendapat kepopuleran yang luas secara global. Kita harusnya juga bisa,” kata Lita. Makanan memang bagian dari identitas budaya masyarakat. Ketika kita masih bingung memasak masakan lokal yang paling sederhana saja, boleh jadi pertanyaan siapa kita, perlu diajukan