Hujan 45 Menit … Sebagian Jakarta Terendam Banjir dan Macet Total


Hujan deras yang turun pada Senin sore, 7 Juli 2014, membuat sejumlah wilayah di Jakarta terendam air. Di Jakarta Pusat, kawasan Gondangdia serta Menteng terendam setelah hujan turun sekitar 45 menit. Jalan Teuku Cik Di Tiro, Gondangdia, yang menuju Cikini langsung terendam air sekitar 30 sentimeter. Genangan itu timbul karena saluran air mampet. Sementara itu, Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, ditutup karena lubernya Kali Menteng.

Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar wilayah itu macet. Banjir juga terjadi di Jakarta Selatan, di antaranya di kawasan Pondok Indah dan Gandaria City. Imbas kemacetan di Jalan Arteri Pondok Indah terasa hingga di Pasar Mayestik.

Berikut ini kawasan yang terendam air berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta:
1. Jl.Panglima Polim, Jakarta Selatan, 20 cm.
2. Jl. Arteri Pondok Indah sebelum Bundaran Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 30 cm.
3. Jl. Gedung Hijau, 30-40 cm.
4. Jl. Prapanca, 10-15 cm.
5. Jl. Bintaro Sektor 1, 30 cm.
6. Jl. Panglima Polim arah Cipete, 20 cm.
7. Jl. Iskandar Muda, depan Gandaria City, 30 cm.
8. Jl. Bangka Jakarta Selatan, 30 cm.
9. Depan Giant Bintaro Sektor 2, 30-40 cm.
10. Jl. Gatot Subroto depan gedung Kemenakertrans, 20 cm.
11. Depan Kuningan City arah Rasuna Said, 25 cm.
12. Belakang gedung MPR/DPR, 15- 20 cm.
13. Depan Gereja Theresia, 15 cm.
14. Jl. Cikini Raya, depan TIM, 15 cm.
15. KH Mas Mansyur Pejompongan, 10 cm.
16. Jl Sudirman, depan Atmajaya-gedung BRI, 20 cm.
17. Jl. Salemba Tengah, 15 cm.
18. Depan Kementerian Pertahanan, Menteng, 20 cm.
19. Jl. Matraman arah Pramuka, 30 cm.
20. Jl. S. Parman, Grogol, 50 cm.
21. Jl. Persimpangan Pos Pengumben, 30 cm.
22. Jl. Patra Raya, Duri Kepa, 30 cm.
23. Depan RS Siloam, Kebon Jeruk, 20 cm.
24. Dekat lampu lalu lintas McD Green Garden, 15 cm.

Banjir setinggi sekitar 30 sentimeter menggenangi sebagian wilayah di Menteng, Jakarta Pusat. Ini seperti yang terjadi di Jalan Teuku Cik Ditiro, arah Cikini, Gondangdia, Jakarta Pusat. Banjir terjadi setelah pada Senin siang, 7 Juli 2014, sebagian wilayah Jakarta diguyur hujan lebat selama 45 menit. “Gara-gara got mampet,” kata Syarif, 35 tahun, seorang juru parkir yang bekerja di lokasi. Menurut dia, baru kali ini banjir di tempat itu terjadi. “Sebelum-sebelumnya enggak pernah, makanya saya kaget bisa begini.”

Berdasarkan pantauan di lapangan, akibat banjir ini, dua mobil jenis minibus dan belasan sepeda motor mogok akibat nekat menerjang genangan. Air menggenangi ruas Jalan Teuku Cik Ditiro di depan Hotel Marcopolo sepanjang sekitar 15 meter ke arah Cikini. Akibat banjir ini, arus kendaraan dari arah Menteng macet parah. Sebagian pengemudi memilih memutar balik di jalan satu arah tersebut.

Saat ini warga sekitar telah memasang patok kayu untuk menandakan kedalaman air di jalan tersebut. Adapun hujan lebat yang sempat mengguyur sudah mulai reda. Banjir juga menyebabkan Jalan Surabaya ditutup. Genangan disebabkan luapan dari sungai kecil dekat sana. Ruas jalan protokol Sudirman dan Gatot Subroto mengalami kelumpuhan setelah turun hujan deras. Pengendara terjebak di jalanan selama berjam-jam.

Seorang pegawai bank di kawasan Jl Gatot Subroto, Maulana Fajar merasakan kemacetan sejak keluar kantornya hingga ke Jl Jenderal Sudirman. Ia bahkan terjebak selama berjam-jam di dalam mobil. Ironisnya, tak ada petugas yang mengatur kemacetan di lokasi. “Saya dari kantor sejak jam 16.30 WIB tadi, belum sampai ke tempat tujuan,” kata Maulana, Senin (7/7/2014).

Ia sedianya hendak berbuka puasa bersama rekan-rekannya di kawasan Sabang, Jakarta Pusat. Namun, hingga pukul 19.00 WIB tadi, ia belum juga sampai di lokasi tujuan.”Macetnya parah sekali. Ini baru sampai di Sarinah,” kata Maulana pada pukul 19.00 WIB.Pengamatannya, volume kendaraan terjadi di ruas Jl Jenderal Sudirman ke arah Thamrin dan sebaliknya. “Tidak ada polisi yang mengatur, kacau,” ujarnya.

Kemacetan memang sudah langganan di ibu kota Jakarta, terutama di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Apalagi ditambah hujan deras dan jam pulang kerja jelang berbuka puasa. Semrawut! Mungkin itu kata-kata yang bisa digambarkan melihat kemacetan di Pasar Tanah Abang. Memang, PKL yang menutup bahu jalan sudah dibersihkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Tetapi, penyeberang kaki sembarangan, dan motor mobil box yang bongkar muat di Tanah Abang, membuat lalu-lintas sangat macet.

Senin (7/7/2014), tepatnya pada pukul 16.30 WIB, Tanah Abang, diguyur hujan deras. Kemacetan diperparah dengan adanya para pengendara motor yang berteduh di bawah jembatan penghung Blok A. Motor mereka pun diparkir sembarangan dan menutupi 1 jalur. Terdapat sebuah pos polantas di lokasi kemacetan. Tapi apa daya, pos itu disesaki oleh pemotor yang berteduh. Tidak terlihat petugas berseragam polisi ataupun Dishub yang mengatur lalu-lintas di sini.‎

Kemacetan luar biasa hampir melanda jalan-jalan protokol Jakarta sore hingga lepas maghrib ini. Seperti yang terlihat di ruas Monas yang menuju Thamrin dan Sudirman. “Sudah hampir 40 menit ini tidak bergerak sama sekali,” ujar salah satu pengendara mobil, Pangestu,, Senin (7/7/2014). Pangestu berada di Jl Medan Merdeka Utara, tepat di depan Istana Negara berada. Dia hendak berbelok menuju Jl Medan Merdeka Barat lalu menuju Thamrin. “Banyak juga genangan-genangan air bekas hujan tadi. Polisi sudah tidak bisa apa-apa,” lanjutnya.

Informasi yang dikumpulkan, kemacetan ini disebabkan oleh adanya kegiatan di Mapolda Metro Jaya, dekat Jembatan Semanggi. Kegiatan internal kepolisian tersebut mengakibatkan akses menuju Mapolda Metro ditutup sehingga mengakibatkan lalin di sekitarnya, seperti Jalan Sudirman dan Jalan Gatot Subroto, tersendat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s