Rekayasa Arus Lalu Lintas Pada Pesta Perayaan Tahun Baru


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar acara Jakarta Night Festival untuk menyambut perayaan pergantian tahun pada 31 Desember 2014. Acara itu, rencanya akan diselenggarakan dari Jalan M.H Thamrin Hingga Monumen Nasional. Bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati malam Tahun baru di dalam kota, harus siap-siap. Karena, beberapa jalan akan direkayasa. Khususnya di Jakarta Selatan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Sutimin, mengatakan rekayasa jalan itu seperti buka tutup jalan, perputaran, dan melarang mobil lewat jalan tertentu.
“Untuk menghindari kemacetan,” kata dia = Ahad, 28 Desember 2014. Menurut Sutimin, beberapa jalan yang akan direkayasa yaitu, Dari Senayan menuju Pattimura dan sebaliknya. Jalan Pakubowono, Senopati serta Sudirman Central Business District. Jalan Casablanca, Setiabudi dan Panglima Polim.

Jalan yang akan direkayasa itu, kata dia, merupakan upaya pengalihan agar tidak ada yang masuk ke area Jakarta Night Festival. Karena, acara itu, akan steril dari kendaraan. Sutimin mengatakan, pihaknya menerjunkan 250 personil untuk merekayasa jalan. Namun, petugas itu tidak turun secara bersamaan. “Bergantian atau pakai shift,” ujar dia.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Agus Riyanto mengatakan institusinya akan mengoptimalkan pengamanan menjelang perayaan tahun baru. Pengamanan merupakan rangkaian Operasi Lilin yang sudah diberlakukan sebelum Natal. “Semua kekuatan akan kami manfaatkan selama operasi ini,” ujar Agus saat dihubungi, Sabtu, 27 Desember 2014.

Menurut Agus, dalam pengamanan Natal, tim gabungan lebih memprioritaskan pengamanan di gereja. Sedangkan untuk menyambut perayaan tahun baru, pengamanan akan diprioritaskan di pusat-pusat keramaian seperti tempat wisata dan hiburan. Pengamanan selama perayaan tahun baru, kata Agus, akan langsung dilakukan oleh kepolisian setempat. Sedangkan Mabes Polri hanya melakukan koordinasi. “Kami hanya mem-back up, pengamanan teknis itu diatur masing-masing polda,” ujar Agus.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Sutarman mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti TNI dan pemerintah daerah, untuk pengamanan Natal dan tahun baru. Menurut Sutarman, tim gabungan yang diturunkan mencapai 145 ribu personel, terdiri atas 80 ribu anggota Polri dan 19 ribu prajurit TNI. Mereka disebar di 1.900 titik pengamanan dan 600 lebih titik-titik pelayanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s