Pasturi Di Siak Riau Sodomi dan Bunuh 5 Orang Kemudian Dagingnya Dijual Diwarung Tuak


Ini sungguh perbuatan sadis dan biadab. Pasangan suami istri tega memutilasi bocah-bocah dan dagingnya di jual ke warung tuak. MD (19) adalah aktor utama dalam kasus pembunuhan terhadap 5 bocah dan satu orang dewasa. Mereka yang menjadi korban pembunuhannya terlebih dahulu disodomi. Perbuatan bejat ini, dibantu tersangka DP (19) S (19) serta tersangka DD (19) yang saat itu berstatus sebagai istri MD. Kepada wartawan, MD mengakui telah melakukan pembunuhan tersebut.

“Iya saya bunuh. Tapi cuma dua orang saja,” kilahnya saat diperlihatkan kepada wartawan, Jumat (8/8/2014) di Mapolres Siak Riau. Lantas bagaimana cara membunuhnya? MD menyebutkan, setelah korbannya disodomi lantas mengajak dua rekan pria lainnya untuk melakukan hal yang sama. Setelah puas melakukan sodomi, MD mengeluarkan goloknya yang tajam. Lantas leher korbannya dia gorok seperti menyembilih ayam.

Setelah itu MD memotong bagian tangan, perut, kaki. Dan biadabnya lagi, dia mengaku menyayati kulit korbannya agar dagingnya bisa dia kumpulkan. “Dagingnya saya jual,” kata MD tenang. Polisi telah menangkap 4 orang tersangka pelaku pembunuhan keji terhadap 5 orang bocah dan 1 orang dewasa di Siak, Riau. Dua orang di antaranya merupakan pasangan suami istri yaitu MD dan DD yang belakangan diketahui telah bercerai.

MD yang merupakan otak pembunuhan keji tersebut selalu menyodomi korbannya sebelum dibunuh. Setelah memuaskan nafsu bejatnya, ia dibantu temannya DP dan S untuk memutilasi korban. “Selanjutnya mereka mutilasi korban untuk menghilangkan barang bukti. Lantas potongan tubuh itu mereka kubur,” kata Wakapolres Siak, Kompol Arief Fajar, Jumat (8/8/2014).

Berikut identitas para korban:
1 MG (9) kejadian Juli 2013
2 RH (9) kejadian 2013
3 MA (9) kejadian 2013
4 FM (9) kejadian Juni 2014
5 MH (10) belum ada informasi
6 A (40) belum ada informasi

Korban seluruhnya berjenis kelamin pria. Berikut fakta-fakta mengenai pembunuhan keji itu. Isu yang berkembang, daging ini dijual ke sejumlah warung tuak. Tuak merupakan minuman tradisional asal Sumatera Utara yang dibuat dari air nira yang dipermentasikan menjadi alkohol.Saat ditanya soal dugaan bahwa daging korbannya yang dibunuh dijual ke warung tuak, MD tak membantahnya. MD mengakui kalau dia menjual daging manusia itu ke warung tuak. “Iya saya jual dagingnya,” kata MD.

Sebagaimana diketahui, warung tauk banyak terdapat di sekitar kota Perawang, Kecamatan Perawang, Kab Siak. Di sanalah daging manusia korban pembantaian MD diperjual belikan. Biasa warung tuak tempat mabuk itu, memang menyediakan makanan daging alias tambul untuk selingan minum tuak. Mungkin saja, saat itu daging manusia yang dimasak di warung tuak tersebut. Sayangnya MD tidak dapat merincikan di warung tuak yang mana gading itu dijual. Untuk alat vital korbannya, MD mengaku tidak turut dijual. Melainkan alat vital korbannya dia potong untuk dibawa pulang. MD memasak alat vital itu.

“Ada yang saya sop ada yang saya goreng,” kata MD. Namun keterangan MD soal menjual daging manusiaini dibantah oleh Wakapolres Siak, Kompol Arief Fajar. Menurut Arief keterangan MD tidak bisa sepenuhnya dipercaya. “Jangan percaya omongan dia (menjual daging manusia ke warung tuak-red). Hari ini ngomongnya gini, besok sudah berubah. Jadi jangan percaya soal jual daging manusia itu,” kata Arief Fajar, Sabtu (9/8/2014). Korban yang telah dibunuh MD sebanyak 6 orang. Dari jumlah itu 5 di antaranya anak-anak usia 9 dan 10 tahun. Dan satu orang dewasa usia 40 tahun. Namun korban dewasa ini memiliki keterbelakangan mental.

1. Pelaku Masih Muda
Para pelaku pembunuhan sadis terhadap 5 orang bocah dan 1 orang dewasa di Siak, Riau ternyata masih berusia muda. 3 Diantaranya bahkan masih berusia di bawah 20 tahun. Kapolres Siak, AKBP Dedi Rahman mengatakan, dari 4 tersangka, 3 diantaranya berusia 19 tahun, yaitu DD, DP dan S. Sedangkan 1 orang lainnya, MD yang merupakan otak pembunuhan berusia 22 tahun.”MD dan DD itu suami istri, namun sekarang sudah bercerai,” katanya, Jumat (8/8/2014).

2. Selalu Sodomi Korban Sebelum Dimutilasi
Tak hanya memutilasi korban, MD ternyata juga menyodomi bocah-bocah tak berdosa itu. Ia mengaku selalu menyalurkan nafsu bejatnya terlebih dahulu sebelum menghabisi nyawa korbannya. MD lantas memanggil 2 rekannya yang berinisial DP dan S. Ketiganya bersama-sama memutilasi para korban. “Para korbannya sebelum dibunuh terlebih dahulu disodomi. Selanjutnya mereka mutilasi untuk menghilangkan barang bukti. Lantas potongan tubuh itu mereka kubur,” kata Wakapolres Siak, Kompol Arief Fajar.

3. Potong Kemaluan Korban untuk Dimasak dan Dikonsumsi
Entah apa yang ada dalam benak mantan suami istri pelaku pembunuhan keji di Siak, Riau itu. Setelah menyodomi dan memutilasi korban, mereka memotong kemaluan para korban untuk dimasak. “Kadang dimasak sop, kadang digoreng. Setelah itu saya makan,” kata MD di Mapolres Siak, Jumat (8/8). MD kemudian tidak membuang sisa minyak gorengnya. Minyak gorengan bekas kelamin korban yang dimasak oleh istrinya, DD itu dia pakai untuk obat. “Kalau yang digoreng, minyaknya untuk obat,” kata MD tanpa merinci obat apa yang dia maksud.

4. Motif pembunuhan Masih Misteri
Polisi terus menyelidiki apa motif pembunuhan keji kepada 5 orang bocah dan 1 orang dewasa itu. Saat diperiksa di Mapolres Siak, para tersangka memberikan keterangan yang berubah-ubah. “Apa motif di balik pembunuhan ini, kita belum bisa pastikan. Karena keterangan kedua tersangka suka berubah-ubah. Kadang ngomongnya begini, nanti bicaranya lain lagi,” kata Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman, Jumat (8/8).MD sempat mengaku melakukan perbuatan biadab tersebut untuk meningkatkan gairah seks. Namun saat diperiksa lebih intensif, keterangannya berubah-ubah. Sayangnya Dedi tak merinci apa saja alasan MD dan para tersangka lain melakukan pembunuhan itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s