Juru Parkir Monas Dibakar Anggota TNI Karena Kurang Bayar Jatah Preman


Yusri (47), juru parkir (jukir) liar di Monas diduga dibakar oleh seorang oknum TNI pada Selasa (24/6) lalu. Keluarga Yusri meminta kepada pihak TNI untuk mengusut tuntas kasus tersebut. “Kami minta dengan sangat pada panglima TNI agar proses pemeriksaan ditindaklanjuti. Pelaku dipecat,” kata adik ipar Yusri, Andre saat ditemui di RS Tarakan, Jl Kiai Caringin, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014).

Andre khawatir jika pelaku tak dipecat, ulahnya akan semakin menjadi. Ia mengakui, profesi sebagai parkir liar memang tidak dibenarkan. Namun menurutnya, perilaku oknum TNI tersebut sangat berlebihan. “Jangan sampai terulang memakan korban lagi. TNI jangan semena-mena,” katanya. Sementara itu, saat ini kondisi Yusri masih kritis. Andre belum dapat melihat langsung keadaan kakak iparnya itu. “Dia masih koma, belum bisa diganggu,” tutupnya.

Yusri (47) korban pembakaran oleh salah seorang oknum TNI di Monas masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat. Yusri kini dalam keadaan koma, dan kondisinya semakin kritis. “Saat ini masih tidak sadarkan diri. Kondisinya semakin memburuk, masih kritis,” kata Kepala Bidang Pelayanan Medis RS Tarakan, dr Maria Margaretha di RS Tarakan, Jl Kiai Caringin, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014).

Menurut dokter forensik yang merawat Yusri, dr Evi Untoro, penurunan kondisi Yusri disebabkan karena luka yang dideritanya. Luka bakar yang menjalar di tubuhnya sejak Selasa (24/6) lalu membuat kondisi tubuhnya semakin lemah. “Pasien kritis karena lukanya. Dan memang masih harus dipasang alat bantu nafas,” kata Evi. RS Tarakan juga telah melakukan visum pada juru parkir liar Monas tersebut. Dari hasil visum itu menunjukkan bahwa Yusri benar menderita luka bakar.

“Hasil visumnya pasien menderita luka bakar 30% yaitu di bagian muka, leher, punggung dan lengan kiri kanan,” kata dr Maria. Hasil visum tersebut akan diserahkan ke pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 8 orang terkait pembakaran juru parkir Monas bernama Yusri (47). Sertu H (versi lain menyebut Pratu HR) yang diduga melakukan pembakaran ini telah diringkus. Polisi juga telah melimpahkan kasus tersebut ke Pomdam Jaya.

“Kita sudah memeriksa 8 saksi yang merupakan juru parkir dan petugas keamanan dan pemeriksaan mengarah pada seorang anggota TNI,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan, Kamis (26/6/2014). Rikwanto mengatakan, polisi telah melakukan koordinasi dengan Polisi Militer (PM) di Pomdam Jaya Guntur. Satuan PM Guntur membenarkan pelaku penganiayaan terhadap Yusri adalah Pratu HR dari satuan Puspom TNI. Saat ini pelaku sudah diamankan oleh Pomdam Jaya.

“Pemeriksaan para saksi selesai dilaksanakan, perkara akan segera dilimpahkan ke Guntur,” katanya. Yusri harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Tarakan di Jl Kiai Caringin, Jakarta Pusat. Pria asal Aceh menjalani operasi karena menderita luka bakar lebih dari 50 persen. Menurut saksi, pembakaran terhadap Yusri terjadi karena pelaku kesal karena tak mendapatkan ‘jatah preman’ dari parkir liar yang dikelola Yusri seperti yang diharapkan.

Sertu H yang diduga sebagai pelaku pembakaran juru parkir liar di Monas bernama Yusri (47) telah diringkus. Beberapa barang bukti seperti botol air mineral dan juga baju yang terbakar telah diamankan petugas sebagai barang bukti. “Baju warna biru terbakar dan botol air mineral terbakar bekas mengisi bensin sudah kita jadikan barang bukti,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan, Kamis (26/6/2014).

Rikwanto mengatakan, peristiwa ini terjadi di samping Polsub sektor Monas Timur pada pukul 22.00 WIB, Selasa (24/6/2014). Korban Yusri Mongendong merupakan warga kelahiran Jaya Baru, Aceh. Rikwanto mengatakan, pelaku adalah seorang anggota TNI berinisial HR dengan pangkat Pratu dan bekerja di satuan Puspom TNI. Sebelumnya, Kapuspen TNI Mayjen TNI Fuad Basya mengatakan telah mengamankan Sertu H dan membawanya ke di Pomdam Jaya di Guntur untuk menjalani pemeriksaan. Jadi status H hingga saat ini masih terperiksa.

“Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan apakah dia benar melakukan aksi pembakaran tersebut,” ujar Fuad, Rabu (25/4) malam. Sementara itu, Yusri harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Tarakan di Jl Kiai Caringin, Jakarta Pusat. Pria asal Aceh menjalani operasi karena menderita luka bakar lebih dari 50 persen. Menurut saksi, pembakaran terhadap Yusri terjadi karena pelaku kesal karena tak mendapatkan ‘jatah preman’ dari parkir liar yang dikelola Yusri seperti yang diharapkan.

TNI menangkap Sertu H yang diduga sebagai pelaku pembakaran juru parkir liar di Monas bernama Yusri (47). Polisi mengaku belum mengetahui penangkapan ini dan akan mengecek keberadaan Sertu H di Pomdam Jaya di Guntur, Manggarai, Jakarta Selatan. “Ini bukan kita yang menangkap, karena itu kita akan cek ke Guntur soal penangkapan itu,” kata Kapolsek Gambir AKBP Putu Putra Sadana kepada detikcom, Kamis (26/6/2014).

Saat ditanya apakah kasus pembakaran Yusri ini masih ditangani polisi, Putu mengatakan akan melakukan pengecekan dulu ke Guntur. “Soal itu kita akan cek dulu ke Guntur,” katanya. Sebelumnya, Kapuspen TNI Mayjen TNI Fuad Basya mengatakan telah mengamankan Sertu H dan membawanya ke di Pomdam Jaya di Guntur untuk menjalani pemeriksaan. Jadi status H hingga saat ini masih terperiksa.

“Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan apakah dia benar melakukan aksi pembakaran tersebut,” ujar Fuad, Rabu (25/4) malam. Sementara itu, Yusri harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Tarakan di Jl Kiai Caringin, Jakarta Pusat. Pria asal Aceh menjalani operasi karena menderita luka bakar lebih dari 50 persen. Menurut saksi, pembakaran terhadap Yusri terjadi karena pelaku kesal karena tak mendapatkan ‘jatah preman’ dari parkir liar yang dikelola Yusri seperti yang diharapkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s