Jalur Cikopo-Mutiara-Jomin Macet Total Hingga 4 Kilometer


Arus lalu lintas di ruas koridor Cikopo-Simpang Mutiara-Simpang Jomin mulai macet total memasuki H-4 Lebaran. Polisi terpaksa mengarahkan semua kendaraan dari Jakarta ke jalur tengah Cikopo-Sadang-Subang-Cikamurang. Berdasarkan pantauan, Kamis pagi, 24 Juli 2014, roda kendaraan yang berada di koridor mulut tol Cikopo-Mutiara-Jomin menuju jalur utama Pantai Utara Subang sepanjang empat kilometer nyaris tak bergerak. Kendaraan di ruas Jakarta-Cikopo menjelang gerbang tol mengantre hingga lima kilometer.

“Apa boleh buat, ya, dinikmati saja,” ujar Sohiri, pengemudi kendaraan pribadi tujuan Semarang. Ia mengaku berangkat dari Jakarta selepas sahur demi mengejar aman di Pantura. “Tapi akhirnya kepentok macet juga.” Kepala Unit Patroli dan Pengawalan Polres Purwakarta Ajun Komisaris Abbas mengatakan ledakan arus di gerbang tol Cikopo mengakibatkan arus kendaraan yang semula menuju Pantura dialihkan ke jalur tengah Cikopo-Sadang-Subang-Cikamurang. “Pengalihan arus dilakukan sejak pkl.06.10,” kata Abas. Menurut Abas, jika arus mudik tidak diarahkan masuk ke jalur tengah, dipastikan terjadi kemacetan total di jalur utama Pantura Subang.

Iring-iringan sepeda motor pemudik dari arah Jakarta dan Bandung mulai memadati jalur Cileunyi-Nagreg, Rabu, 23 Juli 2014. Menuju arah timur dan selatan Jawa Barat, mereka mulai meramaikan penggalan jalur utama selatan itu sejak subuh tadi. Berdasarkan pantauan, ratusan pemudik tersebut memasuki jalur Cileunyi-Nagreg setidaknya dari dua arah. Sebagian besar pemudik dari arah Jakarta masuk dari arah Purwakarta-Cimahi-Jalan Soekarno Hatta-Cinunuk-Cileunyi. Sisanya, bersama pemudik dari Bandung, masuk dari Ujungberung-Cinunuk- Cileunyi.

Subuh tadi, mereka tampak beriringan atau terpisah melintasi jalur Soekarno-Hatta sambil membawa tas dan bungkusan atau dus barang. Ada yang menunggang sendirian, berdua, bertiga bahkan berempat, yakni pasangan suami-istri yang mengapit dua anak usia di bawah 5 tahun yang duduk di tengah.

Di jalur Cileunyi-Nagreg yang masih lowong, para pemudik kendaraan roda dua ini leluasa tancap gas hingga menuruni turunan rawan kecelakaan Nagreg dan memasuki jalur Limbangan-Garut atau Kadungora-Garut. Sebagian dari mereka juga tampak melepas lelah sambil makan dan ngopi di beberapa warung atau rest area pompa bensin. “Kami berangkat Lemah Abang, Bekasi, setelah salat subuh tadi, sekitar pukul limalah,”ujar Dadang, pemudik yang menggunakan sepeda motor di pompa bensin Ciaro, Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu, 23 Juli 2014. Menunggang Honda CBR dengan nomor polisi B-3864-FER, dia bersama istri dan putrinya menuju rumah orang tua di Tasikmalaya.

Pemudik dengan sepeda motor sejatinya mulai tampak melintasi jalur Cileunyi-Nagreg sejak Senin, 21 Juli lalu, atau H-7 Lebaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s