Rumah Panglima TNI Jenderal Moeldoko Ditabrak Mobil


Kepala Kepolisian Sektor Metro Menteng Ajun Komisaris Besar Polisi Gunawan membenarkan pengemudi Mitsubishi Pajero dengan nomor polisi B-8-RMY yang menabrak pagar rumah Panglima TNI Moeldoko adalah tetangga Moeldoko sendiri. Pengemudi mobil itu tinggal di Jalan Diponegoro Nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut dia, pengemudi Pajero berwarna hitam itu bernama Rajendra Suryo Mayera Yamin. “Dia anak seorang pengusaha,” ujarnya, Ahad, 4 Januari 2015. Kecelakaan tersebut, tutur Gunawan, terjadi karena mobil yang dikemudikan Rajendra hilang kendali sehingga menabrak pagar rumah dinas Moeldoko yang terletak di Jalan Diponegoro Nomor 1, Menteng, Jakarta Pusat.

Kecelakaan tadi malam, kata Gunawan, disebabkan oleh jalanan licin oleh air hujan. “Tak ada sabotase dalam kecelakaan itu,” ujarnya. Gunawan menuturkan kasus tersebut sekarang tengah diselidiki oleh Kesatuan Lalu Lintas Polisi Resor Metro Jakarta Pusat. Saat mengunjungi rumah Rajendra di Jalan Diponegoro Nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat, pemilik rumah sedang tak ada. Rumah tersebut dijaga dua petugas Polsek Menteng.

Sedangkan kondisi pagar rumah Moeldoko yang panjangnya hampir 3 meter melengkung akibat tertabrak. Di sisi rumah tampak bekas reruntuhan pagar yang telah dirapikan. Sedangkan serpihan bagian depan mobil penabrak belum dibersihkan. Rumah dinas Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Jalan Dipenogoro, Menteng, Jakarta Pusat, ditabrak seorang pemuda pada 3 Januari 2015 sekitar pukul 22.59 WIB. Dari foto yang diunggah akun resmi Traffic Management Centre Kepolisian Daerah Metro Jaya di Twitter, @TMCPoldaMetro, tampak sebuah mobil Pajero Sport berwarna Hitam menabrak pagar depan rumah dinas yang dikawal anggota TNI.

Sejauh ini, TNI tidak menganggap serius peristiwa penabrakan tersebut. “(Pemeriksaan) hanya oleh polisi saja. Itu kecelakaan lantas,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Fuad Basya, Ahad, 4 Januari 2015. Fuad memastikan TNI tak ikut campur dalam penanganan kasus tabrakan tersebut, meski melibatkan dan berpotensi membahayakan pimpinan tertinggi TNI. Peristiwa yang tak menimbulkan korban jiwa tersebut hanya digolongkan sebagai kecelakaan lalu lintas tanpa motif ancaman. “Itu hanya kecelakaan biasa,” ujar Fuad.

Berdasarkan dua foto yang diunggah akun TMC, mobil Pajero yang dikendarai seorang pemuda tampak rusak parah di bagian depan setelah menabrak pagar putih rumah dinas Moeldoko. Kaca mobil di beberapa bagian juga tampak pecah. Sedangkan pelaku atau pengendara diklaim selamat dan menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

Kepolisian masih menangani kasus penabrakan rumah dinas Panglima TNI Mayjen Moeldoko di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Petugas Call Center National Traffic Management Center (NTMC) Lantas Polri mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.54 WIB, Sabtu, 3 Januari 2014. “Kini sudah dalam penanganan Polri,” ujarnya saat dihubungi, Ahad, 4 Januari 2015.

Dia menjelaskan, setelah peristiwa tabrakan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Diponegoro lancar. Sebelumnya, jalanan di sekitar Taman Suropati sempat macet, seperti diungkapkan akun Twitter @daniellaayu, Sabtu malam, “Pantesan macet sekitar tamsur,,ternyata ada pajero nyusruk ke rumah orang..and pintu… (at Taman Suropati).”

Berdasarkan foto yang diunggah TMC Polda Metro lewat akun Twitter @TMCPoldaMetro, kondisi mobil berwarna hitam tersebut melintas pembatas jalan dan menabrak pagar putih rumah dinas Panglima TNI. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Fuad Basya menuturkan pengendara mobil tersebut seorang pemuda, yang sebelumnya sempat menabrak sebuah mobil tak jauh dari jalan di kawasan tersebut. “Ada anak muda mobilnya kepleset. Dia nabrak mobil, lantas membanting setir, sehingga kena pagar rumah,” kata Fuad. Fuad memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. “Tidak ada korban. Pengendara sudah dibawa polisi untuk diperiksa. Dan dia bilang, dia bertanggung jawab atas kejadian tersebut.”

Sejauh ini, ujar Fuad, TNI menganggap peristiwa itu sebagai kecelakaan biasa. “Biasa aja, enggak ada masalah. Itu kecelakaan biasa. Pagar pun langsung kami perbaiki,” tutur Fuad. Saat ini polisi sudah mengevakuasi Pajero berwarna hitam tersebut. Menurut Fuad, Panglima TNI Moeldoko pun tidak menganggap hal tersebut sebagai masalah, karena kecelakaan bisa terjadi di mana pun dan pada siapa saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s