Daftar Ruas Jalan yang Ditutup Karena Putusan Sengketa Pilpres di MK


Terkait sidang pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa Pemilu Presiden 2014, Polda Metro Jaya menutup akses jalan di depan MK dan Istana Negara. Penutupan telah dimulai pada Kamis (21/8/2014) pukul 00.00 WIB.

Berikut ini ruas jalan yang ditutup bersama dengan pengalihan rute yang diakibatkannya:

1. Jalan Medan Merdeka Utara
Penutupan ke arah ruas jalan ini dari arah Tugu Tani dilakukan di samping Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Pengendara dari arah Tugu Tani yang hendak menuju kawasan Harmoni, dapat mengalihkan rute perjalanan melintasi Jalan Perwira di selatan Masjid Istiqlal dan menuju Jalan Veteran.

2. Jalan Merdeka Barat dari arah Thamrin
Ruas jalan ini dari arah Jalan MH Thamrin ditutup tepat di perempatan Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Para pengguna lalu lintas dapat berbelok ke Jalan Medan Merdeka Selatan atau ke Jalan Budi Kemuliaan, untuk melanjutkan perjalanan ke arah Harmoni.

3. Jalan Medan Merdeka Barat dari arah Harmoni
Adapun dari arah Harmoni, lalu lintas menuju ruas ini ditutup di perempatan antara Jalan Veteran, Jalan Majapahit, Jalan Suryopranoto, dan Jalan Gajahmada/Jalan Hayam Wuruk. Pengguna jalan menuju Jalan MH Thamrin dapat memutar melalui Jalan Veteran, Lapangan Banteng, Tugu Tani, dan Jalan Medan Merdeka Selatan.

Penutupan kedua ruas jalan di sisi barat dan utara Monumen Nasional ini merupakan upaya pengamanan sidang pembacaan putusan sengketa hasil Pemilu Presiden 2014. “Pengalihan arus ini untuk mengamankan sekitar istana dan MK sehingga steril,” ujar Aiptu Suwarto, salah satu polisi yang bertugas mengalihkan arus lalu lintas di dekat Stasiun Gambir.

Menjelang pengumuman sidang gugatan hasil Pilpres 2014 di Gedung MK, banyak perwakilan simpatisan yang mendaftarkan diri untuk melakukan unjuk rasa. “Setiap hari ada pemberitahuan (melakukan unjuk rasa). Ada yang sejumlah 350, ada yang 300, ada yang 1.000,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno, Rabu (20/8/2014).

Meski begitu, kata Dwi, pelaksanaannya sering kali tidak demikian. Para simpatisan yang hadir berjumlah lebih sedikit. “Tapi, kenyataannya tidak seperti itu karena susah mengumpulkan banyak orang,” imbuhnya. Dia mengatakan, untuk menjaga kondisi sekitar Gedung MK dan wilayah Jakarta saat pengumuman nanti, akan diturunkan sekitar 28.000 personel, termasuk TNI, dan ada bawah komando operasional (BKO) dari kepolisian daerah lain, dengan jumlah masing-masing sejumlah 21 satuan setingkat kompi (SSK).

“BKO kita tempatkan pada sentra-sentra ekonomi, kemudian obyek vital lain seperti kantor instansi, bandara, Istana, Gedung DPR, dan lainnya,” ujarnya. Sementara itu, untuk pengamanan di sekitar Gedung MK, diturunkan sebanyak 3.500 personel. Mereka terbagi dalam empat lapis pengamanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s