Pemerintah Timor Leste Adakan Kerjasama Pariwisata Dengan Pemprov Bali


Pemerintah Timor Leste mulai tertarik menjajaki kerja sama bidang pariwisata dan tenaga kerja dengan Pemerintahan Provinsi Bali. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik rencana kerja sama ini.

“Saya menyambut baik penjajakan ini. Orang Bali banyak yang memiliki ikatan psikologis dengan Timor Leste, oleh karenanya kita harus saling membantu. Timor Leste memiliki potensi yang tinggi dalam bidang parwisata, namun membutuhkan suatu sentuhan yang paham akan pariwisata untuk melengkapi itu semua,” kata Pastika saat menerima kunjungan Menteri Muda Tenaga Kerja Republik Demokrasi Timor Leste, Ilidio Ximenes da Costa, di Denpasar, Bali, Senin (29/12/2014).

Ilidio Ximenes da Costa di ruang kerjanya, menyampaikan, dipilihnya Bali sebagai tempat untuk belajar dan bekerja sama adalah atas saran dari Perdana Menteri RDTL Xanana Gusmao, mengingat Bali dianggap sudah sangat berpengalaman dalam mengembangkan bidang kepariwisataan dan ketenagakerjaan. “Timor Leste memiliki SDM yang memadai, namun masih kurang dalam pemanfaatannya. Oleh karenanya kami berharap dapat berlatih di Bali, untuk kemudian dapat menerapkan ilmunya untuk kemajuan di negara kami,” kata Ilidio Ximenes.

Setelah menikmati kemeriahan perayaan pergantian tahun semalam, Kamis (1/1/2015), masyarakat kota Denpasar, Bali, menikmati indahnya Pantai Sanur di awal tahun 2015. Pantai Sanur yang mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum salah satu alternatif sebagai tempat kunjungan wisata.

“Semalam kan hujan, jadi kami sekeluarga hanya di rumah saja, bakar jagung, bakar ikan, dan pesta kecil-kecilan. Nah sekarang mumpung cuaca cerah, kami sekeluarga jalan-jalan ke Pantai Sanur, rumah kami juga di Denpasar, malas main jauh-jauh, macet,” kata Ketut Ardika Candra, salah satu pengunjung Pantai Sanur.

Ardika yang memboyong keluarganya ke Pantai Sanur mengaku mendatangi pantai ini lebih hemat dan bisa meneerapkan wisata murah meriah. Tidak harus menempuh perjalanan jauh, menghabiskan waktu, tenaga dan uang. Pada prinsipnya tidak terlalu bergembira berlebihan untuk menyambut pergantian tahun. “Yang terpenting kan maknanya, bahwa di tahun baru harus bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Bukan harus berpesta, foya-foya, mabuk-mabukan. Memaknai tahun baru dengan baik,” katanya.Lain Ardika lain halnya Ni Luh Indayani asal Kabupaten Buleleng. Indayani mengaku sejak kemarin sudah berada di Denpasar untuk merayakan tahun baru. Hari ini bisa mengunjungi Pantai Sanur sebelum pulang ke Singaraja.

“Saya sejak kemarin sudah di Denpasar. Kebetulan ada keluarga di sini (Denpasar). Kalau saya ke Denpasar, pasti mampir ke Pantai Sanur. Main kano, mandi ramai-ramai. Apalagi masuknya gratis, hanya bayar parkir saja. Murah dan meriah,” katanya sambil tersenyum. Dalam kesempatan ini, Pastika berjanji akan menurunkan kepala SKPD terkait seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali agar dapat berkoordinasi lebih lanjut dengan tim dari Timor Leste.

Pastika juga menyampaikan bahwa dirinya mungkin akan memimpin delegasi pertama dari Provinsi Bali berkunjung ke Timor Leste, untuk meninjau peluang kerja sama yang dapat dilakukan.

Pastika menyampaikan bahwa Bali memiliki organisasi Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Provinsi Bali untuk menindaklanjuti kerja sama ini. Bali juga memiliki balai latihan kerja, hotel untuk magang dan fasilitas lainnya yang dapat disiapkan untuk mendukung pelaksanaan kerja sama ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s