Kasus Pencabulan Tante Ana Terhadap Andi Di Jatinegara Mirip Dengan Di Bengkulu


Miris rasanya jika masih begitu banyak kasus pencabulan di Indonesia. Apalagi makin lama makin parah karena pelaku dan korbannya biasanya masih muda. Baru-baru ini publik dihebohkan pemberitaan Andi (22) dan Ana (45). Pria asal Sukabumi itu tak bisa menahan birahinya karena terpancing bujuk rayuan wanita berkepala empat yang masih ‘kencang’ untuk bercinta di atas ranjang. Parahnya lagi, Ana rupanya adalah ibu dari sahabatnya sendiri, Vina (22).

Mereka berhubungan intim sejak April lalu di rumah Ana di kawasan Jatinegara. Pertemuan mereka selalu dilakukan saat rumah kosong, semenjak perkenalan mereka dari jejaring sosial Facebook. Ana tak peduli berondongnya adalah sahabat putrinya. Begitu pun Andi, tak masalah meski teman bercintanya adalah ibu-ibu yang masih bersuami.

“Si tante sebenarnya pernah bilang, saya sudah punya suami. Tapi saya bilang enggak masalah,” cerita Andi saat ditemui di Polsek Jatinegara, Jumat (22/8). Andi mengaku menerima ajakan Ana untuk bercinta karena tergiur bodi si tante yang masih montok. Dia pun jadi ketagihan. Apalagi sekali ‘naik’, Andi sumringah selalu diberi Rp 50.000 oleh si tante Ana.

“Abis enak, masih kenceng sepertinya jarang dipake,” jawabnya sambil menunduk.

Nah, namun rupanya kasus ini juga mengingatkan publik pada cerita yang serupa tapi tak sama. Beberapa waktu silam, kasus seperti Andi dan Ana juga pernah terjadi di Bengkulu, Sumatera Barat. Namun bedanya, korbannya belasan ABG laki-laki.

Bagaimana ceritanya?
Em (40), seorang ibu Rukun Tetangga (RT) 16 di Perumnas Korpri Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu, Bengkulu, benar-benar berperilaku tak terpuji. Saat suaminya sedang sakit, Em justru mencabuli belasan remaja pria di rumahnya. “Biasanya pelaku mengajak korban ke rumahnya. Kemudian diajak berhubungan badan,” kata Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Hery Wiyanto, Rabu (17/4).

Kasus ini terbongkar setelah salah satu korban mengadu ke ibunya. Korban mengeluh sakit pada kelaminnya. Mendengar itu, sang ibu korban langsung berang. “Ada korban yang umurnya masih sekitar 14-15 tahun, mengadu ke ibunya bahwa dia sakit sipilis setelah berhubungan badan dengan Ibu RT,” ujarnya.

Mendengar hal itu, sang ibu itu langsung melaporkan aksi bejat Ibu RT itu ke ketua RW setempat. Ternyata, dalam perkembangannya banyak pula belasan remaja yang menjadi korban pencabulan Ibu RT ini. “Sebagian korban langsung melaporkan ke polisi. Saat ini kasus ditangani oleh Polres Bengkulu,” ujarnya.

Berkaca pada kasus di atas, Sosiolog UIN Musni Umar menilai ada faktor kelainan jiwa pada sang ibu-ibu ganjen itu. “Ibu-ibu yang punya anak dan suami sesungguhnya bisa saja kelainan jiwa, harus diperiksa itu,” kata Musni, Sabtu (23/8). Berbeda dengan Bapak-bapak yang punya anak dan istri tapi ganjen dan suka selingkuh adalah normal (a.k.a yang setia justru kelainan jiwa dan harus diperiksa) … lho kok aneh gini?

Selain kejiwaan, lanjut Musni, tontonan situs video porno dan berita tentang seks juga dapat merangsang nafsu seks. Sehingga orang yang menonton video porno tersebut berkeinginan untuk mempraktikkannya. “Ini yang menjadi fenomena di era komunikasi yang terbuka. Kemudian, barangkali juga suaminya kurang cinta,” imbuhnya.

Ini yang menjadi fenomena di era komunikasi yang terbuka. Kemudian, barang kali juga suaminya kurang cinta,” lanjutnya. Untuk mencegah perilaku seks tersebut, Musni mengatakan, peran orang tua memberikan penanaman agama dan akhlak terhadap anak. “Ini semakin galau. Jadi orang tua harus berperan mentolerir, tokoh agama menyampaikan pesan dan pemerintah juga,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Andi (22), pria asal Sukabumi yang bekerja sebagai penjual alat sisha di kawasan Condet, Jakarta Timur, nekat bercinta dengan Ana (45) wanita bersuami. Parahnya lagi, wanita yang dia kencani itu ibu dari sahabatnya, Vina. Mereka berhubungan intim sejak April lalu di rumah Ana di kawasan Jatinegara. Pertemuan mereka selalu dilakukan saat rumah kosong. Ana tak peduli berondongnya adalah sahabat putrinya. Begitu pun Andi, dia tak masalah meski temannya bercinta adalah ibu-ibu beranak.

“Si tante sebenarnya pernah bilang, saya sudah punya suami, tapi saya bilang enggak masalah,” cerita Andi saat ditemui di Polsek Jatinegara, Jumat (22/8). Andi mengaku, alasannya menerima ajakan Ana untuk bercinta karena bodi si tante yang masih bagus. Dia pun jadi ketagihan. Kasus perselingkuhan Andi (22) dan Ana (45), masih jadi perbincangan hangat ibu-ibu di kawasan Jatinegara. Ana adalah ibu dari Vina, sahabat Andi.

Sore tadi ibu-ibu yang ikut menyaksikan panjat pinang di dekat tempat tinggal ibu Ana, kawasan Jatinegara Jakarta Timur, mengatakan bahwa dalam kehidupannya selama ini ibu Ana hidup dalam kondisi yang berkecukupan. “Ibu Ana mah hidupnya enak, tidak kekurangan, punya kontrakan, punya mobil juga,” kata salah satu warga sekitar, Minggu (24/8).

Dia juga mengatakan, bahwa lingkungan rumahnya di kawasan Jatinegara sudah seperti kompleks sendiri. Karena lingkungan rumahnya hampir keseluruhan dihuni oleh keluarga besar dari sang suami. “Rumahnya berwarna oranye, kalau warga sini nyebutnya komplek, soalnya saudaranya tinggal di sana semua. Saudara dari suaminya tinggal di situ semua,” pungkasnya. Seperti berita sebelumnya, Andi (22) tepergok warga tengah melakukan perzinaan dengan Ana, wanita berusia 45 tahun. Kejadian itu berlangsung di rumah Ana di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (22/8).

Warga yang mengetahui perbuatan Andi melampiaskan amarahnya dengan segala macam cara. Pelaku sempat ditelanjangi, diikat di tiang listrik, hingga disundut rokok dan disiksa. Peristiwa penangkapan itu berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB. Andi yang sudah berada di dalam rumah Anna tidak menduga telah masuk perangkap warga.

Beruntung, nyawanya selamat berkat kedatangan ketua RW bernama Miftah. Miftah merupakan anggota polisi yang bekerja di Polsek Jatinegara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s