Di Indonesia Orang Minum Alkohol Untuk Naikan Status Sosial


Menurut data dari Global Status Report in Alcohol, WHO tahun 2004, lebih dari dua miliar orang di dunia rutin mengonsumsi minuman beralkohol, seperti bir, whisky, vodka, dan brady. Di negara-negara empat musim, minuman keras ini berguna untuk menghangatkan tubuh kala musim dingin. Sebenarnya, minuman beralkohol ini tidaklah berbahaya asalkan dikonsumsi dalam kadar yang seimbang. Namun, banyak orang tidak memerhatikan hal yang demikian, sehingga tak sedikit dampak negatif dari alkohol mengakibatkan kematian diri sendiri juga orang lain.

Sejak beberapa tahun lalu, mengonsumsi minuman beralkohol di Asia sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Di Indonesia sendiri, minuman yang dulu dianggap tabu ini, sekarang sudah sangat mudah ditemukan di berbagai restoran atau bar.

Sekalipun orang Indonesia sudah banyak yang gemar minum, tapi alasan mereka minum ini berbeda dengan orang barat. Minum alkohol bagi orang Indonesia itu sekadar menaikan status sosial saja. Istilahnya mereka adalah social drinking. Bagi orang Indonesia, minum minuman keras bukan disebabkan oleh kebutuhan. Namun untuk lebih ke arah menaikan gengsi saat pergaulan dan pertanda mampu bersosialisasi secara modern.

Makanya di Indonesia belum ada kasus alkoholik akut, karena alkohol tidak jadi minuman sehari-hari atau pengganti air putih seperti yang terjadi di Eropa atau Amerika. Di Indonesia masalah yang terjadi karena alkohol adalah mabuk lalu menyetir dan kecelakaan akibatnya adalah membunuh orang dalam keadaan mabuk

Selain masalah pergaulan, orang Indonesia juga sering minum-minuman beralkohol karena berbagai alasan, misalnya pelarian dari masalah atau stres. “Tak dimungkiri, Alkohol sudah jadi part of culture di Indonesia, saat sedang berkumpul dengan teman atau sedang stres,” katanya.

Orang-orang yang gemar minum, baik remaja maupun dewasa, harus memiliki pengetahuan luas tentang batas konsumsi alkohol, dan juga menanamkan tanggung jawab penuh untuk mengontrol jumlah asupan agar tidak berlebihan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s