Saiful Husen Dari Balik Penjara Tipu Ibu Ibu Genit Untuk Foto Selfie Bugil


Saiful Husen, napi narkoba di Lapas Kelas II A Subang, Jawa Barat ini memang keterlaluan. Di balik jeruji besi dia bukannya tobat, tapi malah berbuat kejahatan baru. Di balik penjara, entah bagaimana Saiful bisa bebas bermain jejaring sosial facebook. Dia pun membuat akun dengan memasang wajah seorang pria tampan asal Aceh dan bekerja di pelayaran. Setiap hari dia berselancar dan mencari teman perempuan.

Tentu perempuan mana yang tak tertarik dengan sosok Saiful yang tampan. Lewat fasilitas message dan chatting, dia berkomunikasi dengan lebih dari 6 perempuan. Semuanya tersebar di beberapa lokasi di Indonesia. Salah satunya ibu B asal Pontianak, Kalbar.

“Pelaku berhasil menguras uang salah satu korban yang melapor di Polda Kalbar sebesar Rp 80 juta. Kejadian perkara ini dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga sebut saja B, yang berprofesi sebagai guru pada salah satu sekolah di Pontianak Kalbar. Pada bulan Oktober tahun 2014, B yang memiliki akun facebook menerima konfirmasi berteman dengan satu akun facebook yang menggunakan nama T. Rizal Maulana (TRM),” jelas Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto dalam keterangannya, Jumat (30/1/2015).

Nam T Rizal itu nama palsu yang digunakan Saiful. Bak don juan, dia pun merayu perempuan yang menjadi teman di facebook itu. Ibu-ibu itu hanya tahu, wajah tampan yang ada di facebook. Padahal sesungguhnya itu Saiful yang asyik bermain dari bilik penjara. “Dalam perkembangan selanjutnya dengan melalui komunikasi telepon TRM meminta kepada korban B untuk berfoto selfie bahkan diminta sampai dengan adegan bugil dan diminta untuk dikirimkan kepada TRM,” jelas Arief.

Nah dari situ, Saiful mulai menunjukkan gelagat aslinya. Setelah mendapat foto bugil korban, dia melancarkan pemerasan. Korban B diminta mengirim uang, total hingga sampai Rp 80 juta. Bila uang tak dikirim, foto bugil akan disebar.

Tak tahan karena terus diperas, B pun kemudian melakukan pelaporan ke Polda Kalbar. “Oleh karena sudah tidak sanggup dan tidak tahan lagi maka korban B melaporkan kejadian tersebut ke Polda Kalbar pada tanggal 8 Januari 2015. Pengungkapan perkara Cyber Crime cukup sulit dan rumit, namun akhirnya bisa terungkap,” urai Arief.

Terang saja mengungkap soal kejahatan cyber crime urusan mudah bagi Arief. Dia pernah memimpin Subdit Cyber Crime (CCIC) Bareskrim Polri semasa menjadi Direktur Tipideksus Bareksrim Polri. Lewat akun facebok palsu, Saiful Husen menipu lebih dari 6 perempuan yang rata-rata ibu-ibu. Dia memasang wajah pria ganteng dengan nama T Rizal Maulana (TRM) asal Aceh. Lewat rayuan gombal, ibu-ibu yang tersebar di beberapa provinsi itu dipacari lewat facebook.

Si Saiful yang juga tahanan Narkoba ini mengendalikan akun facebook-nya dari balik jeruji besi di Lapas Subang, Jawa Barat. Setelah memacari sejumlah perempuan, mereka bertukar nomor telepon. Mulailah Saiful meminta yang aneh-aneh. Tak hanya foto bugil, ada juga yang lain. Menurut Kapolda Kalbar Brigjen Pol Arief Sulistyanto, Jumat (30/1/2015) Saiful melakukan aksinya sejak Oktober 2014 lalu. Salah satu korbannya sebut saja B, ibu rumah tangga yang juga seorang guru.

“Pelaku meminta B untuk merekam adegan phone sex dalam kondisi tanpa busana dan dikirimkan kepadanya melalui media sosial Whatsapp. Setelah foto dan video tersebut dikirimkan selanjutnya Saiful meminta sejumlah uang kepada korban B dengan ancaman akan menyebarkan foto dan video bila tidak diberikan,” urai Arief. Total B sudah mengirimkan uang senilai Rp 80 juta untuk Saiful. Uang dikirimkan ke rekening seorang perempuan sebuat saja C yang ternyata juga korban Saiful.

Pada 8 Januari 2015, B melapor ke Polda Kalbar. Pihak kepolisian kemudian melakukan pelacakan. Sempat sulit mengungkap sosok Saiful alias TRM yang memasang wajah ganteng di facebook ini. Namun Arief yang pernah menjadi Komandan Direksus Mabes Polri memerintahkan sejumlah cara untuk melacak Saiful yang sudah memperdayai dan memeras sejumlah perempuan.

“Setelah dilakukan pelacakan dengan dukungan teknologi IT Polri maka dapat ditemukan posisi pemilik akun tersebut berada di dalam Lapas kelas II A Subang,” jelas Arief. Tim Cyber Crime Polda Kalbar langsung meluncur ke Lapas di Subang. Pihak Lapas kooperatif, dan Saiful pun dicokok dengan mudah. Dia mengakui semua perbuatannya, barang bukti juga disita tim Polda Kalbar.

“Penyidik melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti, data dan bukti-bukti elektronik yang dimiliki,” tutur Arief. Saiful juga memanfaatkan teman satu selnya untuk urusan transfer uang. Sang teman bernama Abidin memiliki pacar yang rekeningnya juga ikut digunakan untuk menampung. Abidin mendapat fee 10 persen dari setiap transfer yang dilakukan korban.

“Yang menarik dalam kasus ini setelah dikembangkan ternyata korbannya bukan hanya B dari Pontianak Kalbar saja tetapi terdapat korban lainnya di antaranya sebut saja T dari Tasikmalaya, serta beberapa perempuan lainnya,” tutup Arief.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s