Daftar Tarif Kencan PSK Di Gang Dolly Surabaya


Mendekati hari penutupan lokalisasi prostitusi tidak berdampak pada tarif kencan pekerja seks komersial (PSK) di Dolly. Tarif kencan tetap berlaku seperti hari-hari biasa. Tarif bercinta di kompleks lokalisasi prostitusi Dolly berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 250.000 untuk sekali kencan dengan durasi satu jam. Itu belum termasuk uang tips untuk PSK, jasa mucikari pengantar tamu, serta penghubung tamu dengan PSK.

“Tidak ada kenaikan tarif kencan, sama dengan hari biasa,” kata salah seorang mucikari yang mengaku bernama Arif.

Menurut Arif, besaran tarif tesebut berlaku untuk semua PSK di wisma Gang Dolly. Sementara di wisma yang tersebar di Jalan Jarak bisa lebih murah. Tarif sekali kencan hanya antara Rp 50.000 hingga Rp 100.000. Murahnya tarif kencan itu karena PSK di sana sebagian besar sudah berusia 35 tahun ke atas. “Biasanya yang punya uang terbatas, tapi memaksa ingin kencan, ya di Jarak,” tambahnya.

Sebelumnya, kata Arif, PSK di Dolly bisa di-booking ke luar wisma, tetapi karena kerap kejadian PSK melarikan diri, maka sejak beberapa bulan ini pemilik wisma sepakat untuk melarang PSK diajak berkencan di luar wisma. “Risikonya besar kalau diajak keluar oleh tamu,” ujarnya.

Terkait rencana penutupan Dolly, Arif menegaskan tetap menolaknya. Dia yakin aktivitas prostitusi di Dolly akan tetap buka seperti biasa, meskipun Rabu besok akan ditutup oleh pemerintah. “Kami tetap buka sampai sehari menjelang puasa, lalu libur sebulan, dan buka lagi setelah Lebaran,” tegas pria yang mengaku sudah lima tahun menjadi mucikari di Gang Dolly ini.

Sebagian pekerja di kawasan lokalisasi prostitusi Dolly, Selasa (17/6/2014), berkeyakinan mereka tetap akan beroperasi seperti biasa. Setidaknya, pada Selasa malam, tak terlihat kawasan lokalisasi prostitusi ini bakal ditutup pada Rabu (18/6/2014).

“Saya tegaskan, malam ini (Selasa malam) Dolly masih buka. Para tamu silakan datang, dan akan dilayani dengan baik seperti biasa,” kata seorang mucikari yang mengaku bernama Beni, di sela aktivitasnya di Gang Dolly, Selasa (17/6/2014) malam. Beni mengatakan, Gang Dolly memang akan ditutup, tetapi baru nanti sehari menjelang bulan puasa. Setelah Lebaran, kata dia, Gang Dolly akan buka lagi. “Setiap bulan puasa memang kami tutup, semua tempat hiburan juga pasti tutup untuk menghormati bulan puasa.”

Bagi Beni, rencana Pemerintah Kota Surabaya menutup kawasan lokalisasi prostitusi ini hanya omong kosong. Dia tak mau berkomentar lebih banyak soal rencana tersebut, tetapi berkeyakinan layanan seks berbayar di lokasi ini tetap akan tersedia seperti biasa. Beni bersama para pekerja seks komersial dan pemilik wisma berkeyakinan akan bekerja seperti hari-hari lalu. “Pemerintah bisanya nutup, tapi tidak punya solusi yang tepat, bagaimana nasib rakyatnya nanti?” tanya Beni.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Selasa malam, aktivitas di Gang Dolly memang berjalan seperti biasa. Wisma-wisma masih memajang para wanita penghibur di etalase wisma. “Selain akhir pekan, ya memang begini suasananya, tidak begitu ramai,” ujar Beni.

2 responses to “Daftar Tarif Kencan PSK Di Gang Dolly Surabaya

  1. gang dolly surabaya memang jadi ladang para mucikari sebab yan dapat untuk lebih mereka dari pada psknya. penutupan gang dolly memang sudah dilakukan tapi saya rasa tidak akan menyelesaikan permasalahan di daerah tersebut.

  2. ada gaknya yg mau jadi pacar saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s