Laporan Masyarakat Temukan Rekening Senilai 8 Juta Dollar Milik Jokowi dan Istri


Kubu Prabowo-Hatta meminta pihak terkait menyelidiki laporan masyarakat mengenai tabungan Joko Widodo di luar negeri. Pihak yang diminta menyelidiki antara lain Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Laporan masyarakat mengenai indikasi tabungan 8 juta dolar di luar negeri. Ini penting karena menyangkut Pak Jokowi sebagai kandidat calon presiden,” kata Juru Bicara Tim Prabowo-Hatta, Andre Rosieda dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (1/8/2014).

Andre mendesak KPK bersama PPATK untuk segera berkoordinasi dengan KPU menindaklanjuti laporan tersebut.
“Dasarnya dari masukan LSM sudah dibuka bukti-bukti, kita meminta KPK memeriksa itu karena nilainya 8 juta Dollar, jauh yang dilaporkan di KPK,” tuturnya. Andre mengakui pihaknya belum mengetahui apakah laporan tersebut benar atau tidak. Tetapi hal itu perlu ditindaklanjuti karena menyangkut moral dan keabsahan Jokowi. “Kan kita belum tahu ini benar atau salah,” imbuhnya.

Calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo membantah bahwa istrinya, Iriana Joko Widodo memiliki rekening sebesar 8 Juta US Dollar di luar negeri. “Kami tidak pernah punya rekening di luar negeri. Saya dan istri tidak punya,” ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di taman waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (22/7/2014).

Mantan walikota Solo ini mengakui dirinya memang seorang pengusaha meubel dan furniture yang sudah merambah sampai ke internasional. Namun, Jokowi mengatakan usaha yang ia lakukan masih dalam skala kecil. “Saya sudah 24 tahun. Tapi cuma kecil-kecilan,” kata pria yang telah nonaktif sebagai Gubernur DKI Jakarta ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Progres ’98 Faizal Assegaf mempertanyakan mengapa Jokowi tidak melaporkan 32 rekeningnya di luar negeri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bila memang rekening itu adalah rekening bisnis biasa, menurutnya harus disampaikan saat melaporkan harta kekayaan ke KPU dan KPK. Rekening itu tersebar di beberapa negara diantaranya Hongkong, Philipina, Singapura, Mongolia, Jordania, Lebanon dan sebagainya.

andidat presiden nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) membantah tudingan bahwa dirinya memiliki rekening tabungan di luar negeri. “Saya ini eksportir selama 24 tahun. Kita tidak pernah punya rekening di luar negeri. Saya dan istri tidak punya,” kata Jokowi saat ditemui di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa.

Jokowi mengungkapkan bahwa dia adalah seorang eksportir yang kerap memiliki bisnis besar. Selain menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi juga mengaku sebagai eksportir furniture dari bahan kayu. “Yang lain belum banyak main ke situ saya sudah main di situ. Tapi eksportir kecil-kecilan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Progres `98 Faizal Assegaf mempertanyakan mengapa Jokowi tidak melaporkan 32 rekeningnya di luar negeri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bila memang rekening itu adalah rekening bisnis biasa, menurut Faisal, seharusnya itu disampaikan saat melaporkan harta kekayaan ke KPU dan KPK. Rekening itu tersebar di beberapa negara diantaranya Hongkong, Philipina, Singapura, Mongolia, Jordania, Lebanon dan sebagainya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s