Barang Tak Sesuai Ketentuan Ditemukan di Lottemart


Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menemukan barang tidak sesuai ketentuan di Lottemart, saat melakukan inspeksi Selasa (15/7/2014), sore kemarin. Adapun produk tersebut berupa makanan-minuman, antara lain Jus Madu, dan Del Monte Tomato Sauce, serta Del MonteTropical Fruit Mix.

Saat kunjungan, sejumlah produk sudah disendirikan dari rak. Commercial Director-Dry Food Lottemart, Henky E.Yulianto mengatakan, produk tersebut diduga tidak masuk lewat jalur resmi. “Karena kode ML (makanan luar)-nya berbeda. Bukan palsu ya. Tapi semua barang yang masuk ada nomer pendaftaran (di BPOM), dan itu berbeda dari yang dilaporkan,” kata Henky.

Untuk menyikapi temuan tersebut, Henky menuturkan, langkah pertama yang dilakukan manajemen adalah menarik produk terindikasi di luar ketentuan tersebut, dari display. Kedua, lanjutnya, manajemen Lottemart akan melaporkan kejadian tersebut kepada supplier.

“Ketiga, barang-barang yang ada saat ini sudah pasti kita akan kembalikan semuanya, kita akan retur. Karena sebagai outlet, kita kadang tidak tahu, apakah barang itu sah atau tidak,” jelasnya. Saat ditanyakan, apakah Lottemart akan mengambil langkah hukum, Henky hanya menjawab, manajemen akan berpikir untuk kepentingan yang lebih panjang.

Sementara Wamendag Bayu Krisnamurthi menengarai, produk yang sempat mampir di salah satu peritel besar di Indonesia itu dipasok dari gudang yang telah diamankan dua pekan silam. Bayu mengatakan, Kemendag dan BPOM berhasil menyisir dan mengamankan sejumlah produk tak sesuai ketentuan di sebuah gudang, dua minggu yang lalu.

“Saya tidak tahu apakah dia (Lottemart) akan mengambil langkah hukum pada distributor mereka, karena itu tidak boleh, tapi itu urusan bisnisnya. Bagi kita, kita sudah peringatkan, itu tidak sesuai ketentuan. Kita akan bekerjasama terus dengan toko semacam ini untuk memastikan yang dijual adalah barang-barang yang sesuai dengan ketentuan,” katanya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) melaporkan temuan produk ilegal dan tidak memenuhi ketentuan (TMK). Temuan tersebut diperoleh dari sidak yang dilakukan BPOM beberapa waktu lalu ke gudang produk dan pasar swalayan. “Kemarin kami melakukan sidak ke gudang di daerah Kali Angke. Ada tiga gudang. Kami sangat kaget (dengan temuan) yang begitu besar. Di satu supermarket di Jakarta Selatan ada produk ilegal,” kata Kepala BPOM Roy A Sparinga dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (26/6/2014).

Menurut Roy, temuan produk ilegal dan TMK tersebut memiliki nilai keekonomian yang sangat besar. Ia menyebut barang temuan di gudang mencapai nilai sekitar Rp 14,2 miliar dan di pasar swalayan mencapai Rp 200 juta. Sehingga, total nilai keekonomian dari temuan baik di gudang maupun pasar swalayan mencapai Rp 14,4 miliar.

Berdasarkan temuan di gudang dan pasar swalayan tersebut, BPOM memperoleh 207 item atau 1.108.940 kemasan produk pangan ilegal dan TMK. Temuan tersebut terdiri dari 162 item pangan tanpa ijin edar (TIE), 4 item pangan TMK label, dan 41 item minumam alkohol TIE.

Adapun temuan makanan TIE antara lain keju, coklat, biskuit, makanan bayi, susu evaporasi, buah dalam kaleng, susu kental manis, bumbu instan, dan minyak nabati. Selain itu, ditemukan pula 40 item atau 260 kemasan kosmetik ilegal seperti shampoo, sabun, dan pewarna rambut. “Kami imbau konsumen harus membaca (kemasan) dengan teliti. Itu semua berdasarkan sidak kami bersama Direktorat Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan,” jelas Roy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s