Listrik Banyuwangi dan Bali Alami Pemadaman


Padamnya listrik di pulau bali, akibat gangguan kabel di bawah laut ternyata bukan dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton Probolinggo. Diduga, masalah ada di gardu listrik Situbondo. “Tidak ada apa-apa di PLTU Paiton. Di sini aman-aman saja,” ujar Tarmono seorang petugas jaga pendistribusian PJB Paiton, di lokasi, Minggu (13/7/2014).

Menurutnya, PLTU Paiton yang mendistribusikan untuk Pulau Jawa dan Bali tidak ada kendala apapun selama ini. “Saya kalau masalah itu (pemadaman) kurang tahu,” bebernya. Petugas jaga tersebut juga memastikan, kalau pemadaman yang menimpa di pulau bali dan banyuwangi tidak ada hubunganya sekecil apapun dengan PJB PLTU Paiton. “Kalau disini, hanya pendistribusian tenaga listrik saja. Mungkin gardu yang ada di Situbondo,” pungkas Tarmono.

Pemadaman listrik di Banyuwangi membuat gundah tim pemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden di Banyuwangi. Tim sukses pasangan Capres Jokowi-JK mewaspadai adanya dugaan kecurangan dalam penghitungan suara yang dilakukan di PPS ataupun PPK di Banyuwangi.

Pemadaman listrik di kawasan Banyuwangi ini, berlangsung mulai pukul 19.45 Wib hingga 21.26 Wib. “Pemadaman saat ini sebenarnya tidak apa-apa, cuma kenapa pada saat penghitungan suara. Makanya kita harus mewaspadai ini,” ujar Ketua Tim Pemenangan Capres Jokowi – JK di Banyuwangi, Yusuf Widiatmoko, Sabtu (12/7/2014). Kewaspadaan timses Jokowi-JK, kata ketua DPC PDI-Perjuangan ini, dilakukan dengan cara pengetatan pengawasan terhadap kotak suara dan mencatat rekapitulasi suara oleh para pengawas atau saksi dari Capres nomer urut 2 ini.

“Kita waspada terhadap penghitungan di PPS dan kita amankan kotak suara. Rekapitulasi kita catat dengan lancar. Kita juga koordinasi dengan Kesbangpolinmas dan camat untuk minta mewaspadai semuanya,” ujar pria yang juga wakil Bupati Banyuwangi itu. Terkait kewaspadaan itu, Yusuf ‎berharap adanya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan ini.

“Insya Allah masyarakat Banyuwangi cukup dewasa, sehingga pasti semua akan menjaga dengan maksimal dan mengawal tahapan pilpres ini‎,” tandasnya. ‎Sementara itu, penghitungan suara Pilpres 2014 sudah memasuki penghitungan di tingkat PPK. Penghitungan akan dilakukan pada besok Minggu, (13/7/2014).

Anggota PPK Kecamatan Kota Banyuwangi, Muhammad Firdaus mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan segala perlengkapan penghitungan di tingkat PPK. Meski kondisi gelap, namun persiapan berlangsung lancar. “Kita melakukan penghitungan besok Minggu. Dan saat ini masih kita siapkan semuanya. Meski gelap tapi lancar,” tandasnya.

Selain di Bali, pemadaman listrik juga terjadi di Banyuwangi. Pemadaman ini diakibatkan karena adanya gangguan kabel bawah laut yang mengalirkan listrik dari Jawa ke Bali. PT PLN Banyuwangi mengatakan pemadaman listrik tersebut lantaran ganguan saluran listrik 150 KV di dari induk Indonesia Power di Paiton, Probolinggo.

“Tidak ada kesengajaan. Saya jamin itu, ini murni lantaran adanya ganguan jaringan,” ujar, Suwarno, Asisten Manajer Jaringan, PT PLN Banyuwangi, , Sabtu, (12/7/2014). Saluran itu juga berpengaruh pada kabel bawah laut ke Bali. Imbasnya, kata Suwarno, sebagian Bali mengalami black out. “Sebagian Bali padam, karena saluran jaringan juga tersendat,” tambahnya.

Pemadaman listrik di Banyuwangi juga membuat penghitungan surat suara di KPUD setempat menjadi manual “Tidak ada kesengajaan adanya black out di Banyuwangi dan Bali. Ini hanyalah ganguan saluran listrik dari Situbondo – Banyuwangi,” ujarnya.

Akibat adanya gangguan kabel di bawah laut, listrik di Pulau Bali mengalami pemadaman. Belum diketahui apa jenis gangguan tersebut. Informasi dari, Made Surjane, petugas PLN cabang Tabanan, Bali, pemadaman terjadi sekitar pukul 20.30 WITA, Sabtu (12/7/2014).”Informasi dari radio, ada gangguan kabel bawah laut, sekarag sedang ditelusuri,” ujar Made saat dikonfrimasi.Dia mengatakan, hampir seluruh Bali mengalami pemadaman tidak terkecuali Denpasar. Tetapi sebagian sudah ada yang hidup kembali. “Mati lampu serentak tadi pukul 20.30 WITA. Info dari teman saya hampir semuanya mati, termasuk Denpasar. Di Tabanan juga mati, tapi sebagian sudah ada yang hidup juga,” ujarnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s