Lamongan Tenggelam Di Terjang Banjir


Banjir akibat tingginya curah hujan dan buruknya drainase di Babat, Lamongan tidak hanya menggenangi ribuan pemukiman warga, namun sarana pendidikan di daerah Babat juga ikut terendam banjir. Salah satu sarana pendidikan di Babat yang ikut terendam banjir tersebut diantaranya adalah SMP Negeri 1 Babat. Di SMPN 1 Babat ini, guru terpaksa memulangkan siswanya lebih awal karena banjir menggenangi gedung tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. Di SMPN 1 Babat ini, banjir menggenangi sejumlah ruang kelas yang ada.

Wakasek SMPN 1 Babat, Mustaji mengatakan, staf pendidik di sekolahnya terpaksa memulangkan siswa kelas 7 dan 8 karena ruang kelas mereka terendam banjir. Mustaji menuturkan, gedung sekolahnya yang berada di Desa Bedahan ini bernasib sama dengan pemukiman warga lain di desa tersebut yang terendam banjir.

“Banjir ini akibat curah hujan yang tinggi sehingga saluran air tidak mampu menampung banyaknya debit air,” katanya, Rabu (4/2/2015). Sejumlah ruang kelas di SMPN 1 Babat ini, kata Mustaji, terendam air setinggi 5 hingga 10 cm sedangkan di halaman sekolah air yang menggenang sudah mencapai setinggi betis orang dewasa.

“Kecuali kelas 9, semua siswa kami pulangkan lebih awal,” jelasnya.

Kelas 9, lanjut Mustaji, tidak mereka pulangkan karena mereka harus bersiap untuk menghadapi Ujian Nasional. Saat ini kata Mustaji, siswa kelas 9 sedang mengikuti try out dan sebagian dari mereka terpaksa harus mengikuti try out tanpa menggunakan alas kaki karena banjir membuat sepatu mereka basah.

“Banjir yang menggenai SMPN 1 kali ini merupakan yang terbesar selama 10 tahun terakhir karena sebelum-sebelumnya banjir hanya menggenangi halaman sekolah dan tidak sampai masuk ke ruang kelas,” aku Mustaji. Selain menggenangi SMPN 1 Babat, banjir akibat curah hujan tinggi dan buruknya drainase ini juga mengakibatkan sejumlah gedung sekolah lain di Babat juga ikut terendam. Beberapa gedung sarana pendidikan yang terendam tersebut diantaranya adalah 4 gedung SD yang ada di Kecamatan Babat.

Banjir akibat tingginya curah hujan dan buruknya drainase air di Kecamatan Babat hingga kini telah merendam 1.297 rumah di 4 desa/ kelurahan. Empat desa/ kelurahan yang terendam banjir tersebut diantaranya adalah Babat, Bedahan, Banaran dan Plaosan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD) Lamongan, Suprapto mengatakan, data tersebut masih sementara sambil menunggu data lainnya dari kepala desa atau lurah. “Data lainnya masih menunggu dari kepala desa dan lurah,” jelasnya.

Suprapto mengatakan, untuk mengurangi agar banjir tidak semakin meluas dan semakin tinggi, BPBD Lamongan bekerja sama dengan PU Pengairan telah mendatangkan 2 pompa air yang berkekuatan besar, yaitu 300 liter per detik, untuk membuang air banjir ke Bengawan solo. Sementara, untuk pompa lama juga masih difungsikan untuk mengurangi debit air banjir.

“Kami juga sudah membentuk posko di Kelurahan Babat untuk mendekatkan diri ke masyarakat,” ungkapnya. Lebih jauh, Suprapto juga mengatakan, hari ini pihaknya berencana akan mengirimkan bantuan berupa paket sembako kepada semua warga yang rumahnya tergenang air. Jumlah bantuan, kata Suprapto, akan dikirimkan ke semua warga yang terendam sambil menunggu data baru mengenai jumlah rumah warga yang terendam.

“Untuk bantuan ini kami bekerja sama dengan Bulog Lamongan,” akunya. Sementara, ketinggian air banjir di sejumlah kawasan di Babat hingga saat ini masih bervariasi yaitu setinggi 30 cm hingga 50 cm. Warga hingga kini masih berusaha menguras banjir yang masuk ke rumah mereka agar tidak semakin tinggi. Warga masih berharap agar banjir segera surut agar aktivitas keseharian warga tidak terganggu.

“Semoga air cepat surut,” harap Suntoro, salah seorang warga Babat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s