Daftar Daerah Di Jakarta Yang Rayakan Lebaran Dalam Suasana Banjir


Hujan deras yang melanda Jakarta dan air kiriman dari Bogor membuat sejumlah wilayah ibukota, khususnya di bagian timur dan selatan dilanda banjir sejak Sabtu malam hingga Minggu (27/7) pagi. Banjir tersebut sangat mengganggu rencana warga yang mempersiapkan Lebaran Senin (28/7) besok. Beberapa panganan yang sudah disiapkan berantakan diterjang banjir. Seperti yang dialami warga Wijaya Timur, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Banjir yang menggenangi rumah warga hingga 120 Cm membuat semua rencana menyambut Lebaran kacau balau,

Banyak juga rumah yang ditinggal penghuni mudik ikut terendam. Diperkirakan banyak barang-barang warga yang terendam terutama barang elektronik. Banjir ini melanda Jeruk Purut Cilandak dengan ketinggian 100 Cm, Perumahan Kebalen, 50 Cm, kawasan Kramat Jati seperti di depan Pool Taksi Blue Bird,

Tidak itu saja banjir juga melanda Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Pemudik sangat terganggu dengan terjangan air sebetis orang dewasa itu. Sementara itu Pasar Cipulir di Jakarta Selatan juga diterjang banjir. Banyak pedagang yang kaget ketika datang pagi ingin membuka kios berharap rejeki di penghujung Ramadhan malah kecewa dan kesal karena kios kebanjiran dan barang dagangan terendam. Banyak juga kios yang sudah ditinggal mudik oleh pemiliknya terendam. Diduga kuat banyak barang dagangan di tempat grosir pakaian itu terendam.

Hal ini akibat meluapnya aliran Kali Pesanggrahan dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter (Cm). “Seumur-umur hidup, baru kali ini merayakan Lebaran sambil kebanjiran,” kata Usman, warga Komplek IKPN RW 04 Kelurahan Bintaro. Ia menjelaskan, air dari Kali Pesanggrahan mulai meluap menyusul pengerjaan tanggul normalisasi yang jebol di kawasan tersebut. Usman sekeluarga sudah bergegas mengamankan mobil dan motor ke tempat yang lebih tinggi.

Pada umumnya warga masih bertahan di rumah masing-masing dan berharap air segera surut. Selanjutnya mereka bermaksud berlebaran ke sanak saudara. Lurah Bintaro, Isa Sanuri mengatakan, banjir di wilayahnya melanda 5 RT di 4 RW yakni RW 3, 4, 5, 12 dengan ketinggian sekitar 20 hingga 60 Cm. Sejauh ini belum ada warganya yang mengungsi. “Saya harus tetap berkordinasi dengan Suku Dinas Sosial Jaksel untuk mempersiapkan posko pengungsian jika ketinggian air terus bertambah,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s