Kapal Yang Ditumpangi Puluhan Imigran Indonesia Asal Aceh Tenggelam Di Malaysia


Kasus tenggelamnya kapal yang ditumpangi puluhan warga Aceh masih terus diselidiki pihak kepolisian Malaysia. Sang nakhoda kapal diketahui kabur dan dalam proses pencarian. “Nahkodanya kabur, katanya orang Indonesia juga,” kata Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno, saat dihubungi detikcom, Kamis (19/6/2014).

Menurut Herman, warga Aceh yang merupakan imigran itu akan bertolak ke Tanjung Balai Asahan dari Pulau Carey di Selangor, Malaysia. Sayangnya kapal yang mereka tumpangi karam ditengah jalan. “Jadi ada tekong-tekong yang gelap yang membujuk mereka pulang secara gelap juga. Mereka ada yang kerja di restaurant, pabrik, biasanya mereka perginya (ke Malaysia) pakai visa turis dengan masa berlaku satu bulan, tapi kemudian sampai 8 bulan atau lebih tidak diperpanjang,” jelas Herman.

Kapal nahas tersebut tenggelam di wilayah perairan Sungai Air Hitam, Kuara Langat, Selangor. Tim SAR Malaysia masih terus berupaya melakukan pencarian dengan mengerahkan kapal KM 15, KM 32, dan KM Danga. Gubernur Aceh Zaini Abdullah memerintahkan dua pejabat Aceh untuk terbang ke Malaysia untuk menangani korban kapal tenggelam. Kedua pejabat itu adalah Kepala Dinas Sosial Bukhari AKS dan Kepala Badan Penanganan Bencana Said Rasul.

“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa tersebut,” kata Zaini kepada wartawan, di Banda Aceh, Rabu (18/6/2014). Peristiwa tenggelamnya kapal yang ditumpangi Warga Aceh terjadi di lepas pantai Barat Malaysia, perairan Sungai Air Hitam, Kuala Langat, Rabu dinihari. Kapal yang mengangkut 97 penumpang tersebut berangkat dari daerah Banting, Kuala Langat, menuju Aceh.

Setelah mengetahui insiden tersebut, Zaini langsung menghubungi Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Malaysia, Herman Prayitno. Gubernur akan terus menerus melakukan koordinasi dengan pihak KBRI. Menurutnya, Pemerintah Aceh akan menanggung seluruh biaya pemulangan dan pengurusan korban. Dua pejabat yang diperintah terjun ke Malaysia hari ini untuk melakukan penanganan darurat bencana di bawah koordinasi KBRI.

“Pihak KBRI akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendapatkan informasi terkini terkait musibah tersebut,” jelasnya. Berdasarkan komunikasi terakhir gubernur dengan Dubes RI untuk Malaysia, korban selamat sebanyak 61 orang dan penumpang yang meninggal sebanyak 5 orang, dan sisanya belum diketahui nasibnya. Adapun total penumpang kapal naas tersebut 97 orang. Sampai saat ini, pihak SAR dan polisi masih mencari korban dan pemilik kapal.

Puluhan korban tenggelamnya kapal berisi warga Aceh di perairan Malaysia masih belum ditemukan. Pihak otoritas Malaysia berjanji untuk menemukan para korban. “Malaysia, dalam hal ini otoritas kelautan sana, mereka berjanji akan mencari terus korban yang masih hilang. Kalau benar jumlahnya 97 ini, berarti masih ada 30-an orang lagi, tidak ada data valid,” kata Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno, saat dihubungi detikcom, Kamis (19/6/2014).

Hingga Rabu (18/6) malam, sebanyak 61 dari perkiraan total 97 penumpang sudah ditemukan. Lima di antaranya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. “Sebanyak 61 korban selamat saat ini terbagi menjadi dua, 31 orang berada di kantor Bea Cukai, sementara 30 lainnya di kantor polisi, mereka masih diperiksa oleh otoritas kepolisian Malaysia,” ungkap Herman.

Belum diketahui penyebab tenggelamnya kapal tersebut. Saat ini upaya pencarian menemukan para penumpang kapal yang hilang masih berlangsung. Sementara itu Gubernur Aceh Zaini Abdullah telah memerintahkan dua pejabat Aceh untuk terbang ke Malaysia terkait kasus ini. Dua pejabat itu adalah Kepala Dinas Sosial Bukhari AKS dan Kepala Badan Penanganan Bencana Said Rasul.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s