Bogor Dilanda Hujan Selama 4 Hari … Jakarta Siap Menerima Banjir Kirimana


Kepala Stasiun Klimatologi Dramaga Bogor, Dedi Sucahyono, mengatakan berdasarkan pantauan citra satlit cuaca milik Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), hujan akan terus terjadi di wilayah Bogor dan sekitarnya dalam kurun waktu empat hari ke depan. “Pada minggu ketiga Januari ini merupakan puncak musim penghujan tahun ini,” kata Dedi pada Rabu 21 Januari 2015. Menurut dia, puncak musim penghujan ini akan terus berlanjut hingga akhir Februari mendatang.

Di puncak musim hujan, Dedi mengatakan, intensitas hujan diperkirakan sedang hingga lebat dan cendrung ekstrim. Guyuran hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang terjadi di Bogor pada pertengahan bulan Januari ini cendrung akan terjadi mulai dari siang hari hingga malam hari. “Namun memasuki akhir Januari mendatang, diperdiksi intensitas dan curah hujan di Bogor akan terjadi sepanjang hari dengan durasi yang lebih lama,” kata dia.

Dengan tingginya curah hujan di Bogor, Dedi mengingatkan agar warga yang tinggal di sepanjang Sungai Ciliwung waspada. Dedi mengatakan, selain di Bogor, hujan juga diperkirakan turun merata di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, sehingga membuat debit air di Kali Ciliwung dan Cisadane naik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini kepada penduduk di sekitar bantaran Sungai Ciliwung. Banjir akan menghampiri sejumlah wilayah seperti Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus, Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.

Daerah paling rawan adalah Kampung Pulo,” ujar Ketua BPBD DKI Denny Wijaya, Rabu malam 21 Januari 2015. Banjir kiriman diperkirakan datang Kamis pagi ini, 22 Januari, menyusul status siaga tiga di Bendung Katulampa, Bogor. Ketinggian air di Katulampa mencapai 120 sentimeter atau siaga tiga pada Rabu, pukul 18.35 WIB, karena hujan dengan intensitas cukup tinggi di kawasan Puncak, Bogor.

Pada sekitar pukul 20.00 WIB tinggi muka air di Bendung Katulampa naik hingga 134 sentimeter. Hanya, posisi ini lebih rendah dibanding puncak level Katulampa pada 26 Desember 2014 yang mencapai 140. Sesuai catatan, diperkirakan banjir kiriman juga akan lebih kecil dibanding dengan pada 26 Desember 2014. Hal ini juga terlihat dari ketinggian air di pos pantau Depok. Kemarin malam, ketinggian air di pos Depok mencapai 240 sentimenter pada 22.00 WIB. Ketinggian air berada pada di atas 200 sentimenter atau siaga tiga berlangsung selama dua jam, dari sekitar pukul 21.00 hingga pukul 23.00.

Adapun ketinggian air di pos pantau Depok pada 26 Desember lalu mencapai 251 sentimeter. Volume air saat itu jauh lebih besar karena permukaan air di pos Depok berada ketinggian di atas 200 sentimeter dalam waktu sekitar 4 jam. Denny memperkirakan banjir akan terjadi di sejumlah wilayah DKI tersebut sekitar delapan jam setelah Katulampa menyatakan status siaga tiga. “Kami sudah berikan informasi ke camat, lurah, dan menyebarkannya lewat media sosial,” kata dia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s