Setelah Comal … Kini Jembatan Ciamis Tasikmalaya Juga Putus


Fondasi jembatan Cibaruyan, Kecamatan Cihaurbeti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, longsor. Jalur selatan Jabar, terutama Ciamis-Tasikmalaya ditutup per hari ini. Berikut penampakan longsor di jembatan tersebut. Longsor terjadi usai hujan deras pada Kamis (24/7/2014) dini hari. Salah satu fondasi setinggi 8 meter dan selebar 15 meter tergerus air sungai. Meski belum sampai merobohkan jembatan, kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan jika dilewati kendaraan.

Hingga saat ini, arus deras sungai cukup deras. Tanah dan turap fondasi runtuh ke sungai. Kepala Dinas Perhubungan Ciamis, Aep Saepulloh, mengatakan jembatan Cibaruyan dibangun pada tahun 1932. Karena berada di jalur utama Jabar, jembatan dilalui kendaraan bertonase besar setiap hari. Apalagi saat jembatan Comal ambles, jembatan tersebut ikut terkena imbasnya.

“Usia (jembatan) 32 tahun. Hujan deras memperparah kondisi (fondasi) jembatan,” kata Aep di lokasi, Kamis 4/7/2014). Jembatan telah diberi garis polisi. Sejumlah anggota kepolisian berada di lokasi. Arus lalu lintas dari arah Bandung dialihkan melalui Rajapolah-Tasikmalaya dan sejumlah jalur alternatif.

Longsornya fondasi jembatan Cibaruyan yang terletak di Ciahurbeuti, Ciamis, Jawa Barat, menyebabkan jalur utama Tasik-Ciamis ditutup. Lalu lintas menuju Jawa Tengah dari lintas selatan Jawa pun dialihkan. “Pengalihan arus dari barat ke timur ke Ciamis lewat Tasikmalaya. Untuk tujuan Ciamis dan Jawa Tengah dialihkan via Rajapolah-Indihiang (Tasikmalaya)-Bojong Jengkol,” ujar Kanit BM Polres Tasikmalaya Aiptu Dede.

Lalu lintas saat ini cukup padat karena telah memasuki H-4 lebaran. Untuk arah sebaliknya yang relatif lebih lancar pun dialihkan. “Untuk tujuan Bandung dan Jakarta dialihkan via Karangresik-Simpang Lima-Indihiang-Rajapolah,” imbuh Dede. Jembatan penghubung jalur selatan Jawa Barat ini tidak bisa dilalui sejak Kamis (24/7) dini hari. Hujan deras pemicunya. Fondasi setinggi 8 meter dan selebar 15 meter tergerus air sungai. Cukup mengkhawatirkan jika dilewati kendaraan.

Fondasi jembatan Cibaruyan yang terletak di Cihaurbeuti, Ciamis, Jawa Barat, longsor sehingga memutus jalur Ciamis-Tasikmalaya. Kapolres Kabupaten Bandung AKBP Jamaludin menyatakan runtuhnya jembatan itu tak sampai ke Nagrek, Kabupaten Bandung. “Iya di situ memang ada jembatan retak kemudian runtuh juga. Untuk jembatan roboh di Ciamis itu tidak sampai ke wilayah saya. Itu kabarnya dialihkan di Tasikmalaya,” ujar AKBP Jamaludin saat dikonfirmasi, Kamis (24/7/2014).

Jamaludin menuturkan bahwa kepadatan volume kendaraan di Nagrek adalah imbas dari aktivitas Pasar Limbangan. Namun kepolisian setempat telah melakukan rekayasa untuk mengurai kepadatan. “Jadi itu dialihkan memutari Pasar Limbangan. Nanti ketemunya di ujung, baru melanjutkan ke Garut,” imbuh Jamaludin. Saat ini kepadatan kendaraan di Nagrek masih belum terlalu parah. Menurut Jamaludin lalu lintas masih mengalir walau tersendat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s