Ahok Oh Ahok … Ini Daerah Jakarta Yang Masih Kebanjiran Akibat Hujan Sebentar


Hujan yang mengguyur daerah Jakarta membuat beberapa wilayah di Jakarta Selatan terendam banjir. Salah satunya di daerah Pondok Labu yang terendam banjir hingga setinggi 1 meter. Menurut Petugas Damkar Jakarta Selatan, Muhajir, banjir di deket Kelurahan Pondok Labu tepatnya di RW 3 mencapai 1 meter. “Tadi sempat kita evakuasi karena air meningkat dan membuat kendaraan tidak bisa melewati. Namun, saat ini sudah mulai surut,” ujarnya saat di konfirmasi, Selasa (25/11/2014).

Selain di Pondok Labu, Muhajir mengatakan di Jalan Petogokan juga terendam. Namun, air juga sudah mulai surut di daerah tersebut. “Untuk daerah Mampang ketinggian airnya juga sudah surut,” tambah Muhajir. Banjir melanda Jalan Bango RT14 RW3, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Ketinggian air yang meredam daerah tersebut hingga 90 centimeter.

“Saat ini semakin tinggi, sudah sampai lutut orang dewasa,” ujar Indra saat dihubungi, Selasa (25/11/2014). Menurut salah satu warga, Indra rumahnya mulai terendam sejak Senin (24/11/2014) pukul 20.30 WIB. sampai saat ini, banjir masih merendam wilayah tersebut. Indra menuturkan, akibat tingginya air, kendaraan tidak bisa melewati jalan tersebut. Petugas juga tidak terlihat untuk memberi bantuan.

“Sampai saat ini belum ada bantuan apa-apa,” tutupnya. Hujan yang mengguyur kota Jakarta dan sekitarnya sejak sore menimbulkan genangan air di beberapa tempat, termasuk di Jalan Margasatwa Raya, Cilandak, Jaksel. Air yang menggenang membuat pemotor kewalahan untuk melintasi jalan.

Menurut keterangan salah satu warga, Timo, air naik sekitar pukul 20.00 WIB. Air yang menggenang setinggi 20 cm tersebut membuat pemotor kewalahan. Sebabnya, tak sedikit yang mengalami mogok di tengah genangan air ketika melintas. “Naik tadi kira-kira jam delapan lah. Nih sampe masuk bengkel saya,” tutur Timo, pemilik bengkel di Jl Margasatwa Raya RT 03/07, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2014).

Timo mengatakan bahwa hujan deras yang mengguyur sejak sore hari membuat air kali Jagakarsa ini naik. Karena posisi jalan yang lebih rendah daripada aliran air, air kali itu pun mengalir ke jalan raya. Pantauan di lokasi, beberapa pengendara motor memang terjebak di tengah jalan karena mogok. Warga sekitar pun beramai-ramai membantu mendorong agar motor tersebut tak menghalangi jalur kendaraan lain yang melintas.

Tak sedikit pula pemotor yang akhirnya putar balik setelah melihat genangan air tersebut. Salah seorang pemotor, Yudi, mengaku lebih baik memutar lewat jalur Ciganjur untuk pulang ke rumahnya di daerah Gandul, Cinere. “Muter aja mas. Tinggi itu, malas kalau mogok harus dorong,” ungkapnya. Hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya. Akibatnya, beberapa wilayah di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur mulai terendam banjir.

Menurut Ketua RW 2, Kampung Pulo, Kamaludin air hampir setinggi mulai merendam beberapa rumah di pinggiran kali, tepatnya di RW 2 dan RW 3. “Yang dipinggiran memang sudah tergenang. Tapi belum menyebar, karena di tempat saya belum tergenang,” ujarnya. Kamaludin mengatakan, banjir yang menggenang rumah warga di pinggiran dikarenakan air kiriman dari Depok. “Soalnya dari Katulampa belum ada laporan,” terangnya.

Selain di Kampung Pulo, banjir juga sempat merendam Jalan Glatik, Citayem, Depok pada sore hari. Namun, sejak pukul 21.45 WIB tadi banjir sudah mulai surut. “Sekarang sudah surut. Tadi sore sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan karena ketinggian air hingga sepinggang,” tutup Misro salah satu saksi di lapangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s