Parti Susanti Bos Kontrakan Dibunuh Karena Pelaku Dendam Setelah Selingkuh Dengan Suami Korban


3 Pelaku pembunuhan bos kontrakan, Parti Susanti alias Ipeh (28), dibekuk. Otak aksi kriminal ini adalah wanita muda berinisial PP yang pernah mengontrak di rumah Ipeh. Ia diusir karena diketahui selingkuh dengan suami korban. Mengapa dan bagaimana pelaku membunuh korban? Saat diusir, PP tidak sendiri, melainkan bersama keluarganya. Mereka menempati rumah kontrakan milik Ipeh selama beberapa waktu. PP menaruh dendam setelah ia dan keluarganya diusir.

Kemudian, PP merencanakan pembunuhan. Ia menyampaikan keinginan itu ke mantan pacarnya, M Derby (24). Derby meminta bantuan ke Yudi Mahyudi (22). “Pelaku Yudi dijanjikan akan diberi imbalan uang sebesar 5 juta,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Didik Purwanto, Senin (16/6/2014).

Korban dibunuh di kawasan Lido, Cigombong, Bogor, Selasa (10/6) dini hari. Mayatnya dibuang di semak-semak yang tidak jauh dari kawasan golf Lido Resort. Siang hari pada hari yang sama, jasad korban ditemukan pencari rumput. “Di lokasi kita temukan barang bukti berupa handphone, dan dari situ kita ketahui identitas korban. Dari handphone itu juga kita ketahui kalau korban terakhir berkomunikasi dengan tersangka PP. Kita kembangkan dan menangkap 2 tersangka lainnya,” ungkap Kapolsek Cijeruk Kompol Murdaya dalam kesempatan berbeda.

Parti Susanti alias Ipeh (28) dikenal sebagai bos kontrakan di Desa Benteng, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Ia dibunuh 3 orang. Salah satunya wanita berinisial PP (18) yang pernah mengontrak di rumah korban. “PP punya dendam dengan korban. Ia diusir karena diketahui berselingkuh dengan suami korban,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Didik Purwanto, Senin (16/6/2014).

Selain PP, polisi juga menangkap M Derby (24) dan Yudi Mahyudi (22). Derby adalah mantan pacar PP. Belum dijelaskan bagaimana pelaku membunuh korban. Yang jelas, saat ditemukan, Selasa (10/6) lalu, korban dalam kondisi tangan terikat ke belakang dan leher terjerat tali tambang. “Jadi otak pembunuhan ini adalah tersangka PP. Sementara eksekutornya tersangka Yudi. Derby adalah penghubung antara PP dengan Yudi ,” kata Didik.

Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman hukumannya di atas 10 tahun penjara. Saat ini, mereka berada di Mapolres Bogor. Identitas mayat wanita yang ditemukan di semak-semak di kawasan Lido, Wates, Cigombong, Bogor, terkuak. Korban bernama Parti Susanti alias Ipeh (28) , warga Desa Benteng, Kecamatan Cicurug, Sukabumi.

“Di lokasi kita temukan handphone korban. Dari situ kita ketahui identitas korban,” kata Kapolsek Cijeruk Kompol Murdaya K, Senin (16/6/2014). Korban ditemukan pencari rumput, Selasa (10/6) lalu. Saat ditemukan, ia dalam kondisi terikat. Bukan hanya tangan, tapi juga leher dan kepala. Korban mengenakan kaos lengan panjang warna abu-abu, sweater hitam, celana panjang jins warna biru merek Guess, dan celana dalam telur asin motif bunga. Polisi menelusuri kasus itu dan akhirnya menangkap pelaku, Jumat (13/6) lalu.

“3 Pelaku sudah kami tangkap,” jelas Murdaya sambil menyebutkan pelaku terdiri dari perempuan berinisial PP (18), dan dua pria, M Derbi (24) dan Yudi Mahyudi (22). “Ketiganya warga Cicurug, Sukabumi. Mereka (pelaku dan korban) saling mengenal. PP pernah mengontrak rumah korban,” tambah Murdaya. Polsek setempat menyerahkan kasus itu ke Polres. Pelaku sudah dibawa ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s