Truk Mengangkut Kapal Selam Hitam Menyangkut DI JPO Taman Anggrek


Kapal hitam diangkut utuh oleh sebuah truk trailer dan tersangkut oleh palang rambu penunjuk arah di KM 24 Tol Wiyoto Wiyono arah Bandara Cengkareng. Belum diketahui jenis kapal itu namun dari bentuknya tampak modern. Kapal dengan strip putih di lambungnya itu diperkirakan memiliki dimensi panjang 15 meter, tinggi 10 meter dan lebar 4 meter. Kapal yang dikawal tentara itu diketahui membawa senapan mesin di deknya.

Di atas trailer, kapal itu menghadap ke belakang sehingga tampak bentuk kotak yang diduga ruangan nahkoda. Dari bentuknya itu, kapal ini diduga kapal patroli militer. “Saya belum pernah lihat kapal seperti itu,” kata saksi mata bernama Wahyu. Wahyu melihat truk itu tak bisa melanjutkan perjalanan pada pukul 22.45 WIB, karena muatannya lebih tinggi dari palang penunjuk arah. Ia lalu mengambil gambar momen tersebut menggunakan kamera HP dan mengirimkannya, Kamis (11/12/2014).

Pria berusia 39 tahun ini mengaku bentuk kapal itu tak seperti kapal patroli militer atau polisi yang pernah ia lihat selama ini. Wahyu mengatakan, kapal itu tampak jauh lebih modern dari kapal patroli yang pernah ia lihat. “Benar-benar kelihatan modern dan agak unik,” ucap Wahyu. Namun, jenis dan kepemilikan dari kapal itu masih misterius. Apakah benar kapal itu kapal patroli TNI AL yang baru?

Truk trailer muatan kapal hitam telah melanjutkan perjalanannya ke arah Tol Dalam Kota. Namun dilaporkan truk itu kembali terhalang Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat. “Sekarang menyangkut di sekitar Tol Dalam Kota di dekat Mall Taman Anggrek,” kata petugas CMNP bernama Budi kepada detikcom, Jumat (12/12/2014). Menurut Budi sebuah JPO menghalangi bagian atas kapal yang diduga berfungsi untuk patroli laut itu. Namun posisi jelas truk trailer ini belum diketahui.

“Ada JPO kayaknya truk itu tidak bisa lolos lagi,” ucap Budi. Muatan truk ini sebelumnya lebih tinggi dari palang penunjuk arah di KM 24 Tol Wiyoto Wiyono arah Bandara Cengkareng. Lalu bagian atas kapal itu dikurangi entah dengan cara seperti apa sehingga truk bisa melanjutkan perjalan pada pukul 23.40 WIB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s