4 Pejabat DKI Dipecat Karena Terlibat Jual Beli Rusun Pinus Elok


Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta I Made Karmayoga mengatakan empat pegawai negeri sipil Dinas Perumahan dicopot dari jabatannya. Pencopotan jabatan dilakukan karena keempatnya terlibat jual-beli Rumah Susun Pinus Elok, Jakarta Timur. “Iya, benar (terkait jual-beli),” ujar Made saat dihubungi, Sabtu, 9 Agustus 2014. Menurut dia, praktek jual-beli rusun ini sudah berlangsung lama.

Ia mengibaratkan jual-beli itu seperti sebuah mata rantai yang tidak muncul saat ini saja. Namun telah ada sebelumnya. Di dalamnya terlibat orang-orang lama. Bahkan orang baru pun ikut terseret dalam praktek lancung itu. “Ini yang bahaya, orang baru ikut terlibat juga,” ucapnya.

Ia menilai Dinas Perumahan memiliki manajemen yang tidak baik. “Manajemennya kusut,” ujarnya. Rusun, kata dia, tidak boleh diperjualbelikan, walaupun rusun didiami oleh orang yang tidak mampu. “Ini yang melatarbelakangi pencopotan empat PNS tersebut,” katanya. Sayangnya, Made tak mau menyebutkan identitas keempat PNS itu.

Saat menyebut empat nama PNS yang dicopot dari jabatannya, ia tak membantah juga tidak membenarkan. “Saya lupa namanya,” ucapnya. Ia mengatakan keempat PNS tersebut telah mendapatkan sanksi sesuai dengan kesalahannya. “Ada yang menjabat kepala unit pelaksana teknis kemudian jadi tidak menjabat, ada yang kepala seksi menjadi staf, ada juga yang diberhentikan.”

Sanksi tersebut dikeluarkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Selain keempat PNS itu, dua tenaga honorer juga ikut terlibat.

Data yang diterima menyebutkan enam orang yang diduga terlibat jual-beli rusun itu adalah Kepala UPT Wilayah III Jefyodya Julian yang turun pangkat dari eselon III ke eselon IV, Penanggung Jawab Rusun Jakarta Timur Hendriansyah yang dipecat karena menjadi tersangka kasus jual-beli Rusun Pinus Elok, Kepala Sarana dan Prasarana Wilayah III Dedy Irawan yang turun pangkat, Kepala Seksi Pelayanan Wilayah III Rustiandi Hendri yang turun pangkat dari eselon III menjadi staf, dan dua orang tenaga honorer.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s