Mal King Center Di Bandung Terbakar Habis


Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku menjinakkan api yang membakar mal King Center di Jalan Kepatihan, Kecamatan Regol, Kota Bandung. enam jam berlalu, api belum berhasil dipadamkan. Pantauan di lokasi, Selasa (24/6/2014), pukul 05.30 WIB, petugas Dinas Pencegahan Kebakaran (Diskar) Kota Bandung terus berusaha memadamkan api yang berada di dalam gedung. Kepulan asap masih terlihat dari dalam mal. “Api masih menyala,” kata Kanitreskrim Polsek Regol AKP Achmad Yani.

Api diduga menyala di lantai dasar Kings pada Senin (23/6), sekitar pukul 23.30 WIB. Api menjalar ke lantai atas. Belum diketahui penyebab kebakaran. Puluhan masyarakat menyemut di lokasi kebakaran. Polisi membentangkan garis polisi radius 50 meter di Jalan Kepatihan dan Jalan Dalen Kaum.Kebakaran melanda King’s Center di Jalan Kepatihan, Kota Bandung. Api yang berada di tengah mal ternama tersebut masih berupaya dipadamkan. Hampir tujuh jam, petugas pemadam terus berjibaku menjinakkan api. Kepulan asap makin pekat menyembur ke luar gedung.

Pantauan di lokasi kebakaran, Selasa (24/6/2014), tampak luar fisik mal tidak terjilat kobaran api. “Sumber api berada di dalam gedung,” ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi di tempat kejadian kebakaran. Mashudi belum bisa memastikan penyebab insiden kebakaran ini. “Sumber api diduga dari lantai dasar (basement). Sekarang sudah tujuh jam api belum padam,” kata Mashudi menambahkan.

Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Senin (23/6), sekitar pukul 23.30 WIB. Hingga pagi ini petugas Dinas Pencegahan Kebakaran Kota Bandung terus berupaya memadamkan api. Asap terus berhembus dari bagian depan dan samping kiri mal.Belasan mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kebakaran yang melanda mal King’s Shopping Center di Jalan Kepatihan, Kota Bandung. Sejak tengah malam tadi, mobil penjinak api itu silih berganti datang bergelombang. Raungan suara sirene saling bersahutan.

Hampir tujuh jam, petugas Dinas Pencegahan Kebakaran (Diskar) Kota Bandung masih berjibaku memadamkan api yang berada di dalam mal tersohor tersebut. “Ada 19 unit mobil pemadam,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi di lokasi kebakaran, Selasa (24/6/2014). Selain dari Kota Bandung, mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung. Menurut Mashudi, sumber api berkobar di lantai dasar bangunan yang merupakan toko kain “Api masih menyala. Sudah tujuh jam ini,” ujar Mashudi.

Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Senin (23/6), sekitar pukul 23.30 WIB. Hingga pagi ini petugas Dinas Pencegahan Kebakaran Kota Bandung terus berupaya memadamkan api. Asap terus berhembus dari bagian depan dan samping kiri mal. Tampak luar, kondisi fisik mal tersebut tidak terjilat api. Api membakar lantai dasar mal King’s Shopping Centre di Jalan Kepatihan, Kota Bandung. Di lantai tersebut merupakan pusat penjualan kain.

“Ya, di lantai basement itu tempat dagang kain tekstil,” ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi sewaktu ditemui di lokasi kebakaran, Selasa (24/6/2014). Petugas pemadam gabungan dari Dinas Pencegahan Kebakaran (Diskar) Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung, berupaya menjinakkan api yang sumbernya berada di dalam mal terkemuka tersebut. Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran di kerahkan ke lokasi.

“Penyebab kebakaran belum bisa diketahui. Kami menunggu api padam dan terkendali,” kata Mashudi. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turut menyambangi tempat kejadian kebakaran. “Sekarang petugas fokus pemadam di tengah basement. Material yang terbakar kebanyakan kain-kain. Api tidak merembet ke lantai atas. Lantai bangunan ini beton, sehingga mengurangi kecepatan api menjalar ke lantai atas,” ujar Emil sapaan Ridwan. Emil belum mengetahui rinci berapa jumlah toko yang ludes terbakar. “Untuk jumlah toko di lantai basement, saya belum dapat informasinya. Tapi kalau total di mal ini ada 400 toko,” ujar Emil yang menggunakan masker.

Sumber api diduga menyala dari lantai dasar Kings Shopping Center pada Senin (23/6), sekitar pukul 23.30 WIB. Tujuh jam berlalu, petugas terus berjibaku memadamkan api. Kepulan asap berhembus dari bagian depan dan samping mal. Personel Polri dan TNI turut membantu proses pemadaman. Akibat insiden kebakaran ini akses lalu lintas di Jalan Kepatihan dan Jalan Dalem kaum ditutup sementara. Garis polisi membentang di masing-masing ujung ruas jalan di kedua jalan tersebut. Masyarakat menyemut menyaksikan kebakaran dari luar garis polisi.etugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api yang membakar mal King’s Shopping Centre di Jalan Kepatihan dan Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung. Suhu super panas di area basement mal yang diduga sumber api berasal.

“Di dalam basement itu suhunya 350 derajat. Kalau di luar gedung 125 derajat. Hal tersebut tidak memungkinkan kami masuk ke dalam,” kata Kepala Dinas Pencegahan (Diskar) Kota Bandung Hikmat Ginanjar saat ditemui di lokasi kebakaran, Jalan Kepatiha, Selasa (24/6/2014). Menurut Hikmat, kesulitan lainnya yang dialami petugas yakni kondisi barang-barang di dalam gedung yang mudah terbakar. Selain itu asap pekat terus berhembus dari dalam mal tersebut.

“Upaya yang kami lakukan saat ini proses pendingan dari berbagai tempat agar api tidak menjalar. Perlu waktu untuk mengendalikan api,” kata Hikmat. Hingga pukul 08.00 WIB, api terlihat masih menyala di lantai dasar atau di atas basement. Insiden kebakaran ini berlangsung sejak pukul 23.30 WIB, Senin (23/6).Api masih berkobar di mal King’s Shopping Centre, Jalan Kepatihan dan Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung. Personel polisi dan tentara berjibaku menyelamatkan barang jualan milik pedagang.

Pantauan di lokasi, Selasa (24/6/2014), sekitar pukul 08.00 WIB, petugas gabungan terpaksa membongkar paksa sejumlah rolling door bagian depan atau lantai dasar mal yang berada di bagian Jalan Dalem Kaum. Posisi bangunan mal tersebut berada di tengah-tengah atau diapit Jalan Kepatihan dan Jalan Dalem Kaum. Petugas melepaskan gembok jumbo dengan menggunakan martil. Usai pintu terbuka, ratusan polisi dan tentara merangksek masuk ke dalam lantai dasar. Mereka mengangkut ragam produk jualan seperti pakaian, sepatu, dan sandal. Beberapa pedagang juga turut sibuk menyelamatkan barang jualan tersebut ke luar atau halaman mal.

Polisi dan tentara tampak gotong royong mengankut meja, etalase, dan alat pemajang produk. Kondisi serupa terpantau di Jalan Kepatihan. Petugas mengangkut kain-kain barang dagangan ke luar gedung. Api masih terlihat berkobar dan melumat toko-toko di lantai dasar serta basement. “Mundur! Mundur!,” ucap seorang polisi mengingatkan petugas lainnya agar tidak berada lama di lantai dasar karena kondisinya membahayakan jiwa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s