Liburan Lebaran Diusulkan Untuk Ditambah Demi Cegah Kemacetan


Untuk menghindari penumpukan kendaraan saat arus mudik, Polda Jabar berharap libur sebelum hari Idulfitri, yang diprediksi akan jatuh pada 28 Juli, ditambah. Menurut keputusan yang sudah keluar, libur baru dimulai pada H-2.
Hal itu dikatakan Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan di Mapolda Jabar, Selasa (14/7), di sela-sela acara Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2014. Ia menuturkan, ditambahnya libur Idulfitri berkaitan dengan pengaturan lalu lintas arus mudik di lapangan.

“Mudah-mudahan pemerintah pusat bisa mendengarkan rintihan hati Kapolda Jabar. Kalau liburnya baru H-2, dikhawatirkan terjadi penumpukan kendaraan di jalur mudik,” ucap Iriawan. Ia mengatakan, pengamanan arus mudik Idulfitri tahun ini akan lebih berat tantangannya dibanding tahun lalu. “Kendala tahun ini besar, mudik dimulai H-2. Padahal kami inginnya samaan saja, dari tanggal 23 (Juli) atau H-5. Tahun lalu saja mulai liburnya bisa di H-6,” katanya.

Karena itu, Kapolda berharap Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bisa membuat suratke pemerintah pusat untuk mengubah kebijakan libur sebelum Idulfitri. “Mudah-mudahan Pak Gubernur bisa membantu kami. Kalau bisa berubah, kami sangat berterima kasih,” ujar Iriawan.

Ia menambahkan, Operasi Ketupat Lodaya merupakan operasi yang mengedepankan kemanusiaan. Tidak ada penindakan yang dilakukan polisi di lapangan. “Mudah-mudahan pemudik bisa segera sampai ke tujuan masing-masing,” ujar Iriawan.
Di tempat yang sama, Ahmad Heryawan mengatakan perubahan libur Lebaran memang menjadi usulan berbagai pihak. Ia berharap waktu libur sebelum Idulfitri bisa digeser. “Mudah-mudahan bisa digeser ke H-5,” kata Heryawan.

Untuk meneruskan usulan Polda Jabar, iamenuturkan Pemprov akan membuat suratke pemerintah pusat. “Kami akan membuat suratke pemerintah pusat melalui Kemenpan (Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara, Red) mengenai pergeseran hari libur,” tutur pria yang akrab disapa Aher ini.

Aher berharap, suratdari Pemprov Jabar bisa diperhatikan. Karena ini berkaitan dengan pengamanan dan kenyamanan masyarakat saat mudik ke kampung halamannya. “Kalau bisa H-5, itu bagus. Karena akan memengaruhi kepadatan jalan. Kemacetan akan terurai jika libur bersama sebelum lebaran itu H-5,” katanya.

Pagar Betis
Soal titik rawan kemacetan, Aher meminta polisi kembali menerapkan strategi pagar betis selama arus mudik dan arus balik untuk mengantisipasinya. Menurutnya, pagar betis yang dijalankan tahun lalu sukses melancarkan arus kendaraan pemudik.

Aher menuturkan, lancarnya arus mudik tahun lalu juga ditunjang siapnya infrastruktur jalan dan petugas di sepanjang jalur mudik. “Dengan pagar betis, di setiap 200 meter ada polisi. Jadi kemacetan bisa diselesaikan,” ujarnya. Ia juga menyoroti pagar betis yang sukses dilakukan di depan PT Kahatex. Di lokasi ini, setiap dua meter ada polisi dan anggota TNI sehingga kendaraan yang biasanya tersendat bisa berjalan lancar.

Menanggapi hal ini Iriawan memastikan strategi pagar betis akan kembali dilakukan. Ini fokus dilakukan di jalur utara Jabar yang menjadi perlintasan kendaraan para pemudik. “Jadi, pada H-7 Lebaran sudah disiapkan pagar betis di sepanjang pantura,” ucapnya.

Menurut Iriawan, Pantura merupakan jalur darat yang paling padat dilewati kendaraan pemudik. Lokasinya melintasi Jomin-Ciasem-Pamanukan-Lohbener-Jatibarang-Palimanan-Cirebon. Berdasarkan analisis pengamanan Operasi Ketupat Lodaya, menurutnya 70 persen kendaraan pemudik melintasi jalur pantura.

“Pagar betis berada tiap 200 meter hingga 500 meter sepanjang pantura. Satu titik ada satu polisi. Adajuga nanti tim pengurai kemacetan,” ucapnya. Ia menuturkan, untuk di jalur pantura ada satu titik kemacetan selepas Cikopo. “Di sana sedang ada pembangunan underpass. Karenanya pasti ada perlambatan laju kendaraan,” ujar Iriawan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s